Corruptio-Corrumpere

31 Agustus 2014 - 08.58 WIB > Dibaca 1194 kali | Komentar
 
Corruptio-Corrumpere
CORRUPTIO-Corrumpere. Kejaksaan Tinggi Riau mengeksekusi wakil bupati aktif di Riau tiga hari lalu. Pejabat itu dijerat dengan pasal korupsi karena diduga telah melakukan pelanggaran hukum karena memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara. Di waktu berdekatan juga menetapkan tersangka beberapa pejabat Pemprov Riau. Di Kabupaten Merbau, Ransang dan Tebingtinggi (Meranti) koruptor juga kasak-kusuk, sulit tidur.

Sejak Indonesia merdeka berbagai usaha untuk mengobati penyakit ini terus didengungkan. Namun sampai sekarang belum didapatkan obat yang mujarab. Bila dahulu kroni orde baru yang dijadikan objek penderita, kini pemain-pemain baru yang berelasi dengan kekuasaan mencoba mencari peruntungan. Telah banyak yang ditangkap, namun tidak sedikit yang bebas menikmati hasilnya.

Iri pada Tiongkok, pemberantasan korupsi dari tahun 2001 sampai 2005, telah menghukum mati 4.000 orang karena korupsi. Dan menurut Amnesti Internasional (AI) fakta sesungguhnya masih lebih banyak lagi. Dicatat antara tahun 1992-2001 telah 239.710 kasus korupsi dimajukan ke pengadilan dan 173.974 orang, termasuk pejabat tinggi, menjadi pesakitan untuk dikenai sanksi yang bervariasi, mulai dari pemecatan, hukuman penjara, bahkan sampai hukuman mati. Pembersihan korupsi di Tiongkok diyakini dimulai sejak Deng Xiaoping memimpin tahun 1978. Hasilnya terlihat indikator perekonomian Cina melesat. Kitapun kini tanpa sadar digenggaman kita ada produk ekonominya. Ekonomi Tongkok kejar-kejaran dengan Amerika.

Di Singapura gerakan bersih korupsi dimulai sejak kepemimpinan Lee Kwan Yew yang berkuasa pada 1959. Ia memperbaharui perundangan tentang korupsi atau The Corruption (Confiscation of Benefit) Act pada 1989. Dari undang-undang ini adalah dibentuknya lembaga anti korupsi yang independen yang diberi nama The Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB). Kepada lembaga ini diberikan wewenang untuk menggunakan semua otoritas dalam memberantas korupsi. Kini Singapura mampu menjadi negara berpengaruh ekonomi.

Di Malaysia, lembaga anti rasuah mereka menyebutnya. Pertumbuhan ekonomi yang pesat, tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakatnya yang tinggi, diyakini sebagai buah dari perang Negeri jiran ini terhadap rasuah. Tak salah kalau banyak warga negara kita ini yang mengadu peruntungan di sana menjadi TKI. Katanya, walau hanya menjadi pembantu rumah tangga, pendapatannya nyaris sama dengan pegawai eselon III di negeri ini. Walau sudah dianggap hebat, Mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim disebuah kesempatan kunjungannya ke Indonesia menyebut, korupsi di Malaysia tinggi, tapi tidak terang-terangan seperti Indonesia. Di Malaysia, modusnya pelan tapi canggih, katanya.

Bagaimana Indonesia, banyak meyakini salah satu kuncinya mengesahkan undang-undang pembuktian terbalik terhadap semua pejabat negara, sebagai salah satu upaya pemberantasan korupsi. Mantan Ketua MK Mahfud MD mencontohkan dengan mudah model pembuktian terbalik. Misalnya pejabat dengan gaji sebulan Rp25 juta, setelah lima tahun selesai hartanya lebih dari Rp25 juta dikali lima tahun, maka kelebihannya harus dianggap korupsi. Sederhana tapi undang-undang itu mendapat hambatan dari berbagai penjuru.

Dan menarik pernyataan Wakil Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla baru-baru ini. Ia melihat kesenjangan sosial di Indonesia memasuki tahap memprihatinkan. Saat ini rasionya mencapai 0,43. Membandingkan dengan Mesir dan negara Timur Tengah, rasionya 0,45. Artinya kesenjangan ekonomi ini semakin buruk semakin berpotensi terjadi gejolak sosial dan politik. Tentu saja, kesenjangan ini terkait erat dengan praktik korupsi dan budaya hedonisme di negeri ini.

Corruptio-Corrumpere. Asal kata korupsi yang diambil dari bahasan latin yang artinya busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik atau menyogok. Akankah langkah hukum akan terus dilakukan atau hukum itu hanya diterapkan kepada seglintir orang yang dianggap tidak memiliki pengaruh luar biasa di negeri ini. Waktulah yang akan menjawabnya.


Asmawi Ibrahim
Wapemred
KOMENTAR
Terbaru
Kamis, 20 September 2018 - 01:22 wib

Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN

Rabu, 19 September 2018 - 20:21 wib

Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century

Rabu, 19 September 2018 - 20:00 wib

Siak Undang Sineas dan Produser Film

Rabu, 19 September 2018 - 19:30 wib

Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia

Rabu, 19 September 2018 - 19:00 wib

13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 wib

Sembunyi di Lumpur, Perampok Berhasil Ditangkap

Rabu, 19 September 2018 - 18:30 wib

Pelabuhan Tikus Jalur Masuk Empuk Narkoba

Rabu, 19 September 2018 - 18:00 wib

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau

Follow Us