Perjalanan ke Makkah Dimulai

Feature | Senin, 15 Juli 2019 - 10:18 WIB

Perjalanan ke Makkah Dimulai
ORIENTASI LAPANGAN: Kabid Linjam Jaenul Muchlis memimpin orientasi lapangan di Muzdalifah, Ahad (14/7/2019). (HILMI SETIAWAN/JPG)

Laporan M. HILMI SETIAWAN dari Makkah

GELOMBANG perjalanan jamaah calon haji (JCH) dari Madinah ke Makkah dimulai kemarin (14/7).

Sebanyak tiga kloter jamaah bergerak menuju Makkah di hari pertama. Tiga kloter yang mulai bergerak menuju Makkah adalah SUB (Embarkasi Surabaya) 01, BTH (Embarkasi Batam) 01, dan BTH 02. Dalam perjalanan menuju Makkah, JCH berhenti sebentar di Bir Ali yang menjadi tempat miqat untuk niat umrah wajib.

 Diperkirakan, kloter SUB 01 sampai di Makkah pukul 20.00 waktu Arab Saudi (WAS) atau 24.00 WIB dini hari tadi.

Catatan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, hampir seluruh JCH bisa diberangkatkan ke Makkah. Kepala Sub Seksie Tanazul dan Evakuasi KKHI Madinah dr Itah Sri Utami mengatakan, ada satu orang jamaah yang masih menjalani perawatan.

“Satu jamaah  itu dirawat di RS King Fahd,” katanya kemarin.

Jamaah yang masih dirawat itu atas nama Zahardin berasal dari kloter BTH 01. Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Subhan Cholid sudah siap menyambut kedatangan jamaah. Kemarin sore dia mengecek kamar di Hotel Al Oksh di wilayah Mahbas Jin. Hotel berkapasitas 1.154 orang itu akan diisi jamaah dari kloter SUB 01. Subhan mengatakan, setiap kamar bisa diisi empat sampai lima orang.  “Yang harus ada itu ranjang, AC, seprei, handuk, kulkas kecil, papan setrika, dan lainnya,” tuturnya.

Subhan mengatakan, kamar jamaah perempuan dengan laki-laki akan dipisah. Nantinya, di setiap lantai bakal disiapkan air zamzam. Setiap jamaah mendapatkan jatah satu liter per hari. Air zamzam itu ditempatkan dalam galon yang sudah disiapkan oleh pengelola hotel.

Dia menuturkan, layanan bus shalawat sudah aktif sebelum jamaah datang di Makkah. Dengan begitu, jamaah bisa melakukan Salat Isya atau Subuh di Masjidilharam menggunakan bus shalawat. Bus shalawat ini beroperasi selama 24 jam. Jamaah di Hotel Al Oksh tinggal berjalan sedikit untuk sampai di jalan raya yang dilewati bus shalawat.(*/oni/jpg/ilo)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook