Pengunduran Diri Bupati Madina Ditolak Presiden

Nasional | Rabu, 24 April 2019 - 23:55 WIB

Pengunduran Diri Bupati Madina  Ditolak Presiden
Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution.

BAGIKAN


BACA JUGA

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Niat Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara Dahlan Hasan Nasution untuk mengundurkan diri karena hasil pemilu presiden di daerah yang dipimpinnya tidak seperti yang diharapkan,  tidak disetujui Presiden Joko Widodo.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko membenarkan, Jokowi telah menolak pengajuan pengunduran diri Dahlan. ’’Iya kayaknya enggak usah sejauh itu lah,’’katanya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akan memanggil Bupati Dahlan ke Jakarta. Ini setelah kasus surat mundur dari jabatan terkait hasil Pilpres. Sdan pemerintah daerah (Pemda) Sumatera Utara ke Jakarta. Pengunduran diri Dahlan Hasan Nasution juga sudah ditolak oleh presiden.

’’Iya saya akan segera membalas surat yang bersangkutan (Dahlan). Dalam waktu dekat akan ada pemanggilan dengan Pemda Sumatera Utara,’’ ujar Tjahjo di kantor Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019). Tjahjo menuturkan, pemanggilan dilakukan guna menjelaskan bahwa mekanisme pengunduran diri yang diajukan Dahlan tidak sesuai prosedur. Begitu pula dengan alasannya yang tidak relevan.

“Anda kan dipilih untuk memimpin daerah, salah satu tugas daerah adalah menyelenggarakan pemilu, itu aja,” tambahnya.

Sebagai informasi, proses administrasi pengunduran diri kepala daerah diatur Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Mekanismenya ialah surat pengunduran diri bupati diserahkan ke DPRD. Selanjutnya, pimpinan DPRD mengadakan rapat paripurna untuk mengumumkan pengunduran diri tersebut. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 79 UU Pemda.(JPC/pojoksumut)

Sumber: Pojoksatu
Editor: Fopin A Sinaga



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook