Sajak-sajak Dian Hartati

24 Mai 2015 - 07.21 WIB > Dibaca 884 kali | Komentar
 
Sajak-sajak Dian Hartati
Perjumpaan Terakhir

minggu pagi
dingin telah pergi
sejak aku datang ke kota ini
lorong penuh sesak
hanya beberapa wajah yang aku kenal

sebuah pelukan menyambut
seorang wanita dan aku tak mengenalnya
air matanya membuatku bersedih
siapakah?

aku meneruskan langkah
menuju rumah ibadah di ujung kompleks

di tikungan ke sekian
perempuan lain memelukku
dia berujar agar aku menunggu panen
dan jangan memuja kehidupan yang singkat
siapakah?

sampai di ujung koridor
seorang laki-laki berteriak
memaki pernikahan yang usai
siapakah?

minggu pagi
ketika aku tidak lagi memiliki air mata
kupandang gundukan tanah
seseorang telah siap dengan keberangkatan
tak ada lagi pelukan
permintaan air hangat
dan pesan istimewa

segalanya selesai
seumpama udara yang terus memanas

SudutBumi, 2015


Sinopsis (1)


setiap naskah habis dibaca
aku mereka ulang kejadian
nama-nama para tokoh
hingga pakaian apa yang cocok untuk mereka

tidak sedikit, aku jatuh cinta pada perempuan
yang berjalan di pantai
laki-laki yang pandai meloncat-loncat
dari pintu dan muncul di terowongan gua

pernah suatu sore, aku menghentikan adegan bunuh diri
tersebab muak pada persoalan sepele
yang dibesar-besarkan para tokoh

semuanya bergejolak dalam kepala
lalu menulis surat panjang kepada editor
perihal usia yang salah tafsir
dan adegan penutup yang bau basil

SudutBumi, 2015


Tembang Gaduh Penagih Mimpi

di dusun kampu
setiap orang harus punya mimpi
boleh tidur lalu mendapatkannya
atau mereka-reka agar tidak terusir

pada hari ke sembilan setiap bulan
datang pembual itu
ia menggedor-gedor pintu
memaksa masuk
dan akan tahu
siapa-siapa saja yang tak sanggup bermimpi

para tetua
telah kehabisan akal
mereka payah dalam hal mufakat
apalagi mengatur siasat

sebenarnya pembual itu berwajah rupawan
tapi, tak ada yang mau berumah dengannya
tabiat buruk tak dimiliki, selain menagih mimpi
sambil menyanyi dengan suara galak

senja terakhir pada hari penentuan
setiap orang telah mengemas mimpi
berencana mewujudkannya
esok hari atau ketika
purnama kehabisan cahaya

di kampu semua orang kewalahan
membuat mimpi-mimpi berikutnya

SudutBumi, 2015


Melampaui Nasib Baik

begitu rumit diurai
warna-warna
ada yang mengisahkan pertemuan
juga duka di seberang sana

seluruhnya lagu jiwa
yang mengendap lalu mengepak tandas
kami kehilangan teman-teman
semuanya berumah di arus deras

sementara jalanku berbeda
tangga yang kudaki tak juga menepi
dan keinginan semakin mencuat
melebihi takdir

setiap persinggahan menjadi ciri
ada jejak kami
yang diam-diam menutup pintu
dan jendela-jendela
tapi, kami sempat berjalan di ruas yang sama
berhenti lalu menyamakan waktu

di setiap tempat
kami berusaha berpegangan
namun, selebihnya hanya ada tawa
dan bisikan yang menjatuhkan

kepada angin semua kembali
menjadi ringan dan mudah mengharap
inilah jeda dalam setiap perjalanan

SudutBumi, 2015


Aku Punya Tangis Sendiri

di balik kesedihanmu ada kebahagiaan orang lain, begitu pun sebaliknya
ketika aku tak menyukai pilihanmu
ternyata kamu mampu menderaikan tawa
sementara aku hanya menyembunyikan wajah di balik pintu
menuangkan berpoci-poci teh dan berdamai dengan segala rencana baru

ketika melihat kelahiran di bilik rumah sakit
aku harus kehilangan seseorang yang telah menyekat ruang gerak
apakah harus ikut berbahagia dalam rengek bayi itu
sementara aku punya tangis sendiri

di balik kebahagiaanmu ada kesedihan orang lain, begitu pun sebaliknya
ketika nama-nama meluncur ke puncak angin
ada yang harus menyerah kalah
tak mampu bertahan meski ribuan hal telah diusahakan

aku memahami yang bergerak
tidak hanya ke atas, ke bawah, ke kanan, dan ke kiri
perputaran semesta menyebabkan aku merasakan tempat pijak
agar setiap musim membekas di hati

semoga saja: di balik kebahagiaanku, orang lain turut merasakannya

SudutBumi, 2015


Dian Hartati
lahir di Bandung pada 13 Desember 1983. Mengelola blog sudutbumi.wordpress.com. Nyalindung merupakan kumpulan puisi stensilannya yang pernah dicetak terbatas dan kini dapat diakses melalui aplikasi wattpad. Selain itu telah menerbitkan Kalender Lunar dan Upacara Bakar Rambut.
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 21 November 2018 - 15:54 wib

Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2

Rabu, 21 November 2018 - 15:50 wib

Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot

Rabu, 21 November 2018 - 15:45 wib

Dewan Rekomendasikan Cabut Izin PT MAS

Rabu, 21 November 2018 - 15:30 wib

Gunakan Sampan, Kapolres Jangkau Lokasi Banjir Temui Warga

Rabu, 21 November 2018 - 15:00 wib

APBD 2019 Rp1,47 T

Rabu, 21 November 2018 - 14:45 wib

Fokus Siapkan PK, Nuril Minta Perlindungan LPSK

Rabu, 21 November 2018 - 14:42 wib

141 Kades Tersangka Korupsi

Rabu, 21 November 2018 - 14:39 wib

Jadwal Pemeriksaan Kesehatan JCH Sesuai Konfirmasi Diskes

Follow Us