Alamak... Tewas Setelah Perut Ditikam saat Lerai Anak Berkelahi

Nasional | Kamis, 18 April 2019 - 02:33 WIB

Alamak... Tewas Setelah Perut Ditikam saat Lerai Anak Berkelahi
Ilustrasi.

KAPUAS (RIAUPOS.CO) - Akibat mencoba melerai dua orang yang berkelahi dengan senjata tajam, nyawa Junaidi (46) harus melayang ditikam salah satu pihak yang berkelahi.

Seperti informasi yang diperoleh dari Kasatreskrim Polres Kapuas, Kalimantan Tengah AKP Ahmad Budi Martono, Junaidi ditikam seorang remaja berinisial IJ (16) yang sedang berkelahi dengan anak tiri Junaidi berinisial AT.

Ahmad Budi Martono menyebutkan anggotanya mengamankan IJ yang bersembunyi di rumah salah satu warga. Lalu dibawa ke kantor polisi. Kronologis kejadian ini, Sabtu malam (13/4/2019) di Desa Lapetan, Kecamatan Mantangai, saat itu sedang ada pesta hiburan perkawinan, di salah satu rumah warga. IJ yang sengaja datang dari Dusun Tanjung Kelanis untuk melihat hiburan tersebut. Saat di lokasi tiba-tiba melihat AT, lalu timbul emosi. Lantaran sebelumnya masih menyimpan rasa dendam pada perselisihan beberapa waktu silam.

Kemudian IJ mendekati AT untuk mengajaknya duel berkelahi. Belum sampai adu fisik, dilihat oleh korban. Tak ingin terjadi sesuatu hal, korban datang langsung berupaya melerai. ’’Pelaku tambah naik pitam dan langsung menusukkan pisau yang sengaja dibawanya dari rumah,’’ katanya.

Merasa tidak siap dan tidak menyangka pelaku menyerangnya mendadak, akhirnya korban mendapatkan luka tusukan. ’’Korban ditusuk dengan senjata tajam sebanyak empat kali pada bagian perut dan langsung tersungkur,’’ bebernya, didampingi Kapolsek Mantangai, AKP Fariza Lubis.

Melihat korban yang tersungkur di tanah kemudian, warga berupaya memberikan pertolongan dengan membawanya ke Puskesmas Danau Rawah, karena banyak mengeluarkan darah. ’’Belum sempat mendapatkan perawatan medis korban meninggal dunia dalam perjalanan. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,’’ katanya.(alh/ram)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook