PERBAIKAN JALAN RUSAK

Hanya Ditimbun Pasir dan Kerikil

Pekanbaru | Minggu, 17 Februari 2019 - 10:46 WIB

Hanya Ditimbun Pasir dan Kerikil
RUSAK: Pengendara melintas di kawasan jalan Rambutan Kecamatan Marpoyan Damai yang mengalami kerusakan dan berlubang, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama, Sabtu (16/10/2019). Sebagian badan jalan itu sudah diperbaiki dengan cara ditimbun pasir dan kerikil. MHD AKHWAN/RIAUPOS

(RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru  mulai melakukan perbaikan  sejumlah ruas jalan yang rusak. Salah satunya di Jalan Inpres/Kartama. Hal tersebut diakui oleh salah seorang warga  Jalan Inpres/Kartama, Sudirman kepada Riau Pos, Sabtu (16/02).

Sudirman menuturkan, perbaikan dilakukan dengan cara mengeruk dengan cangkul dan menimbunnya dengan pasir yang dicampur kerikil. “Kemarin, pada saat proses perbaikan akses jalan  memang sempat menyebabkan kemacetan karena ruas jalan yang rusak berada di tengah badan jalan. Selain itu,  jalan Inpres/Kartama juga tidak terlalu lebar,”ujarnya.

Pengamat perkotaan yang juga Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) FT Falkutas Teknik (FT) Universitas Islam Riau (UIR), Ir Mardianto Manan MT mengatakan, masyarakat sangat berterimakasih kepada pemerintah Kota Pekanbaru karena telah menerima keluhan dari masyarakat dengan memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak.

Tetapi, apa yang telah dilakukan oleh pemerintah dengan memperbaiki jalan hanya menimbun dengan pasir dan kerikil, diangapnya hanya sia-sia.  

“Saya melihat itu  sia-sia. Kenapa? Karena, jika hanya ditimbun denga pasir dan kerikil,  jika musin hujam, maka pasir tadi akan hanyut dibawa air, ditambah lagi dengan banyaknya kendaraan yang melintas,” ujarnya.

Lanjutnya, tetapi mungkin seperti itulah yang bisa dilakukan oleh pemerintah karena keterbatasan anggaran.

 “harusnya pemerintah sudah mempersiapkan dana anggaran untuk perbaikan/perawatan itu jauh-jauh hari sebelumnya, karena ini kan sudah berulang-ulang kali terjadi.

Ke depan Pemko harus menganggarkan perbaikan ini, jangan sampai ke depan terjadi lagi seperti ini dengan alasan keterbatasan anggaran atau tidak ada anggaran,” terangnya. 

Salah seorang pengendara yang kerap melintas di Jalan Inpres/Kartama, Pandi menuturkan, perbaikan jalan  memang sedang dilakukan dan sudah berjalan beberapa hari yang lalu tapi hanya ditimbun dengan pasir dan kerikil.

 “Jalan rusak berlubang sudah dilakukan perbaikan dibeberapa titik. Saya melihat pada, Jumat (15/2) ada pegerjaan perbaikan, namun perbaikannya hanya ditimbun dengan pasir dan kerikil saja,’’ ujarnya.

Menurut dia, itu tidak akan bertahan lama, apalagi saat ini musim hujan. Pasir dan kerikil yang ditimbun tadi akan habis hanyut terbawa air.

‘’Lihat saja seperti di Simpang Jalan Beringin itu, padahal sudah diperbaiki tapi kembali rusak. Masih banyak jalan rusak namun belum ada dilakukan perbaikan, seperti di Jalan Rambutan dan sejumlah ruas jalan lainnya,”ujarnya.

Pantauan Riau Pos, Sabtu (16/2) di Jalan Inpres/Kartama tidak ada aktivitas pengerjaan perbaikan jalan. Namun, dibeberapa titik sudah terlihat dilakukan perbaikan.

Terlihat, Jalan yang rusak diperbaiki dengan cara ditimbun dengan pasir dan kerikil. Tidak ada pengaspalan (tambal sulam).

Namun, dari beberapa titik yang sudah dilakukan perbaikan seperti di simpang Jalan Beringing (Jalan Inpres/Kartama) dan di depan Mesjid Al Manar tetapi kembali rusak, bekas timbunan pasir dan kerikil hanyut dibawa air.

Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi mengatakan, perbaikan   ditimbun dengan pasir dan kerikil merupakan langkah antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah agar jalan yang rusak dan berlubangnya tidak semakin parah.

Serta mengantisipasi agar kendaraan yang melintas tidak terjatuh atau pun  mengalami kecelakaan  akibat dari jalan rusak tersebut.

“Langkah antisipasi saja, agar lubangnya tidak terlalu parah dan jangan sampai terjadi kecelakaan. Kita kan merasa juga. Tapi, dalam bulan depan akan kita lakukan perbaikan tambal sulam,”ujarnya kepada Riau Pos, melalui selulernya, Sabtu (16/02).(gem)


Laporan DOFI ISKANDAR, Kota



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook