Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan

Riau | Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 WIB

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
DITERIMA SEKWAN: Keluarga korban diterima Sekwan Kuansing, Mastur SE saat mendatangi DPRD Kuansing, Selasa (22/1/2019). (MARDIAS CHAN/RIAU POS)

TELUK KUANTAN (RIAUPOS.CO)- Diduga menggauli isteri orang, salah seorang oknum anggota DPRD Kuansing berinisial DR dilaporkan keluarga korban ke Polres Kuansing dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kuansing, Selasa (22/1).

Laporan yang dibuat Desi Herisanti, anak korban, terkait dugaan perbuatan mesum yang dilakukan DR terhadap orang tuanya pada Ahad (20/1) pagi di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah tersebut berbuntut panjang. Selain DR sebagai seorang oknum anggota dewan, beliu juga sebagai Caleg Dapil I Kabupaten Kuansing.

Menurut pengakuan Desi, awalnya ia hendak  menemui orang tuanya yang tinggal di Desa Titian Modang untuk menukarkan sepeda motor. Beberapa meter menjelang masuk perkarangan rumah, motornya tiba-tiba mati. Karena motor mati, Desi mencoba mendorong ke dalam perkarangan.

"Saya mulai curiga saat ingin masuk ke dalam rumah melihat sepasang sendal warna coklat. Padahal saya tahu bapak sudah tiga hari bekerja di luar. Sesampai saya didepan kamar, saya melihat ibu terburu- buru keluar kamar, dan saya melihat yang laki-laki didalam kamar sibuk membereskan pakaianya," kata Desi.

Setelah Desi memastikan laki-laki yang berada dikamar orang tuanya itu, Desi sempat mengeluar kata-kata dengan ucapan "mangapo-ngapo kalian dalam kamar ko go" sambil meninggalkan rumah tersebut.

"Awalnya saya tidak berani menceritakan kepada keluarga. Ini kan Aib. Saya hanya cerita sama adek saya bernama Liza. Namun karena tidak tahan, karena kami menduga ini sudah sering terjadi, maka kami laporkan ke Polres dan DPRD," lanjut Desi.

Selasa pagi, Desi bersama keluarga lainnya mendatangi DPRD Kuansing untuk melaporkan masalah ini. Kedatangan keluarga Desi disambut Sekwan DPRD Kuansing, Mastur SE. Tujuan Keluarga korban mendatangi DPRD untuk melaporkan kasus ini kepada Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra SH MH.

"Pak ketua DPRD saat ini sedang cuti. Beliau sedang melakukan kampanye di Muara Langsat. Sebaiknya permasalahan ini dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD Kuansing. Karena ini memang tugas BK. Nanti BK lah yang membahasnya. Tapi kalau pihak keluarga sudah melaporkan ke Polres, ya, kita tunggu saja proses hukumnya," ujar Mastur.

Menanggapi laporan ke Polisi, Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofa SIK MSi melalui Kasubag Humas, AKP Kadarusmansyah saat dihubungi Riau Pos tidak menapik adanya laporan tersebut. "Iya. Memang ada laporan pengaduan keluarga korban. Nanti kalau ada perkembangannya, saya kasih tau ke media," singkat Kadarusmansyah.(yas)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook