Banyak Uang, Banyak juga Jalan Berlubang

17 Mai 2015 - 07.48 WIB > Dibaca 1884 kali | Komentar
 
Banyak Uang, Banyak juga Jalan Berlubang
MASALAH infrastruktur sudah pantas menjadi salah satu prioritas di Indonesia, terkhusus lagi di Provinsi Riau yang selalu didengung-dengungkan sebagai negeri kaya. Ya, negeri kaya sangat identik dengan banyak uang. Tapi, realita yang sama-sama nampak, Riau juga masih sangat minim infrastruktur.

Salah satu infrastruktur yang patut jadi perhatian di Riau, adalah jalan. Jalan-jalan nasional dan ruas jalan provinsi yang terdiri dari 12 kabupaten/kota ini masih sangat perlu mendapat perhatian. Betul juga kata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, perlu sinergitas dalam pembangunan infrastruktur, antara pemerintah daerah dan pusat, seperti yang selalu disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo.

''Beberapa ruas jalan Provinsi, kita serahkan pengelolaannya ke pemerintah pusat. Diharapkan dukungan infrastruktur di Riau bisa terlaksana dalam tahun ini, kata Andi Rachman, sapaan akrab Plt Gubri ini. Kata dia, di antara ruas jalan yang perlu dapat perhatian, antara lain penunjang kawasan industri di Dumai, di wilayah Buton, Siak dan Kuala Enok, Indragiri Hilir. Kuenya memang besar. Tapi, yang akan dibagi juga banyak. Jadi, jangan lagi menganggap Riau kaya, kata Andi lagi, menyebut APBD Riau yang lebih Rp10 triliun itu.

Soal banyak uang dan insfrastruktur jalan ini, ada cerita miris yang dialami sahabat saya beberapa waktu lalu, tepatnya pada Ahad malam (10/5). Akibat jalan yang tidak rata alias berlubang-lubang, ia harus masuk rumah sakit untuk dioperasi. Hasil rontgen, tulang persendian tangan kanannya patah. Tulang punggungnya juga ada yang retak. Wajah dan sebagian tubuhnya juga banyak yang memar, akibat terbentur aspal saat jatuh.

Anehnya, saat dijenguk di rumah sakit, sahabat saya ini masih bilang ada untungnya. Apa untungnya? Walau jatuh, tulang patah dan wajah memar-memar karena mencium aspal, dia masih selamat dari lindasan mobil yang lalu lalang saat itu. ''Alhamdulillah, untung saja tidak dilindas mobil,'' katanya, sambil menahan sakit.

Padahal, peristiwa nahas ini terjadi di depan mata kita juga. Bagi kita yang sering bolak balik Pekanbaru-Bangkinang, pasti beberapa hari belakangan merasa tidak nyaman saat melewati jalan antara jembatan Danau Bingkuang dengan Desa Jawi-jawi. Sebagian badan jalan ini, sebelah kanan arah ke Bangkinang, sepertinya akan diperbaiki dengan cara tambal sulam. Badan jalan ini seperti di iris-iris, yang menimbulkan luban di jalan tersebut.

Bagi pengguna roda empat, memang kondisi ini tidak terlalu mengkhawatirkan. Tapi bagi pengguna roda dua, lubang-lubang akibat irisan di badan jalan ini benar-benar berbahaya. Inilah buktinya, seperti dialami sahabat saya tadi, harus dioperasi akibat patah tulang. Mau sampai kapan kondisi seperti ini terjadi dan berapa banyak lagi korban yang akan berjatuhan?

Nah, kembali ke cerita awal, dimana Provinsi Riau dikenal kaya dan banyak uang. Ternyata, disebalik itu, masalah infrastruktur seperti jalan masih membuat hati miris dan perlu jadi perhatian serius. Ya, Riau banyak uang, tapi ternyata masih banyak juga jalan berlubang. Itulah realita yang sama-sama kita rasakan.***


KHAIRUL AMRI
Wakil Pemimpin Redaksi
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 19 September 2018 - 20:21 wib

Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century

Rabu, 19 September 2018 - 20:00 wib

Siak Undang Sineas dan Produser Film

Rabu, 19 September 2018 - 19:30 wib

Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia

Rabu, 19 September 2018 - 19:00 wib

13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 wib

Sembunyi di Lumpur, Perampok Berhasil Ditangkap

Rabu, 19 September 2018 - 18:30 wib

Pelabuhan Tikus Jalur Masuk Empuk Narkoba

Rabu, 19 September 2018 - 18:00 wib

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau

Rabu, 19 September 2018 - 17:45 wib

Sekda Lantik Pengurus HNSI Tembilahan Hulu

Follow Us