Oleh Muhammad Amin

Membentuk Karakter Anak

31 Mai 2015 - 09.59 WIB > Dibaca 748 kali | Komentar
 
RIAUPOS.CO - Hingga saat ini, masih ditemukan anak-anak sekolah yang tawuran dengan cara yang sangat dahsyat. Tak sedikit yang mati usai terjadi tawuran atau perkelahian massal antarsekolah itu. Dari pemeriksaan polisi, diketahui bahwa anak-anak itu ternyata membawa senjata yang berbahaya, mulai dari clurit, samurai, klewang, golok, pisau lipat hingga rantai yang ditajamkan. Semuanya bisa digunakan untuk membunuh. Itulah yang terjadi.

Padahal pemantik terjadinya perkelahian massal ini kadang merupakan hal-hal yang sepele. Bisa jadi hanya karena saling tatap saat di jalan, tersenggol anak sekolah lain, berebut pacar antarsekolah atau perkara sepele lainnya. Perkara sepele itu lantas berkembang, maka terjadilah perkelahian massal yang bisa merusak apa saja: menghancurkan sekolah, bahkan membunuh siswa lainnya  Ironis.Siapa yang salah? Gurukah? Orangtuakah? Tontonankah? Menteri Pendidikankah? Kurikulumkah? Semua bisa saja terjadi. Semuanya bisa saja terakumulasi dan menjadikan akhlak anak-anak sekolah menjadi bobrok, dan akhirnya berbuat sesuatu yang tak pantas dilakukan anak sekolah. Salah satu yang dianggap menjadi penyebab merosotnya moral siswa adalah kurangnya penanaman pendidikan karakter pada mereka. Pendidikan karakter yang bernuansa islami lebih diutamakan lagi.

Dalam Islam, karakter pada umumnya identik dengan akhlak, yaitu kecenderungan jiwa untuk bersikapbertindak secara otomatis. Akhlak yang sesuai ajaran Islam disebut dengan akhlakul karimah atau akhlak mulia, yang dapat diperoleh melalui dua jalan. Pertama, bawaan lahir, sebagai karunia dari Allah. Contohnya adalah akhlak para nabi. Kedua, hasil usaha melalui pendidikan dan penggemblengan jiwa.
Program pendidikan karakter yang baik biasanya memenuhi beberapa prinsip pendidikan akhlak. Dalam pendidikan karakter ini, Allah menjadikan tujuan.

Salah satu perbedaan mendasar antara masyarakat sekular dengan Islam terletak pada cara memandang Tuhan. Masyarakat sekular hanya mengimani ide ketuhanan karena ide ini berpengaruh baik bagi perilaku manusia. Mereka tidak ambil pusing apakah yang diimani benar-benar wujud atau sekadar khayalan.

Dialog antara pendidik dan anak didik juga harus selalu dipelihara. Pendidik harus cerdas sehingga mampu mengimbangi pertanyaan-pertanyaan dari anak didik. Pendidik memberikan kesempatan kepada anak didik untuk memikirkan persoalan yang dihadapi dan mengarahkannya pada solusi Islam.

Buku ini diawali dengan uraian singkat tentang landasan atau latar belakang pentingnya pendidikan karakter dan keterkaitan karakter dalam Islam dengan akidah dan syariah Islam. Uraian selanjutnya tentang konsep dasar pendidikan karakter dalam Islam dan bagaimana pola pengembangannya. Setelah itu baru diuraikan bagaimana implementasi pendidikan karakter dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat. Di akhir buku ini ditambahkan kesimpulan dan refleksi yang mungkin dapat memberikan penyadaran kepada para pembaca akan arti pentingnya pendidikan karakter.

Buku ini menguraikan secara singkat tentang latar belakang pentingnya pendidikan karakter serta keterkaitan karakter dengan akidah dan syariat Islam. Setelah itu, diuraikan tentang konsep dasar pendidikan karakter dalam Islam dan pola pengembangannya. Selanjutnya, dijelaskan implementasi pendidikan karakter dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.***
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 14 November 2018 - 20:40 wib

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Rabu, 14 November 2018 - 19:30 wib

Reaksi Brexit dan Dampak Ekonomi Cina Picu Pelemahan Rupiah

Rabu, 14 November 2018 - 19:28 wib

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat

Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

Rabu, 14 November 2018 - 15:45 wib

Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru

Rabu, 14 November 2018 - 15:33 wib

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Follow Us