SAJAK

Sajak-sajak Riki Utomi

12 Juni 2016 - 02.16 WIB > Dibaca 993 kali | Komentar
 
Batu Kecil dalam Piring

ia sebenarnya masih praduga. diam-diam mengacaukan
gigimu. retak berderak menghunjam hati. awas saja,
bila sang “teroris” itu mampu menyudahi kenikmatan itu.
menghabisi berjam-jam mimpi, lalu tanpa apapun hasil
kau membuang sia-sia bubur itu.

batu kecil, tanpa tahu kapan menyelinap. ia diam dan
senyap. jahat dan penuh jilat. kau di antara masa
yang edan begitu tersentak terornya: gila begitu nyata,
cabul begitu terik, bohong begitu lurus namun tak
dapat dihapus oleh tandasnya lidahmu
menjilati
piring itu.

hati-hatilah, piring bubur jangan dikira mulus.
sebab cadas geripisnya memata-matai dirimu yang
pangling terhadap rasa. waspadalah, sendok bubur
jangan dikira halus sebab tak terhingga membiakkan
virus di lidahmu dari bakteri pemberontakan ketika
kau menguap bersepailah fitnah rapi mencabik hati.

(selatpanjang, 2016)


Sajak Bihun dan Mi Tiau

/1/
kau bilang aku seperti lidi. baris demi baris
berpagar
lapis oleh putih ketara zat kepalsuan itu.

kau bilang aku seperti garis. tanpa ada penambahan
warna oleh tinta apapun juga, semacam cara yang biasa.

tapi aku bihun, si culun yang terpuruk bertarung.
tapi yakinlah bahwa aku petarung di kala kau lapar
mengenyangkan perutmu.

/2/
kau bilang aku seperti tangkai sapu. menyepak harap
yang kandas dari serpih-serpih yang terbuang itu.

kau bilang aku seperti kawat. berpilin lekat mengikat
berderet membiar kehidupan lewat tanpa
ampun dan sebab.

tapi aku mi tiau, kenyal lezat mengharum bercampur
garang lada merah yang mengelas lidahmu. dikala kau
merajuk airmatamu akan mengalir khidmat dan
kegemukanku akan mengenyangkanmu.

(selatpanjang, 2016)


Rindu Zhi
—novitri andriani

aku memasak mimpi di hati yang telah
disapu minyak kerinduan. akan kugoreng
segala rupa rindu yang melabuh itu
untukmu.

masakanku hanya kupersembahkan
di hari lusa atau entah. dimana segala
bumbu masih terasa belum pas atau
terpaksa dicatat lagi dalam lembar-lembar
pikirku.

kuharap kau mencicipi secebis saja.
rasakan lagi buatanku yang kumasak
dengan air mata kerinduan, dengan
bumbu kesunyian, dengan racikan
bawang kemurungan.

kurasa kau mengerti, zhi. saat usiamu
seumur jagung, aku lantunkan
dendang kekenyangan, aku jernihkan matamu
yang basi, aku pulaskan dirimu di hari
paling sangsi.

kau mesti ingat, zhi. kerinduanku
seperti lidah yang haus. kerinduanku
mirip perut yang lapar. keinginanku
mampir pada uap wajan penggorengan
bumbu ranah itu.

akan kutumis segala mimpiku untuk
dapat melezatkanmu. kucurah airmataku
ke dalam gelas hatimu. kupercikkan
bulatan jeruk tipis dalam pikirmu
hingga kau kelak menyatu dalam debar
hatiku di wajan kehidupan itu.

(selatpanjang, 2016)


Semanis Bubur

rasakan dulu buatanku. manis sangat ketara
di awal hinggap pada lidah. perlahan rasa
menjalar,

bergetar-getar merancu arah.

bubur itu penuh gizi juga, ucapmu melepas ke
hilir janji. bubur itu argumentasi selaras debar
hatimu mendobrak tradisi.

tiap suap kau harap, tiap suap kau senyap.
sepatah kata tertelan begitu saja.

atau kau mengaduknya ke dalam bubur.
seraya menghenyakkan runtut pikir paling getir
setelah geliat kehidupan tipis terasa di sisa
piringnya.

(selatpanjang, 2016)

Riki Utomi, penikmat sastra dan linguistik. Alumnus FKIP Prodi. Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia UIR. Beberapa karya pernah dimuat Koran Tempo, Pikiran Rakyat, Indopos, Suara Merdeka, Lampung Post, Banjarmasin Post, Sumut Pos, Kendari Pos, Babel Pos, Batam Pos, Riau Pos, Padang Ekspres, Rakyat Sumbar, Serambi Indonesia, Majalah Sabili, Majalah Sagang, Haluan Kepri. Buku fiksinya Mata Empat (2013) dan Sebuah Wajah di Roti Panggang (2015). Penggerak wadah kreatif menulis Cahayapena. Tinggal di Selatpanjang.


KOMENTAR
Terbaru
Senin, 24 September 2018 - 21:31 wib

Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga

Senin, 24 September 2018 - 21:04 wib

Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga

Senin, 24 September 2018 - 20:26 wib

PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye

Senin, 24 September 2018 - 18:52 wib

Belum Mau Nikah

Senin, 24 September 2018 - 18:40 wib

Telur Jadi Tidak Sehat Bila Dikonsumsi Bersamaan dengan Lemak Jenuh

Senin, 24 September 2018 - 17:48 wib

Ika Surtika Senam Bugar di UIR

Senin, 24 September 2018 - 17:43 wib

Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang

Senin, 24 September 2018 - 17:41 wib

Komunitas BIJAK Dilatih Tim Desa Binaan LPPM Unri

Follow Us