Penabalan Gelar Adat
Ingatkan Jokowi ketika Dilantik
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:28 WIB > Dibaca 5646 kali Print | Komentar
 Ingatkan Jokowi ketika Dilantik
Defizal/riau pos FOTO BERSAMA: Presiden RI, Joko Widodo didampingi istri Iriana Joko Widodo foto bersama dengan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk Seri H Al Azhar (kiri) dan Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar. Jokowi menerima gelar kehormatan Adat Melayu Riau, Datuk Seri Setia Amanah Negara, Sabtu (15/12/2018).
Berita Terkait





PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Presiden Joko Widodo menerima gelar kehormatan Adat Melayu Riau, Datuk Seri Setia Amanah Negara. Tak tanggung bahagianya orang nomor satu di Indonesia ini setelah menerima gelar kehormatan itu.

Jokowi bersama istrinya Iriana Joko Widodo, tiba di Balai Adat Melayu Riau sekitar pukul 09.30 WIB. Dia didampingi oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra. Jokowi terlihat mengenakan pakaian adat Melayu berwarna hitam, dengan motif kuning emas. Saat datang, dia mengenakan peci nasional. Sementara Iriana mengenakan pakaian berwarna kuning emas.

Jokowi disambut dengan bunyi-bunyian kompang dan tujuh penjawat adat. Terdiri dari seorang penjawat tepak yang berada paling depan sebagai pembuka jalan, seorang penjawat keris panjang di samping kanan, seorang penjawat keris pendek di samping kiri.

Kemudian seorang penjawat payung di belakang Jokowi, penjawat pedang di belakang penjawat keris pendek, dan dua orang penjawat tombak di bagian belakang sisi kiri dan kanan sebagai penutup barisan.

Ketika tiba di depan tangga Balai Adat Melayu Riau, Jokowi dan rombongan berhenti. Bunyian kompang berhenti, lalu diganti dengan musik silat. Silat sambut pun beraksi. Usai itu, barulah Jokowi dan rombongan naik ke Balai Adat, dan langsung disambut dengan tabur beras kunyit.

Di dalam Balai Adat, sudah hadir Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, mantan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan sejumlah petinggi negara lainnya.

Pada prosesi penabalan gelar adat, Jokowi duduk di tempat penabalan. Lalu Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk Seri H Al Azhar membacakan warkah penabalan gelar adat.

“Maka, bersesuaian dengan adat resam Melayu Riau, serta mengacu pada alur dan patutnya, pemberian gelar kehormatan adat ini telah dimusyawarahkan di lingkungan Lembaga Adat Melayu Riau. Ditilik menurut patut, disimak menurut layaknya, kemudian barulah dibendangkan ke langit dan disemaikan ke Bumi,” kata Al Azhar membacakan warkah.

“Agar yang jauh dapat mendengarkannya, yang dekat dapat menyaksikannya, yang di laut dapat memakluminya, yang di darat dapat memahaminya, yang di hulu dapat memagarnya, yang di hilir dapat memeliharanya, yang di bukit dapat mengingatnya, yang di lurah dapat mengenangnya,” sambung Al Azhar.

Maka kata dia, sejak gelar ini ditabalkan, sah dan berlakulah gelar dimaksud atas diri Joko Widodo, serta melekat pula imbauan sebagai Datuk Seri Setia Amanah Negara dalam masyarakat adat Melayu Riau.  “Namun seperti kata orang tua-tua Melayu, yang baharu berubah-ubah, yang hati bersalin ganti, maka apabila kelak di kemudian hari terjadi salah dan silih. Yang beriman membuang syarak, yang adil membuang tuah, yang arif membuang amanah, yang pantang tidak dipantangkan, yang alur tidak dituruti, maka gelar kehormatan ini akan gugur sebagaimana gugurnya iman, tuah dan marwah. Gelar ini akan tanggal sebagaimana tanggalnya keadilan dan amanah dari pemegangnya,” kata dia.

Usai itu, peci nasional yang dikenakan oleh Jokowi diganti dengan tanjak. Tanjak itu dipasangi oleh Datuk Seri Al Azhar. Sementara Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar memasangi Jokowi selempang, dan Gubernur Riau Wan Thamrin memasakan keris ke Jokowi.


KOMENTAR
Berita Update
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Sepanjang Jalan  Teropong Penuh Lubang

Sepanjang Jalan Teropong Penuh Lubang
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:08 wib

Bawaslu Bakal Surati Pengusaha Billboard
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:51 wib

Titus Bonai Pilih Pulang Kampung
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:45 wib

Supermoon Bakal Terjadi 3 Kali
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:44 wib

BKPM Siap Bekukan Izin VFS Tasheel Indonesia
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:41 wib

Pembangunan Terus Diperjuangkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:34 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Dibuka Pelatihan untuk Umum

Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 WIB

Disnaker Sidak Dumai Square

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:35 WIB

Jadwal Pemeliharaan Periode 12-19 Januari 2019

Minggu, 13 Januari 2019 - 13:06 WIB

Belum Dibayar, Listrik Perpustakaan Tersambung Lagi

Kamis, 10 Januari 2019 - 14:45 WIB

Pemkab Dukung 6 Program Strategis Kemenag

Rabu, 09 Januari 2019 - 13:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us