Wali Murid Protes, SMAN 12 Pekanbaru Pungut Biaya Terlalu Besar
Rabu, 21 November 2018 - 18:52 WIB > Dibaca 599 kali Print | Komentar
Wali Murid Protes, SMAN 12 Pekanbaru Pungut Biaya Terlalu Besar
Ilustrasi - internet
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Wali murid di SMAN 12 Pekanbaru melakukan protes terhadap SMAN 12 Pekanbaru karena telah melakukan pungutan biaya yang ditetapkan terlalu tinggi. Pungutan yang diprotes walimurid itu diantaranya, biaya kegiatan pramuka sebesar Rp500 ribu persiswa. Untuk sarana dan prasarana sekolah atau pembuatan plafon di sekolah itu yang dibebankan ke walimurid sebesar Rp500 ribu.

Salah seorang Walimurid, Erizal mengatakan, pungutan  yang dibebankan itu terlalu besar. Sementara penetapan biaya itu ditetapkan pada rapat bersama walimurid, pihak komite dan dihadiri Kepala SMAN 12 Pekanbaru, Ermita. Rapat yang digelar beberapa bulan yang lalu.

Erizal menuturkan bahwa sudah membuat dan mengirimkan surat keberatan untuk membayar biaya tersebut kepada pihak sekolah. Namun sampai sekarang ia mengaku masih belum mendapatkan surat balasan dari pihak sekolah.

"Yang membuat rapat, komite. Yang memutuskan komite, dan sekolah. Waktu pertemuan itu dihadiri oleh kepala sekolah menguatkan angka angka tersebut. Dan komite menjadi bempernya kepala sekolah untuk memungut biaya itu," ungkap Erizal kepada Riau Pos, Rabu (21/11).

Erizal menjelaskan bahwa kebijakan penetapan biaya itu juga banyak diprotes walimurid saat rapat. "Saya tidak setuju. Banyak walimurid tidak setuju. Diawal pembukaan acara rapat itu bukan masalah uang itu yang disampaikan. Tentang apa yang harus dipersiapan di sekolah. Ada pertemuan forum komite juga saat itu. Menyampaikan bahwa komite itu jembatan walimurid. Tau tau sudah mau abis acara, baru disampaikan angka angka tersebut. Mereka langsung setuju setuju saja. Mana mau kami kan," katanya.

Menurut Erizal biaya itu sangat memberatkannya juga walimurid lainnya. "Banyak yang protes. Saya juga ikut protes. Saya bilang, saya kan pedagang jadi uang saya gak sampai sanggup disitu. Jadi saya tak bilang berapa saya sanggup. Kalau ada saya kasih uang, kalau gak, gak saya bayar," katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 12 Pekanbaru, Hj. Ermita, S.Pd, MM. mengatakan, agar mengkonfirmasi hal itu ke komite dan Disdik Propinsi Riau. "Masalah ini saya sudah dipanggil Disdik Riau,"ujarnya. (dof)


KOMENTAR
Berita Update

Petani Muda Riau Terima Bantuan Bibit Sapi dari Chevron
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:32 wib

Pelaku Perusak Atribuat Partai Demokrat Diperiksa Penyidik
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:14 wib

Hari Ini, 54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:06 wib
Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau

Aturan Jilbab ASN Tak Berlaku di Riau
Minggu, 15 Desember 2018 - 15:00 wib
Jalan Garuda Sakti
Truk Tonase Besar "Berjatuhan"
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:39 wib

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:13 wib
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru
Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat
Minggu, 15 Desember 2018 - 14:01 wib
Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk

Siswa SMA Tewas Ditabrak Truk
Minggu, 15 Desember 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Malam Ini Penentuan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:57 WIB

Truk Tonase Besar  "Berjatuhan"

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:39 WIB

Hari Ini Batas Akhir Pelunasan Pajak

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:13 WIB

Peserta Didik Bisa Tamat Lebih Cepat

Sabtu, 15 Desember 2018 - 14:01 WIB

Harga Elpiji 3 Kilogram Eceran Turun Drastis

Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:44 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini