Memuliakan Seniman-Budayawan

20 Juli 2014 - 06.27 WIB > Dibaca 1492 kali | Komentar
 
TAHUN ini, pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) kembali melaksanakan helat bertajuk "Anugerah Pemangku Seni Tradisional 2014. Helat dua tahunan tersebut digelar bersempena HUT Riau, 9 Agustus mendatang di Kota Pekanbaru.

Hal ini diungkapkan Kadis Budpar Riau Said Syarifuddin, Jumat (18/7) lalu. Dijelaskannya, pemerintah daerah merasa perlu untuk memotivasi dan menggairahkan kehidupan berkesenian dan berkebudayaan Melayu. Apalagi hal itu menjadi cita-cita luhur bersama yang tercantum dalam Visi Riau 2020, Riau menjadi pusat kebudayaan Melayu di bentangan Asia Tenggara.  

"Alhamdulillah, tahun ini, pemerintah daerah kembali memberikan anugerah kepada seniman-budayawan yang peduli pada kebudayaan Melayu melalui karya-karya unggul. Ini merupakan upaya pemuliaan pada dedikasi mereka," ungkap Said Syarifuddin kepada Riau Pos.

Ditambahkannya, pemberian anugerah dua tahunan tersebut diberikan kepada 11 orang dengan satu penerima pemuncak. Sedang 10 peraih anugerah lainnya diberikan kepada seniman tradisi yakni abdi seni serta seniman yang karya-karyanya diangkat dari tradisi Melayu seperti karya musik, tari, senirupa, teater dan sastra. Artinya, lima peraih abdi seni adalah seniman yang sepanjang hidupnya senantiasa melestarikan, memelihara seni tradisi sedang lima lainnya seniman yang tergolong berusia muda yang mencipta karya seni modern yang diangkat dari akar tradisi Melayu.

Pelaksana acara Zufri Syam menambahkan, saat ini sudah cukup banyak nama-nama yang masuk untuk segera diseleksi. Tidak hanya dari Kota Pekanbaru, juga dari berbagai kabupaten/kota seperti Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti dan Bengkalis. Sedang Kota Dumai, kabupaten Kampar, Kuansing dan Pelalawan belum mengirimkan nama-nama yang bisa diajukan sebagai peraih anugerah tahun ini.

"Kami masih menunggu apresiasi kabupaten/kota yang belum mengirimkan nama-nama seniman/budayawan di daerahnya yang dianggap berdedikasi tinggi untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan melalui seni. Apalagi dalam waktu dekat, tim panelis segera akan menyeleksi data yang masuk dan memutuskan siapa saja yang berhak meraih prestasi di tahun ini," kata Zufri Syam.(fed)
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 14 November 2018 - 20:40 wib

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Rabu, 14 November 2018 - 19:30 wib

Reaksi Brexit dan Dampak Ekonomi Cina Picu Pelemahan Rupiah

Rabu, 14 November 2018 - 19:28 wib

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat

Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

Rabu, 14 November 2018 - 15:45 wib

Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru

Rabu, 14 November 2018 - 15:33 wib

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Follow Us