Dokter Ancam Hentikan Operasi Jika Pasien Tak Bayar 2.230 Dolar AS
Sabtu, 08 Desember 2018 - 12:12 WIB > Dibaca 434 kali Print | Komentar
BEIJING (RIAUPOS.CO) - Sebuah rumah sakit di Cina Barat Laut akan memberi kompensasi kepada pasien yang jadi korban kekejaman seorang dokter. Pasien itu diancam oleh seorang dokter untuk membayar operasi sebesar 15.300 Yuan (2.230 dolar AS) jika pasien yang sedang dioperasi itu ingin operasinya dilanjutkan.

Pasien itu, yang bermarga Yao, seorang turis dari Provinsi Yunnan. Ia melakukan konsultasi di rumah sakit di Provinsi Gansu pada 25 Oktober dan membayar dokter 538 Yuan di muka. Namun, dokter yang tidak disebutkan namanya itu menghentikan operasi di tengah jalan dan menuntut 15.300 Yuan lebih banyak dari pasiennya atau operasi tidak akan berlanjut.

Dokter mengatakan kepadanya bahwa kelenjar limfanya meradang dan saraf yang terbuka perlu diperbaiki, jika tidak, dia akan menghadapi lebih banyak masalah di masa depan. Yao mengatakan, dia takut tetapi karena dia masih terpengaruh dari obat bius, dia tidak punya pilihan selain menyetujui tuntutan dokter bedah tersebut. Luka-lukanya diperban dan dia disuruh turun untuk melakukan pembayaran.

Usai peristiwa memilukan itu, Yao mengajukan keluhan kepada pihak berwenang Lanzhou. Pihak berwenang mencapai kesepakatan setelah mediasi oleh Biro Kesehatan dan Perencanaan Kabupaten Chengguan Kota Lanzhou. Kecurangan medis merajalela di Cina, di mana rumah sakit swasta dikelola dengan buruk dan sering kali membebani pasien dengan biaya tinggi hanya untuk perawatan ringan.

Kasus lain dari ahli bedah yang secara ilegal mengenakan biaya tambahan menjadi berita utama ketika seorang pasien di Provinsi Hubei dipaksa untuk membayar 2.000 Yuan tambahan di meja operasi.(ina/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Pengrusakan Atribut Partai di Pekanbaru
Tim Kampenye KIK Serahkan Sepenuhnya ke Kepolisian
Rabu, 18 Desember 2018 - 17:31 wib

Bupati Imbau Perusahaan Peduli Korban Banjir
Rabu, 18 Desember 2018 - 15:30 wib
Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)

Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib
Diskes Temukan 68 Kasus  Penyakit Serang Warga

Diskes Temukan 68 Kasus Penyakit Serang Warga
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib

Kecelakaan Maut di Pertambangan Cina Dianggap Lumrah
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:00 wib
PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan

PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:44 wib
Jalan Lintas Timur Diberlakukan Buka Tutup
Jembatan Barangan Ambruk
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:37 wib

PT Asuransi Astra Buana Terkesan Dukungan Riau Pos
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelantikan DPC LVRI Siak
Syamsuar Ingatkan Efek Negatif Globalisasi
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Kecelakaan Maut di Pertambangan Cina Dianggap Lumrah

Selasa, 18 Desember 2018 - 14:00 WIB

Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 16:08 WIB

Pesawat Trump Tak Semewah Pesawat Kepresidenan Meksiko

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:47 WIB

Skandal 1MDB Akan Masuk dalam Pelajaran Sejarah Malaysia
110 Pemerkosaan Terjadi di Afrika Selatan Setiap Hari

Senin, 03 Desember 2018 - 14:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini