Kejujuran Ekspresi

29 Maret 2015 - 09.51 WIB > Dibaca 1187 kali | Komentar
 
Hasil dari workshop singkat dari program kemah seni tersebut, anak-anak harus membuat karya sesuai dengan percabangannya yang kemudian dipentaskan pada malam penutupan.

Laporan JEFRIZAL, Dumai

Semula perencanaan pementasan digelar di sekitaran perkemahan tetapi dikarenakan hujan, akhirnya pementasan hasil workshop itu dipindahkan di panggung SMK Taruna Persada.

Tak ayal lagi, beragam ekspresi yang dipentaskan menunjukkan kejujuran mereka (pelajar red) dalam mengekpresikan karya yang mereka susun dalam waktu beberapa hari sebelumnya.

Puluhan pemusik tampil sebagai pembuka dengan menunjukkan kebolehannya baik yang memainkan alat-alat musik maupun yang memilih vokal menyanyikan beberapa buah lagu. Disusul kemudian garapan tari yang melibatkan puluhan penari pula bahkan penonton yang merupakan warga sekitar dan orang tua wali murid yang hadir malam itu dikejutkan pula dengan penampilan anak-anak TK yang ikut berkolaborasi dalam pentas tari tersebut.

Disusul kemudian, tiga buah karya teater dan juga pentas visualisasi puisi. Ke semua karya yang dipentaskan merupakan hasil karya mereka yang tetap dibimbing oleh tutornya masing-masing. Semangat dan kejujuran anak-anak remaja itulah yang kemudian tampak dari semua pertunjukan. Seperti yang disampaikan Kepala Sekolah SMK Taruna Persada , Sugiarto yang ikut hadir menjadi saksi dari penampilan perwakilan siswa-siswi sekota Dumai tersebut.

Katanya, rasa haru dan salut melihat panitia dan juga peserta yang bisa menyelesaikan acara dengan sangat sukses sehingga dalam waktu singkat, siswa-siswi bisa menampilkan beragam cabang seni. Beliau juga merasakan dan menyaksikan betapa semangat dan ekspresi kejujuran dari siswa-siswi tertuangkan dalam pementasan di acara penutupan tersebut.

Di sinilah kemudian saya yakinkan, bahwa seni budaya merupakan salah satu mata pelajaran yang sesungguhnya dapat membangun karakter peserta didik. Dan yang terpenting menurut saya, kegiatan ini harus dapat dipertahankan setiap tahunnya sehingga nilai-nilai budaya yang ada di daerah kita tetap dapat dipertahankan dan ditanamkan kepada anak-anak kita, ujarnya.

Sementara itu, Salah seorang Tutor dari Pekanbaru, Monda Gianes menilai kegiatan kemah seni yang diselenggarakan MSB sangatlah menarik karena dikhususkan untuk pelajar. Mereka dapat mengaktualisasikan dirinya bersama para peserta yang berasal dari beragam sekolah. dalam kesempatan itu juga, mereka belajar untuk bersosialisasi dan mandiri baik secara perseorangan dan kelompok, ujar Sutradara dan aktor Riau itu.

Dari kegiatan itu juga, lanjut Monda dapat dilihat begitu banyak potensi dan bakat yang dimiliki peserta sehingga bimbingan dari tutor akhirnya seperti gayung bersambut.

Saya meilhat dan menyasikan mereka begitu antusias dan merasa mendapat wadah untuk berekspresi.  Inilah manfaat yang paling nyata saya lihat dari kegiatan yang dilaksanakan leih kurang 3 hari tersebut, ucap salah satu anggota teater Matan tersebut.

Seperti harapan-harapan lainnya, Monda juga mengatakan kegiatan serupa ini mesti terus digalakkan guna sebagai media pembinaan kepada generasi muda. Sebab seni dan budaya tidaklah dapat dipahami secara instan tapi perlu adanya wadah pembinaan dan yang mengarahkan. kegaitan-kegiatan serupa inilah yang kemudian kita bisa berharap dapat menggairahkan aktifitas kesenian di Dumai dan Riau umumnya, tutup Monda.(fed)
KOMENTAR
Terbaru
Senin, 24 September 2018 - 21:31 wib

Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga

Senin, 24 September 2018 - 21:04 wib

Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga

Senin, 24 September 2018 - 20:26 wib

PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye

Senin, 24 September 2018 - 18:52 wib

Belum Mau Nikah

Senin, 24 September 2018 - 18:40 wib

Telur Jadi Tidak Sehat Bila Dikonsumsi Bersamaan dengan Lemak Jenuh

Senin, 24 September 2018 - 17:48 wib

Ika Surtika Senam Bugar di UIR

Senin, 24 September 2018 - 17:43 wib

Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang

Senin, 24 September 2018 - 17:41 wib

Komunitas BIJAK Dilatih Tim Desa Binaan LPPM Unri

Follow Us