Galilah Kekayaan Hati

3 Mai 2015 - 07.12 WIB > Dibaca 1462 kali | Komentar
 
Tari tidaklah hanya sekedar bergerak tetapi tari juga mampu melintasi batas ruang dan waktu, melintasi suku, ras dan lainnya. Maka penari yang baik adalah ketika memahami tubuhnya dalam dimensi waktu. Menarilah dengan hati.

Laporan FEDLI AZIS dan JEFRI AL MALAY, Pekanbaru

PERNYATAAN itu disampaikan penari senior, SPN Iwan Irawan Permadi di helat Riau World Dance Day 2015 tajaan UPT Museum dan Taman Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, Rabu malam (29/4) yang berpusat di Taman Budaya Provinsi Riau.

Tidak hanya itu, pada sebelah paginya, seniman-seniman tari sudah pula menari di beberapa titik di Kota Pekanbaru ini. Diantaranya, Badara Sultan Syarif Kasim, Pelabuhan Sungai Duku, Mall Pekanbaru dan Mall SKA. Mereka menari dan bergerak diiringi dengan para pemusik di keramaian, diantara para penumpang yang hilir mudik, menari diantara lalu lalang pengunjung di mal.

Tampilan para penari ternyata mendapat apresiasi dari masyarakat sehingga tak heran kemudian beberapa diantaranya ikut bergerak mengikuti tengkah dari para penari. Hal itu tentu sejalan dengan salah satu maksud dirayakan hari tari dunia untuk menarik perhatian khalayak terhadap dunia tari.

Hari Tari Internasional itu awalnya diperkenalkan International Dance Council, sebuah lembaga partner United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) badan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Hari Tari Internasional memenag telah ditetapkan untuk diperingati pada 29 April setiap tahunnya.

Tujuan dari International Dance Day Message (World Dance Day) adalah untuk merayakan tari, merombak universalitas dari sebuah bentuk seni, untuk melintasi berbagai rintangan politik, budaya dan etnis serta membawa seluruh bangsa dunia kepada satu bahasa yang sama yaitu tari.

Kepala UPT Museum dan Taman Budaya, Sri Mekka, menjelaskan seni tari di Indonesia khususnya Riau sangat berkembang pesat baik tradisi maupun kreasi serta kontemporer. Semua bentuk tarian itu memiliki ciri khasnya masing-masing. Berpijak dari hal itulah kami akan selalu menjadikan momen hari tari dunia ini sebagai tolak ukur perkembangan tari di Riau, ucapnya.

Di Riau sendiri, perayaan hari tari dunia telah dilaksanakan delapan kali. Tahun ini, dikatakan Sri Mekka mengundang seniman tari dari Riau baik dari komunitas dan sanggar maupun tokoh-tokoh tari. Selain itu, juga mengundang sanggar dari kabupaten/kota seperti Rohil, Pelalawan dan Siak. Bahkan juga mengundang sanggar dari Provinsi Aceh dan Sumbar (Bukit Tinggi). Sedangkan jenis tarian yang dipergelarkan adalah tari tradisonal Melayu, tradisional Nusantara, kreasi, modern dan kontemporer.

Tentu saja perayaan hari tari dunia ini bagi kita menjadi ajang silaturrahmi dan menjadi wadah untuk berekspresi bagi seniman tari. Diharapkan dari pertemuan ini memunculkan sumbangsih pemikiran demi perkembangan dan kemajuan seni tari di Riau, ucapnya.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, Abdul Kadir selaku Kepala UPT Pendidikan Pelatihan Anak Usia Dini, dalam sambutannya mengatakan perayaan hari tari dunia ini menjadi pemicu bersama untuk terus dan bisa menggali kekayaan seni budaya terutama tari yang dikenal cukup banyak dan kaya di bumi Melayu ini.

Tari juga merupakan ekspresi seniman melalui gerak dari potret keadaan sosial. Dengan keindahan gerak itu juga mengekspresi simbol-simbol. Namun daya tariknya tentu banyak ditentukan oleh interaksi dengan lingkungan atau masyarakat pendukungnya sendiri. Kami akan terus berupaya memberi ruang khusus untuk seniman tari dalam menoreh sejarah di kancah dunia sesuai dengan visi Riau 2020 menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan di Asia Tenggara, ucapnya.***
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 19 September 2018 - 09:09 wib

Sekolah Madrasah Belajar Jurnalistik

Selasa, 18 September 2018 - 20:30 wib

BPJS Kanwil Sumbarriau Jalin Keakraban dengan Perusahaan dan Media

Selasa, 18 September 2018 - 19:30 wib

Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Selasa, 18 September 2018 - 19:00 wib

Sosialisasi SPIP Capai Maturitas Level 3

Selasa, 18 September 2018 - 18:41 wib

Lima Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Online Kawn

Selasa, 18 September 2018 - 18:30 wib

8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 wib

Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 wib

Perusahaan Diminta Peduli

Follow Us