Bupati Serahkan Santunan Kematian Untuk 2 Keluarga Pengawas Pemilu

Riau | Sabtu, 29 Juni 2019 - 09:11 WIB

(RIAUPOS.CO) -- BUPATI Rokan Hulu H Sukiman menyerahkan santunan kepada keluarga 2 orang pengawas Ad Hoc di jajaran Bawaslu Rokan Hulu, yang meninggal dunia disaat melaksanaan tugas pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu.

Santunan kematian yang diserahkan kepada ahli waris, yang disalurkan oleh Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau itu, dilaksanakan di Hotel Gelora Bhakti Pasirpengaraian, Jumat (28/6).

Tampak hadir Ketua Bawaslu Riau Rusdi Rusdan, Ketua Bawaslu Rohul Fajrul Islami Damsir, Komisioner Bawaslu, sejumlah para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Rohul dan Panwascam dari 16 Kecamatan se Rohul.

Diketahui dua pengawas Adhoc Bawaslu Rohul yang meninggal dunia, di saat menjalankan tugas Pemilu 2019 yakni Syahrial Dassa sebagai Pengawas Desa/Kelurahan Babusalam dan Selamat Nasution sebagai Bendahara Panwascam Kecamatan Pagaran Tapah.

Bupati Rokan Hulu H Sukiman dalam sambutannya, atasnama Pemerintah Kabupaten Rohul dan pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa terhadap wafatnya dua pengawas Adhoc di jajaran Bawaslu Rohul yang meninggal dunia disaat menjalankan tugas Negara.  

Diakuinya, dedikasi almurhum harus dijadikan contoh dan teladan bagi elemen masyarakat dan institusi lainnya, tidak hanya bagi jajaran Bawaslu tapi juga seluruh penyelenggara negara.

‘’Kepada ahli waris, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga diberikan ketabahan dan almarhum dapat di terima dan di tempatkan di sisi Tuhan yang terbaik,’’ katanya

Bupati memberikan apresiasi atas kinerja dari penyelenggara pemilu di Kabupaten Rohul yang telah sukses menyelenggarakan pemilu yang aman, lancar dan sejuk. 

Dirinya, kesuksesan penyelanggaran pemilu 2019 lalu dilanjutkan pada pelaksanaan Pilkada Rohul 2020 mendatang yang dapat berjalan aman, lancar, tertib, sejuk dan sukses.

Ditempat terpisah, Ketua Bawaslu Riau Rusdi Rusdan menyebutkan, santunan kematian yang disalurkan kepada dua Pengawas Pemilu yang meninggal dunia disaat menjalankan tugas penyelenggaran Pemilu, berasal dari APBN.

Diakuinya, setiap Pengawas Adhoc yang meniggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp36 Juta yang diserahkan langsung kepada Ahli Waris.

Rusdi Rusdan menjelaskan, jumlah Pengawas Pemilu yang meninggal dunia pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu berjumlah 6 orang, tersebar di Kabupaten Meranti, Inhu, Rohul dan Pekanbaru.

‘’Kita harapkan Pengalaman Pemilu 2019 menjadi pelajaran dan pengalaman, berharap, Bawaslu Rohul lebih memperketat seleksi penerimaan Pengawas Adhoc pada  Pilkada Rohul 2020 mendatang,’’ tuturnya.(adv)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU