Seni dan Budaya Dumai Meredup jadi Kerisauan Bersama

29 Maret 2015 - 09.50 WIB > Dibaca 796 kali | Komentar
 
Ketua Majelis Seniman Budayawan, Yopi mengatakan helat yang ditaja sebenarnya sudah lama diprogramkan. Hanya saja, kemudian pada tahun ini bisa dilaksanakan meskipun dengan dana yang sangat minim.

Laporan JEFRIZAL, Dumai

Kerisauan bersamalah katanya yang kemudian menjadi ide dasar pelaksanaan Kemah Seni tersebut. Kerisauan atas seni dan budaya di kota Dumai yang terasa kian meredup terutama dari kalangan generasi muda.

Makanya, saya bersama rekan yang lainnya merancang program kemah seni ini. Tujuannya tak lain, agar adik-adik siswa-siswi di kota Dumai ini lebih dapat diarahkan bakat dan minatnya terhadap seni yang disenanginya, ujar Yopi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus sebagai tutor, Tantri mengemukakan, pentingnya proses pembinaan atas generasi muda dalam hal seni budaya sangat diperlukan. Artinya, dapat dilihat kadangkala, seni budaya bagi generasi muda hanyalah sebuah hiburan semata-mata. Padahal melalui seni budaya ini, banyak nilai-nilai kehidupan yang dapat dipelajari kemudian diterapkan dalam kehidupan mereka baik di rumah, sekolah maupun lingkungan sosial.

Tantri juga mengemukakan, dengan seni, anak-anak didik bisa langsung mempraktekkan nilai-nilai kedisiplinan, percaya diri, bertanggung jawab, kreatifitas, kebersamaan dan lainnya. Sehingga nilai-nilai itu akan sangat mandukung sekali dengan aktifitasnya selaku siswa dan generasi muda.

Dalam program perdana ini, kita menerima seratusan lebih siswa-siswi dari SMA sederajat dan beberapa murid SMP yang ada di kota Dumai ini. Inilah kesempatan mereka untuk mengakrabi seni itu. Mengetahui lebih dalam lagi yang barangkali di sekolah hanya diberikan teori-teori. Dan disini mereka langsung praktik yang dibimbing oleh tutor yang memang berkompetensi di bidangnya masing-masing, ujar katua Padepokan Bambu tersebut.

Senada dengan itu juga, Ketua bagian program seni, Majelis Seniman Budayawan (MSB) kota Dumai, T Rozali mengatakan ada harapan kiranya dari helat yang ditaja atas dasar semangat kebersamaan itu, kiranya anak-anak siswa yang telah mengikuti program kemah seni itu dapat pula kemudian menularkan ilmunya di sekolah masing-masing. Meskipun dalam waktu yang singkat, setidaknya ada hal yang didapat siswa-siswi, dan hal itu pulalah yang diberikan kepada kawan-kawan lainnya di sekolah.

Misalnya mereka bisa mendirikan sanggar sekolah sehingga ilmu yang didapat bisa langsung dipraktikkan. Dan MSB senantiasa siap menjadi tempat bertanya atau konsultan bagi adik-adik ini, ujar Jali sapaan akrabnya itu. ***
KOMENTAR
Terbaru
Senin, 12 November 2018 - 21:00 wib

Maksimalkan Melalui Produk Unggulan

Senin, 12 November 2018 - 20:30 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi

Senin, 12 November 2018 - 20:00 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah

Senin, 12 November 2018 - 19:00 wib

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen

Senin, 12 November 2018 - 18:30 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan

Senin, 12 November 2018 - 18:00 wib

Cukai Rokok Batal Naik, Target Pajak Sulit Tercapai

Senin, 12 November 2018 - 17:00 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun

Senin, 12 November 2018 - 16:30 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur

Follow Us