Debat Capres Harus Mengedukasi Publik

Politik | Rabu, 16 Januari 2019 - 11:09 WIB

Debat Capres Harus Mengedukasi Publik
ILUSTRASI AIDIL ADRI/RIAU POS

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Debat perdana pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden, Kamis (17/1) jadi pusat perhatian. Komisi Pemilihan Umum (KPU) berusaha debat bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar debat bisa lebih substansial.

Tetap menarik untuk disimak sekaligus tetap mengedukasi. Ini yang paling penting, terangnya saat ditemui di KPU, Selasa (15/1). Sejak isu pemberitahuan pertanyaan mencuat, pihaknya berusaha meyakinkan publik bahwa debat tersebut tidak seperti yang digambarkan oleh para kritikus.

Justru pihaknya berusaha menghadirkan nuansa perdebatan sejak sesi pertanyaan panelis disampaikan oleh moderator. Meskipun pertanyaan sudah diberitahukan lebih dahulu, paslon tetap tidak bisa memilih pertanyaan mana yang hendak dia jawab. Mengingat, daftar pertanyaan itu juga akan diundi.

Khusus untuk sesi bertanya antarpaslon, pihaknya sudah membuat formulasi bersama tim paslon 01 dan 02. Kesepakatannya adalah, debat harus bisa bermanfaat bagi paslon dan masyarakat. Sehingga, hal apapun yang disampaikan kedua paslon selama debat harus bisa mengedukasi seluruh lapisan masyarakat. Pertanyaannya harus bersifat substansial, konseptual, dan arahnya jelas, lanjut mantan Komisioner KPU Jawa Tengah itu.

Jangan sampai ada pertanyaan yang tidak substansial dimunculkan oleh masing-masing paslon. Pada poin tersebut, kedua tim sukses baik Tim Kampanye Nasional 01 dan Badan Pemenangan Nasional 02 sepakat.

Sementara itu, ditemui usai olahraga pagi, calon wakil presiden Sandiaga Uno menyampaikan sejumlah persiapan bersama capres Prabowo Subianto demi menghadapi debat. Jika biasanya Sandi sudah keliling ke sejumlah daerah memanfaatkan masa kampanye, saat ini kampanye difokuskan di sekitar Jakarta saja.

Dua hari ini kami akan melakukan pendalaman materi dan persiapan dari diferensiasi atau perbandingan utama dari pemerintahan Prabowo-Sandi dan pemerintahan Jokowi-Maruf, kata Sandi kepada wartawan.

Menurut Sandi, tim dari pakar bersama BPN Prabowo-Sandi telah mempersiapkan hal itu. Sekalipun tema debat perdana berkaitan erat dengan isu hukum, fokus utama Prabowo-Sandi di bidang ekonomi juga akan tetap dimunculkan.






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU