Oleh Firman Agus

Hati Kecil

22 Maret 2015 - 23.36 WIB > Dibaca 2597 kali | Komentar
 
Hati Kecil
PERNAHKAH Anda mendapat sodoran pertanyaan begini. “Menurut hati kecil Anda bagaimana?” atau “Saya bertanya ke hati kecil Anda?”.

Pasti seumur hidup pernah mendapat pertanyaan demikian, baik untuk persoalan yang sepele atau penting sekalipun. Biasanya kalau ditanya demikian, jawabannya lebih banyak menjawab hal yang sebenarnya dengan apa adanya. Atau paling tidak, menjawab dengan keragu-raguan, meski sebenarnya lebih condong mengungkapkan yang sebenarnya . Karena memang, hati kecil tidak bisa dibohongi dengan realitas yang ada di luarnya.

Maka tak heran, ketiga ada tuntutan untuk mengikuti realitas yang ada, ke pemimpin atau penguasa misalnya, pasti sering ada ungkapan begini. Apa hati kecil anda sudah tertutup? Atau di mana hati nurani (hati kecil) Anda?

Seharusnya, persoalan-persoalan dan perseteruan di negeri ini yang datang silih berganti bisa dicarikan jalan keluarnya bila pembuat kebijakan mempertanyakan dari hati kecil mereka.

Saya teringat kejadian pada 21 September 2011 lalu, saat PLN Pekanbaru memadamkan listrik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Pemko Pekanbaru belum membayar tunggakan tagihan. Sampai dua malam (kalau tak salah) jalanan di Kota Bertuah gelap gulita tanpa penerangan. Alasan pemko waktu itu, terjadi defisit anggaran sehingga tagihan puluhan miliar itu belum bisa dibayarkan.

Setelah rapat proyeksi dengan reporter sekitar pukul 19.30 WIB, handphone saya berdering. Saya pun sempat tertegun beberapa detik, melihat nama yg tertera di layar ponsel. Nama Dirut PLN saat itu.

Saya mengangkat panggilan telepon dari Pak Dahlan Iskan itu. Ia bertanya berbagai hal. Utamanya, kondisi terkini Pekanbaru soal dipadamkannya LPJU. Berarti, kesimpulan saya waktu itu, kebijakan Manager Cabang Pekanbaru sudah diketahui pimpinan tertinggi penyedia jasa setrum di negeri ini.

Khas wartawan, Pak Dahlan bertanya berbagai hal. Bukan hanya soal listrik, tapi juga kondisi perpolitikan Kota Pekanbaru terkini. Memang suhu politik Kota Bertuah saat itu memanas seiring pertarungan dua pasangan calon di pilwako.

Saat itu, tongkat komando pemerintah kota dipegang penjabat (Pj) wali kota. Isu yang berkembang, defisit anggaran pemko itu tak bisa dilepaskan dari kondisi perpolitikan.

Malam itu, ada tiga kali Pak Dahlan bolak-balik menelepon saya. Namun dari sepanjang pembicaraan itu, pertanyaan terakhir yang menyentak.

“Firman, sekarang saya tanya. Apa benar pemko tak ada uang atau karena hal lain. Saya bertanya ke Anda bukan sebagai wartawan. Saya bertanya hati kecil Anda. Sekali lagi, hati kecil Anda!”

Malam itu, seperti biasa, ia membuat tulisan khusus tentang pemadaman LPJU dan kondisi Pekanbaru.

Apa yang saya tangkap waktu itu? Begitu pentingnya informasi dari orang kecil sekalipun dan bahkan di luar sistem untuk membuat kebijakan. Bahkan sampai meminta jawaban dengan hati kecil.

Saat ini, apa realitas yang kita hadapi setiap hari. Statemen-statemen dari politisi, penyelenggara negara maupun penegak hukum yang sedang berseteru terkadang berseberangan dengan hati kecil kita. Tapi, itu seakan sudah biasa dan menjadi tontonan yang pokoknya bisa dicarikan pembenarannya. Padahal, itu terkadang melukai hati kecil rakyat. Mungkin sebenarnya mereka sadari, kekuatan hati kecil, keyakinan atau iman itu sering terkalahkan oleh kekuatan logika (akal) dan nafsu.

Saya teringat lagi kutipan Pak Dahlan Iskan dalam bukunya Dua Tangis Ribuan Tawa. “Untuk menyembuhkan sakit yang nilainya 5, tidak cukup disembuhkan dengan obat yang nilainya 5. Setiap kali kita menyakitkan hati orang dengan nilai kesakitan 5, kita harus menghiburnya dengan hiburan paling tidak bernilai 8. Kita bukan saja harus menyembuhkan luka, tapi harus sampai memulihkan bekas lukanya!

Jadi, klo hati rakyat kecil ini sering dilukai, kapan suara, keinginan atau jeritan hati kecil mereka akan didengar, apalagi untuk disembuhkan? Allahu a’lambissawab.***


Firman Agus
Redaktur Pelaksana
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 12 Desember 2018 - 16:00 wib

BC Musnahkan Barang Ilegal Miliaran Rupiah

Rabu, 12 Desember 2018 - 15:00 wib

Jalan Koridor Langgam Ditutup Sementara

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:30 wib

Bupati Harap Prestasi Terbaik di MTQ Provinsi

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:00 wib

Jarang Cetak Gol, Malah Jadi Pemain Terbaik

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:51 wib

BBKSDA Riau Melepasliarkan Seekor Kukang ke Habitatnya

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:45 wib

Empat Tersangka Narkoba Diamankan

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:44 wib

Siswa SMK Muhammadiyah 3 Gelar Studi Banding Ke Industri

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:30 wib

Jalan Menuju Masjid Jami’ Air Tiris, Hari Ini Dihantam Banjir

Follow Us