Rio Haryanto Ngebut di T2 Motorsport Pakai Ferari

Olahraga | Minggu, 24 Maret 2019 - 20:29 WIB

Rio Haryanto Ngebut di T2 Motorsport Pakai Ferari
Rio Haryanto.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pebalap Formula 1 asal Indonesia Rio Haryanto akan kembali menjajal lintasan lewat keikutsertaannya di Blancpain GT World Challenge Asia 2019 dan Asian Le Mans Series 2019/2020. Rio akan ngebut bersama bersama David Tjiptobiantoro.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Rio Haryanto pada kedua ajang balap ini. Kehadiran Rio tentu saja memberi penyegaran dan semangat baru bagi T2 Motorsport. Kami sangat optimistis dengan adanya Rio dan David,” jelas team principal T2 Motorsport Irmawan Poedjoadi di Jakarta.

Blancpain GT World Challenge Asia 2019 dan Asian Le Mans Series 2019/2020, T2 Motorsports akan memboyong Ferrari 488 GT3. Sampai saat ini, mobil yang telah terdaftar sebagai pesaing di GT World Challenge Asia 2019 adalah McLaren 720S GT3, Audi R8 LMS GT3 Evo, Honda NSX GT3 Evo, Lamborghini Huracan GT3 Evo, Porsche 911 GT3 R dan Mercedes-AMG GT3.

Tim T2 Motorsport sendiri cukup serius, dengan melibatkan teknisi luar negeri berpengalaman. Tim balap independen Asia ini dibentuk pada tahun 2016 oleh pembalap sekaligus pengusaha asal Indonesia, David Tjiptobiantoro dan Gregory Teo asal Singapura.

Mendapatkan rekor dengan kategori “Pembalap Pertama Indonesia di Ajang Balap 24 Jam” dari Rekor Otomotif Indonesia (ROI) pada tahun 2018, keikutsertaan di kedua ajang ini sangat penting bagi T2 Motorsports agar dapat maju ke ajang Le Mans 24 Jam pada tahun 2020 mendatang membawa bendera Indonesia.

“Kami mohon dukungan dari rekan-rekan semua untuk mewujudkan cita-cita kami, mengharumkan nama Indonesia,” kata Rio melanjutkan. Blancpain GT World Challenge Asia 2019 akan berlangsung tanggal 6 dan 7 April mendatang di Sepang International Circuit, Malaysia.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pertandingan kali ini dibuat semakin menarik dengan peraturan baru, penalti pada saat pertukaran driver di pit stop berupa penambahan waktu selama 15 detik, 10 detik atau 5 detik untuk juara 1, 2 dan 3 pada race sebelumnya untuk diimpose pada race berikutnya.(mg8)

Sumber: JPNN
Editor: Fopin A Sinaga



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU