SAJAK

Sajak-sajak Mohamad Baihaqi Alkawy

29 November 2015 - 00.15 WIB > Dibaca 1601 kali | Komentar
 
Kakek Membaca Jejawan

suara  kakek nyaring
terdengar dari balik kain

kakek membaca jejawan
tapi seutas rambutnya jatuh
di halaman kedua kitab tua

kakek memungut huruf dan rambut
apakah kau dibawa
atau kau membawa?

dengan segera kakek
memerhatikan cekungan jejawan
mengabarkan sebuah desa
yang namanya disusun para pelacur.

kakek mengangguk anggukan jejawan
pertanda memahami apa
yang dibaca tiap kali
malam berkeleneng di dahinya.

suara kakek masih terdengar nyaring
saat rimbun uban rambut membalut.

2015


Sedayu yang  Menyumbal Mulut Toro

sedayu menyintai cintanya
pada toro yang rindu masa kecil
dalam kerumun orang dewasa

sedayu tahu cintanya manjur
bagi sepasang mata
yang ragu-ragu memandang

ia memulai percakapan
perihal rimbun bulu mata
yang memaksa toro membuka suara
memancarkan apa yang tertanam
dalam perasaan yang merasakan

pikiran melayang seperti awan

toro tak mampu menahan
ia keluarkan api
tombak dan kabut hitam
dari mulutnya.

sedayu terkesiap
menyumbal mulut toro
dengan telapak tangan basah-
sebasah cinta yang ia cintai.

2015


Hasmi Berjalan  Menyingkirkan Kenangan

seperti batu di tengah kali
hasmi mulai belajar menepis ingatan
dan mengagumi dirinya sendiri

hidup dimulai dingin embun
dan ditutup rasa kantuk

hasmi ingin tahu bagaimana
kupu-kupu menerbangkan dirinya
mendarat di punggung tanaman
yang tak ia kenal.

tapi pagi marah
disemburkan hujan ke rambut hasmi  
menjelma kecemasan
yang mencemaskan.

hasmi pulang membawa simpul:
ingatan semakin meradang
bilamana disingkirkan.

2015


Zaenab Merakit Sampan

zaenab menunggu sepasang orang
yang datang dari pelbagai penjuru
memasang senyum
memecah resah
meragukan ragu di dadanya

zaenab mulai memilah belakong
yang terbelah di tengah
menusukkan sebilah bambu
dengan tangan batu

bilamana sampat telah siap
dan sekerumun teman
keluar dari lubang fajar
zaenab lantas merapikan
tangan lembutnya seperti kabut
mendorong sampan ke mulut kali
menyilakan kawan-kawan
yang ingin berlayar
di rakit sampan ringan

sampan sudah sampai
zaenab pun selesai.

2015

Gerah Bulan di Kuburan


nisan batu, nisan kayu
melayang-layang ke utara rumah
mengejar dentuman gerah bulan
di atas kuburan

seseorang berteriak lantang
mengabarkan gerah bulan dimulai
di pertengahan bulan sawal

karena itu kami berlari
mengejar bayangan sendiri
mengerubungi kuburan wali

sudut kuburan
telah disiapkan?

nisan batu, nisan kayu
terpalang di antara tali-temali
menghapus dusta
dan lidah janji yang tersembunyi

dentuman makin kencang
benda-benda ikut tergetar
orang-orang berdatangan
menyucikan lidah yang bergetah

sudut kuburan
telah lapang.

siapa punya lidah mulia
pasti tahu siasat menggigit batu
bagaimana menuju jalan  purwa
di antara sehimpun kepala.

2015


Mohamad Baihaqi Alkawy,   lahir di Toro Penujak, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Mei 1991. Selain esai juga banyak menulis puisi. Puisinya tersiar di Media Indonesia, Suara Merdeka, Suara Karya, Pikiran Rakyat, Kedaulatan Rakyat, Bali Post, Koran Kampung, Lampung Post, Minggu Pagi, Riau Pos, Sinar Harapan, dan Banjarmasin Post. Juga Tersimpan dalam Buku Antologi 22 Penyair NTB, Dari Takhalli sampai Temaram (2012), Antologi Penyair Nusantara, Indonesia dalam Titik 13 (2013), Antologi Puisi Harian Suara NTB, Kembang Mata (2015). Bukunya yang telah terbit Tuan Guru Menulis, Masyarakat Membaca (2014), dan yang akan terbit Ziarah: Paradoks antara Ruang dan Waktu (kumpulan esai).
KOMENTAR
Terbaru
Kamis, 20 September 2018 - 01:22 wib

Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN

Rabu, 19 September 2018 - 20:21 wib

Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century

Rabu, 19 September 2018 - 20:00 wib

Siak Undang Sineas dan Produser Film

Rabu, 19 September 2018 - 19:30 wib

Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia

Rabu, 19 September 2018 - 19:00 wib

13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 wib

Sembunyi di Lumpur, Perampok Berhasil Ditangkap

Rabu, 19 September 2018 - 18:30 wib

Pelabuhan Tikus Jalur Masuk Empuk Narkoba

Rabu, 19 September 2018 - 18:00 wib

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau

Follow Us