IPSI Meranti Rela Patungan Terjunkan Atlet Ke Singapura

Olahraga | Kamis, 08 Agustus 2019 - 14:12 WIB

IPSI Meranti Rela Patungan Terjunkan Atlet Ke Singapura
Pengurus dan atlet IPSI Kepulauan Meranti foto bersama jelang masuk ke kapal tujuan Batam-Singapura, Rabu (7/8/19).

MERANTI (RIAUPOS.CO) - Demi memberangkatkan para atletnya agar dapat berlaga di 7th Singapore Open Championship 2019, pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kepulauan Meranti rela patungan hampir seratusan juta rupiah.

Walaupun semula sempat tertunda karena minimnya ketersediaan anggaran. Namun pada akhirnya 15 orang perwakilan IPSI daerah setempat, termasuk 10 orang atlet terbang ke Singapura Rabu (7/8/19) pagi.

Seperti dikatakan Ketua IPSI Kepulauan Meranti, Rony Samudra SH, kepada Riau Pos, laga uji coba pencak silat berskala internasional tersebut akan berlangsung hingga beberapa hari mendatang. Laga itu dinilai perlu diikuti guna meningkatkan jam terbang para atlet mereka.

"Secara rinci saya tidak tau negara mana saja yang ikut open turnamen di Singapura ini. Yang jelas ini adalah open turnamen pencak silat terbesar di dunia. Hanya dua negara yang menggelar turnamen serupa. Selain Singapura, juga Belgia. Untuk meningkatkan jam terbang para atlet, makanya atlet kami harus ikut," ungkapnya.

Terlebih ditambahkan Rony, upaya itu juga salah satu bentuk upaya mereka dalam mematangkan mental empat orang atlet mereka yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi Pra Pon 2019 beberapa bulan mendatang.

Memang sebelum ini dalam persiapan jelang pertandingan di 7th Singapore Open Championship 2019, pihaknya sedikit keteteran atas minimnya waktu.

Dampaknya, untuk menjaring perserta yang mengikuti laga tersebut, IPSI Meranti hanya mememilih para peserta melalui track record prestasi dari masing masing atlet.

"Waktu singkat. Sehingga dalam penjaringan atlet yang ikut kita pilih berdasarkan track record-nya. Terdapat 10 orang atlet yang kita bawa ini prestasinya lumayan baik. Termasuk empat orang atlet kita yang akan wakili riau di Pra Pon beberapa bulan mendatang," ujarnya.

"Salah seorang dari atlet kami juga memiliki prestasi bagus di laga yang sama, 6th Singapore Open Championship yang digelar pada 2018 lalu. Kita dapat perunggu," tambahnya.

Ditanya berapa besar anggaran yang akan digelontorkan IPSI Meranti dalam memberangkatkan atlet mereka, Rony secara gambalang membeberkan persiapan anggaran mereka sebesar Rp. 98 juta.

Namun ia tidak menyangkal, sumber anggaran tersebut dikumpul berkat kerja sama yang baik dan kemurahan hati para pengurus IPSI Meranti.

"Kita dari pengurus patungan pakai uang pribadi. walaupun semula telah mengeluarkan proposal, namun tidak satupun dari proposal tersebut yang melekat. Ada bantuan luar hanya potongan harga tiket kapal saja," ungkapnya.(Wir)

 

Laporan: Wira Saputra (Kepulauan Meranti)
Editor: Rindra Yasin

 





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com