Lagi Berenang, Bocah Tewas Diterkam Buaya

Liputan Khusus Kamis, 15 November 2018 - 17:59 WIB

Lagi Berenang, Bocah Tewas Diterkam Buaya
ANGKAT: Aparat kepolisian membawa jasad bocah yang diduga diterkam buaya.Istimewa

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Seorang bocah bernama Rahmad Andika Saputra (7), warga Dusun I Harapan Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (15/11) pukul 09:30 WIB diketahui hilang. Informasi terakhir bocah malang itu diduga hilang saat mandi berenang sendiri di depan teras rumahnya yang ada anak sungai kecil.

Selang waktu 3,5 jam, jasad Rahmad Andika Saputra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, tepatnya dititian/jembatan memasuki rumah korban lebih kurang 20 meter. Ironisnya Jasad Andika ditemukan dengan kondisi tubuh korban mengalami luka robek di bagian perut, dada sebelah kanan dan punggung sebelah kanan.

Dikabarkan, korban saat mandi diterkam seekor buaya katak yang sedang berada di anak sungai hingga ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Kapolres Rokan Hulu AKBP M Hasyim SIK MSi melalui Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi SH kepada Riau Pos, Kamis (15/11) membenarkan seorang anak laki-laki hilang yang di duga di terkam oleh seekor buaya yang sedang berada di anak sungai di Dusun I Harapan Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam.

Atas informasi adanya seorang anak hilang, dirinya bersama personil Polsek Bonai Darussalam mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP). Kronologi sebelum seorang bocah tewas diterkam buaya, berawal sekitar pukul 09.00 Wib, Rahmad Andika Saputra meminta izin kepada ibu kandungnya bernama Ayu Lestari untuk mandi berenang di depan teras rumahnya  atau rumah panggung yang kini air sngai kecil meluar akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir.

’’Disaat korban akan naik ke teras rumah, tiba tiba ibu korban melihat ada gelombang air yang cukup besar dan seketika itu korban hilang didalam air. Karena hal tersebut ibu korban berteriak meminta pertolongan kepada suaminya Darman Laia, namun setelah dilakukan pencarian korban tidak di temukan.

Kapolsek menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi yang ikut melakukan pencarian, melihat ada seekor buaya  yang berjarak 200 m dari TKP. Sekitar pukul 13.00 Wib, korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

‘’Jasad korban ditemukan tepatnya dititian/jembatan memasuki rumah korban yang jaraknya lebih kurang 20 meter. Kondisi korban mengalami luka robek akibat digigit buaya, terutama di bagian perut, dada sebelah kanan dan punggung sebelah kanan. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sontang untuk di lakukan visum,’’ jelasnya.
  
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menolak di lakukan outopsi terhadap korban, dan bahkan membuat pernyataan penolakan outopsi. (epp)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook