Depan >> Berita >> Riau >>
Jangan Bagi Rata Dana Kelurahan
Jumat, 11 Januari 2019 - 16:45 WIB > Dibaca 357 kali Print | Komentar
Berita Terkait



DURI (RIAUPOS.CO) - Dana kelurahan yang akan dikucurkan pemerintah pusat mulai tahun ini jangan sampai dibagi rata dalam jumlah yang sama untuk tiap kelurahan. Hal itu disampaikan pemuka masyarakat Mandau, Agus Salim di Duri, Kamis (10/1).

Menurut dia, untuk Kabupaten Bengkalis akan dialokasikan dana kelurahan senilai Rp7 miliar lebih. Kalau dibagi rata untuk 19 kelurahan yang ada, tiap kelurahan akan kebagian jatah Rp370 juta lebih.

Karena petunjuk teknis pembagian dana itu belum ada, Pemkab Bengkalis pun belum bisa menetapkan berapa besar alokasi dana untuk tiap kelurahan yang ada di Negeri Junjungan.

“Demi keadilan, kami berharap dana kelurahan itu jangan dibagi rata. Idealnya harus dibagi secara proporsional. Bisa jadi berdasarkan jumlah RT, luas wilayah, atau kepadatan penduduk. Kalau dibagi rata, jelas akan mengangkangi azas kepatutan dan keadilan,” kata dia.

Salim membandingkan antara Kelurahan Air Jamban dan Kelurahan Batang Serosa di Duri. Air Jamban adalah kelurahan yang luas dengan penduduk terbanyak. Sedangkan Batang Serosa kecil dan paling sedikit pula penduduknya.

“Tentu tidaklah adil kalau kedua kelurahan ini diberi alokasi dana yang sama. Jadi dalam hal ini kita minta Kemenkeu dan Kepmendagri bisa secepatnya membuat regulasi dan aturan yang jelas dan tegas tanpa mengabaikan azas kepatutan dan keadilan. Apalagi tujuan pemerintah pusat dengan dana ini adalah untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” imbuhnya.

Perlunya mengedepankan rasa keadilan dan kepatutan itu, menurut Salim, sudah tertuang pula dalam pasal 3 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Tinggal lagi bagaimana pemerintah membuat juknis yang jelas, tegas, serta memenuhi azas kepatutan dan keadilan dalam waktu secepat mungkin.

Salim juga sangat tidak berharap dana kelurahan itu nanti akan menjadi bancakan dan melahirkan koruptor di tingkat kelurahan.

“Karenanya, regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaannya harus digesa. Kami pun berharap program dana kelurahan ini berlanjut. Bukan jadi program insidentil,” pinta dia.(sda)

KOMENTAR
Berita Update
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Sepanjang Jalan  Teropong Penuh Lubang

Sepanjang Jalan Teropong Penuh Lubang
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:08 wib

Bawaslu Bakal Surati Pengusaha Billboard
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:51 wib

Titus Bonai Pilih Pulang Kampung
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:45 wib

Supermoon Bakal Terjadi 3 Kali
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:44 wib

BKPM Siap Bekukan Izin VFS Tasheel Indonesia
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:41 wib

Pembangunan Terus Diperjuangkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:34 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan

Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 WIB

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 WIB

Sepanjang Jalan  Teropong Penuh Lubang

Selasa, 22 Januari 2019 - 14:08 WIB

TNI Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba ke Sekolah

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:17 WIB

Tunggakan BPJS Dianggarkan Rp25 Miliar

Selasa, 22 Januari 2019 - 11:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us