POLDA RIAU RAZIA KTA SATPAM

Tak Miliki Sertifikat, Seragam Diganti Batik

Riau | Rabu, 12 Desember 2018 - 09:25 WIB

Tak Miliki Sertifikat, Seragam Diganti Batik
PASANGKAN BAJU: Wakil Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Riau AKBP Iman Saputra saat memasangkan baju batik kepada salah seorang satpam yang tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) di Pekanbaru, Selasa (11/12/2018).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Aparat kepolisian dari Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polda Riau, kembali melakukan pemeriksaan kartu tanda anggota (KTA), Selasa (11/12).

Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti program kesiagaan Satpam yang bertugas sebagai tim pengamanan di instansi dan perusahaan.

Dari beberapa perusahaan seperti di RS Arifin Achmad di Jalan Diponegoro yang didatangi tim Satbinmas, ada tujuh satpam yang ternyata belum memiliki sertifikat.

Oleh sebab itu mereka langsung diminta menanggalkan pakaian seragam satpamnya, dan diganti dengan pakaian batik biasa.

Bukan kami benci, ini merupakan program lanjutan yang dicanangkan Pak Kapolri tentang pelaksanaan tugas pembinaan pengamanan swakarsa, khususnya yang melibatkan anggota satpam di semua instansi dan perusahaan, kata AKBP Iman Saputra,  Wakil Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Riau.

Kepada Riau Pos, dia mengatakan, sesuai dengan peraturan Kapolri Nomor 24 tahun 2007 tentang sistem pengamanan organisasi perusahaan dan instansi, maka satpam wajib memiliki sertifikat. Minimal pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan garda pratama, sampai garda utama.

Lebih, lanjut dijelaskannya, setiap tahun Polda Riau di seluruh wilayah, selalu menggelar pendidikan dan pelatihan satpam. Dalam diklat sekitar 21 hari itu, satpam diberi pelatihan dan keterampilan mengenai sistem pengamanan dan juga sistem penanganan kasus sebagaimana kewenangan yang dilakukan polisi.

Bimbingan satpam itu ada Direktorat Bimbingan Masyarakat Polda Riau. Ini juga dalam rangka memuliakan Satpam dan HUT Satpam nantinya, katanya lagi.

Sebagai satuan yang berwenang menangani persoalan keamanan dan ketertiban di wilayah tugasnya, maka mereka harus bisa melaksanakan kewenangan, terbatas sebagaimana dilakukan polisi. Hanya soal penyidikan perkara yang tidak diizinkan dilakukan satpam.

Namun demikian, dari pengamanan, pengendalian situasi dan juga penanganan awal sebuah perkara, satpam diizinkan melakukan. Misalnya ketika terjadi gangguan keamanan, maka satpam harus bisa mengendalikan, sampai melakukan pelaporan.(lin/ifr)


(Laporan Sakiman, Kota)



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook