Sajak-sajak Isbedy Stiawan ZS

2 Agustus 2015 - 08.10 WIB > Dibaca 885 kali | Komentar
 
Sajak-sajak Isbedy Stiawan ZS
Isbedy Stiawan ZS
Menit yang Memburu

bergegas kutinggalkan menit-menit yang memburu
di keriuhan petang, di saat hibuk orang-orang
mengacungkan pedang
ke tubuh bayang; ke hasat setan
aku tak mau tumpas, mati bersimbah prahara
sebelum sampai di rumahmu
di rumahmu
yang juga rumahku
kini dan akan nanti
aku tak ingin
jangan terjadi
terbunuh di luar rumahmu
- perkenankan -


Terjaga Karena Panggilanmu

jika kau tak memanggilku
apakah aku akan terjaga
lalu merapat padamu
di depan sekali berhidang
menemui dan bersama di malam hening
setelah panggilan itu
alangkah rindu
melepas segala kuingin
karena panggilanmu aku terjaga
tak juga aku mau pergi
seinci kaki



Di Pintu Kamar

di pintu kamar
kau berdiri
hatiku bergetar
ketika kau bertanya:
apa yang terhidang?
hanya cintamu;
sepiring taman
dan segelas kasih


13 Lembar

baiklah, kututup 13 lembar yang telah tertulis
oleh kakiku
dengan amin
lalu kubuka halaman lain dengan kata semoga
esok jika aku lupa membubuhi sehurufpun
izinkan kupinjam
ampunmu
terbukalah tubuhku
bagi siapa pun
hendak berlabuh!


Pinjami Aku


beri aku kapak itu
akan kutebas kepala
patung dalam tubuhku
pinjami aku tongkat
yang pernah membelah laut
dalam diri yang tak mau diam
kasih aku kekuatan mata
untuk menatap kilatan
di batu tursina
agar kupandangi kau
tak berkejap
antar kelembutan sang lelaki
hingga aku mampu
menyujudkan congkakku


Malam ke 25

terimalah
diam lambungku
bisu mulutku
pejam mataku
sabar hatiku
menuju 25
akhir tangga
tak berenang
tapi terbang
berkendera kuda
alam rebah
tumbuhan pasrah
germerlap cahaya
seluruh bukit
hilang sakit
segala pedih

Top of Form
Bottom of Form



Jeda

cuma jeda
lalu melangkah
di perjalanan kedua
yang, katamu, abadi
dari jeda
menuju isrtirah
tak lagi mengulangulang
selain lengang
setelah angkara
kembali pada suka
penuh pesta
sulang...

Top of Form
Bottom of Form



Usia

hari sudah sangat tua
warnanya kuningkemerahan
di ufuk barat dari matamu
segala bergegas
menunggu kelam
mencapai menang
bangun kerajaan
istana kokoh
dari laparberlapar
hausdahaga
sunyitubuhku

Top of Form
Bottom of Form



Kekasih

pabila matahari telah meninggalkanmu
dan sesabit bulan tersenyum
izinkan aku menjadi kekasihmu malam ini
di.pelaminan itu kuikrar setia
kudzikirkan cintakasih tiada dua
akan kumaharkan lapar hausku
hanya untukmu, cintaku tak
pernah berpaling
kutadahkan tanganku dari kasihmu
tak terbilang dalam hidangan
pabila matahari telah lelap
sesabit bulan rebah di peraduanku
izinkan aku menjadi kekasihmu
selama seribu bulan
yang selalu menawan

Top of Form
Bottom of Form



Jalan

sudah engkau lempangkan jalan
belantara kautebas;lurus dan lebar
aku pun melenggang dalam lengang
mentadabur suratsurat cintamu
kuletakkan keninguku pada ciumanmu
malammalam hening dan panjang
kita semihrab, tapi bukan sepasang
kekasih selain melabuhkan rindu
sebab ini kali engkau ikhlaskan
setiap waktu jadi milikku. malammalam
diwarnai cahaya, sayapsayap yang
beterbangan
dan di setiap bulunya tertulis namaku
untuk kautaburkan kelak
bersama orangorang pilihan
sebab harihari ini adalah yang kaumuliakan
mulia bagi para aulia
dan orangorang yang engkau seru
melintas jalan yang disinari

Top of Form
Bottom of Form



Isbedy Stiawan ZS
lahir dan besar di Tanjungkarang, Lampung. Karya-karya sastranya terhimpun dalam sejumlah buku tunggal dan bersama. Sejak 1982, teleh lebih 25 buku ia terbitkan. Di antaranya Aku Tandai Tahi Lalatmu, Kota Cahaya, Dongeng Adelia, Perempuan di Rumah Panggung, dan buku puisi Menuju Kota Lama terpilih sebagai buku pilihan sayembara buku puisi Hari Puisi Indonesia 2014.
KOMENTAR
Terbaru
Kamis, 15 November 2018 - 18:35 wib

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk

Kamis, 15 November 2018 - 17:59 wib

Lagi Berenang, Bocah Tewas Diterkam Buaya

Kamis, 15 November 2018 - 17:00 wib

3 Pemain Timnas Dapat Tawaran dari Klub Luar Negeri

Kamis, 15 November 2018 - 16:15 wib

BPN Komit Realisasikan Program PTSL 2018

Kamis, 15 November 2018 - 16:00 wib

Sabhara Gagalkan Rencana Tawuran Sekelompok Pemuda

Kamis, 15 November 2018 - 15:45 wib

Pembangunan RSUD Indrasari Terlambat

Kamis, 15 November 2018 - 15:30 wib

BNNK Ringkus Pengedar Antar Provinsi

Kamis, 15 November 2018 - 15:15 wib

Pertamina Jamin Pasokan BBM di Riau Cukup

Follow Us