TERKAIT PELANTIKAN PEJABAT BARU

Sekko Tunggu Konfirmasi BKPSDM

Pekanbaru | Senin, 31 Desember 2018 - 09:25 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Sekretaris daerah kota Pekanbaru, M Noer mengaku hingga saat ini masih menunggu konfirmasi dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pekanbaru, terkait informasi akan adanya pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

ôKami masih menunggu konfirmasi dari BKPSDM terkait rencana pelantikan itu seperti apa. Kemudian juga nanti disesuaikan dengan arahan pimpinan, dalam hal ini Wali Kota

Pekanbaru,ö katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, seperti pada pelantikan pada umumnya, pelantikan dilakukan setelah pimpinan melakukan evaluasi dan kondisi pegawai. Karena sebelum pelantikan, kondisi psikologis para pegawai juga perlu diperhatikan.


ôKarena jelang akhir tahun kondisi psikis pegawai juga berpengaruh, hal ini juga perlu diperhatikan. Tujuannya agar setelah dilantik, semangat pegawai akan bertambah,ö ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Pekanbaru kembali akan melakukan mutasi pejabat setingkat eselon III dan IV dalam waktu dekat ini. Mutasi tersebut dilakukan terkait akan adanya Struktur Organisasi Tata Kerja (STOK) baru yang akan mulai diberlakukan awal tahun 2019 mendatang.

Meskipun masih belum pasti kapan jadwal mutasi tersebut, namun isu itu sudah santer terdengar dan sudah menjadi bahan pembicaraan dikalangan para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT ketika dikonfirmasi perihal informasi akan ada mutasi tersebut juga tidak menampiknya. Bahkan, Firdaus juga mengatakan bahwa pelantikan tersebut diusahakan akan dilaksanakan sebelum tahun 2018 berakhir.

ôSekarang ini kan tergantung kesiapan dari BKPSDM dan Baperjakat. Jika sudah melakukan evaluasi, maka saya akan melantik sepulang dari luar kota. Paling cepat akhir Desember sudah dilantik. Apakah di tanggal 30 atau 31 Desember. Tapi kalau tak terkejar juga, ya ditanggal 2 atau 3 Januari,ö katanya.

Firdaus juga menjelaskan, bahwa penambahan dan pengurangan SOTK tersebut tidaklah banyak. Seperti contohnya bidang humas yang sekarang bergabung di Diskominfo akan berdiri sendiri menjadi bagian. Sementara di sekretariat ada yang dimunculkan kembali seperti bagian kerja sama.(sol)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU