8 Pelamar CPNS Gugur sebelum SKB

Riau Sabtu, 08 Desember 2018 - 11:01 WIB

8 Pelamar CPNS Gugur sebelum SKB
Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi bidang atau SKB calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau berlangsung di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Riau Jalan Ronggo Warsito, Pekanbaru, Jumat (7/12/2018).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-------- - Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemprov Riau, telah dimulai pada Jumat (7/12). SKB ini akan berlangsung hingga Ahad (9/12) mendatang di gedung UPT Penilaian Kompetensi, Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru.
   

Dari 760 pelamar yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi dasar (SKD), hanya 752 peserta yang bisa mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Delapan orang dinyatakan gugur sebelum SKB dilaksanakan.
   

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, delapan peserta yang gugur tersebut, karena tidak melakukan daftar ulang. Padahal sudah disediakan waktu selama tiga hari untuk daftar ulang tersebut.
 

 “Kemarin kan ada 760 orang. Tidak daftar delapan, tinggal 752. Kita kan sudah beri waktu selama tiga hari. Tapi mereka tidak daftar, kita anggap mereka tidak mengikuti,” ujar Ikhwan Ridwan saat memantau pelaksanaan SKB, Jumat.
   

Ada juga satu orang peserta yang ingin mendaftar ulang pada Jumat pagi. Tapi panitia tak menerima lagi pendaftaran ulang. Jadwal daftar ulang sudah habis. Selain itu, panitia juga menilai bahwa peserta tersebut tidak disiplin.
  

 “Kita tolak, mengingat batas daftar ulang sudah lewat batas. Belum jadi pegawai saja sudah tidak disiplin. Bagaimana pula nanti mau jadi pegawai,” ujar Ikhwan.
  

 Dijelaskannya, pelaksanaan SKB berlangsung selama tiga hari. Setiap harinya, dibagi menjadi tiga sesi. Untuk hari pertama kata Ikhwan, dilaksanakan untuk formasi rumpun kesehatan, pranata komputer dan analis keuangan.
   

Sistem penilaiannya kata dia, dengan sistem ranking. Setiap formasi akan diterima tiga orang dengan nilai tertinggi. Tapi, untuk pengumuman resmi, pihaknya masih menunggu keputusan dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook