Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan
Rabu, 21 November 2018 - 14:30 WIB > Dibaca 349 kali Print | Komentar
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Peristiwa dugaan pencabulan yang dilakukan pelatih kepala Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Riau berinisial MA, mendapat perhatian dari Kriminolog Riau Dr  Kasmanto Rinaldi SH MSi. Dijelaskannya, berbagai peristiwa kejahatan pada dasarnya dapat dilakukan siapapun. Sejatinya kejahatan tidak akan memperhatikan latar belakang seseorang untuk memengaruhi seseorang sengaja untuk melakukan kejahatan.

Mulai dari masyarakat kelas bawah sampai  kelas atas, potensi kejahatan bisa dilakukan, meskipun konteks kejahatan yang dilakukan mungkin saja berbeda-beda. “Memang untuk kejahatan konvensional cenderung dilakukan kelompok kelas bawah, meskipun ada juga pelaku yang berasal dari kelompok kelas menengah bahkan kelas atas,” katanya.

Dalam kasus ini, anak dalam kajian victimologi  salah satu golongan yang merupakan potensial victim. Anak-anak dan perempuan merupakan salah satu kelompok yang sedikit lebih rentan dijadikan sasaran kejahatan dari para pelaku kejahatan.

“Anak-anak karena keterbatasan dan kepolosannya akan lebih sering dijadikan sasaran para pelaku, karena akan begitu mudah untuk dikelabui dan dibohongi serta  begitu mudah bagi pelaku untuk berusaha menghilangkan jejak dari pelaku,” jelasnya.

Selain itu, ruang yang “jauh” antara anak dan orang tua juga menjadi salah satu penyebab terjadinya hal-hal tersebut dalam kasus ini. Peranan orang tua harus hadir memberikan keamanan dan kenyamanan bagi si anak baik untuk mengenal dan mengetahui hal-hal yang berbahaya maupun yang perlu dijauhi, sekaligus hadir tempat cerita anak jika ada kejadian-kejadian yang tidak nyaman  pada anak.

Memang sesuatu yang sangat kontradiktif saat  ini mengingat hampir semua orang tua baik ayah maupun ibu hanya punya sedikit waktu untuk bermain dan mendampingi anaknya karena  kesibukan dan rutinitas sehari-hari.

Dunia olah raga juga tidak bisa luput dari kejadian-kejadian yang menghawatirkan. “Para oknum pelaku bisa saja membungkus diri sebagai  ‘orang hebat’ dan punya kewenangan menentukan karir dan masa depan seseorang dalam bidang olahraga tertentu,” ujarnya lagi.

Namun kata Kasmanto yang juga dosen Universitas Islam Riau (UIR) itu, yang perlu didalami meskipun perlu ditelusuri lebih jauh kemungkinan dia melakukan sudah seberapa sering serta potensi korban baik laki-laki maupun perempuan juga menjadi titik fokus yang harus terpecahkan.

“Ini sangat penting di peroleh pihak kepolisian, mengingat akses dia terhadap korban yang cukup ‘leluasa’. Oleh sebab itu, perlu dipikirkan bagaimana perekrutan pelatih dalam suatu cabang olahraga,  pengawasan, maupun pemisahan berdasarkan jenis kelamin pelatih dan atletnya harus dilakukan, walaupun tetap saja peluang terjadinya tetap ada,” tuturnya.

Singkatnya, perlu perhatian dan kerja sama dengan orangtua. Hal ini karena orangtualah yang sangat kondusif mendampingi si anak agar anak tersebut terhindar dari kejahatan dan sejenisnya.(man)

KOMENTAR
Berita Update

SBY dan AHY Sapa Warga Pekanbaru di CFD
Minggu, 16 Desember 2018 - 10:38 wib

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Z Face Boy and Girl Riau 2018
Malam Ini Penentuan
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:57 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Rakerda, Forki Riau Bahas Persiapan Pra PON

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:30 WIB

Kejelasan Nasib POBSI Pekanbaru Dipertanyakan

Kamis, 13 Desember 2018 - 14:00 WIB

Jarang Cetak Gol, Malah Jadi Pemain Terbaik

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:00 WIB

Turnamen Labora Ricuh

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:15 WIB

Arema FC Kirim  Sriwijaya FC ke Liga 2

Senin, 10 Desember 2018 - 09:55 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
SBY dan AHY Sapa Warga Pekanbaru di CFD