DISELENGGARAKAN NOVEMBER

PLT Laksmana Hadirkan Peserta Luar Negeri dalam Pastakom VIII

2 Juli 2016 - 23.00 WIB > Dibaca 602 kali | Komentar
 
PASAR Tari Kontemporer (Pastakom) VIII akan diselenggarakan November mendatang.  PLT. Laksemana di bawah pimpinan SPN Iwan Irawan Permadi adalah pelaknanya. Pastakom tersebut sudah dimulai sejak 1997. Berbagai pengalaman, masukan dan ilmu terus dikejar untuk pengayaan. Termasuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Festival Seni Pertunjukan Dalam dan Luar Negeri di Jakarta pada 28 dan 29 Juni lalu oleh Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) bekerjasama dengan Dirjen Kebudayaan Kementrian Kemendikbud RI. Kehadiran Iwan Irawan dalam forum tersebut sebagai sebuah bukti bahwa Pastakom adalah ivent yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Seperti diketahui bersama, Pastakom yang digagas di Riau tersebut merupakan forum silaturrahmi pengkarya, dan karya tari mutakhir Indonesia dan bahkan Internasional. Sejak diselenggarakan ajang bergengsi tersebut, secara otomatis helat ini bertujuan mengasah kemampuan seniman dan pelakunya.

Selain semangat untuk berkarya terus terpompa, semangat bersatu untuk kepentingan bersama juga tercipta. Pastakom melintas batas ruang, waktu, wilayah geografis, dan juga etnis untuk menghimpun semangat kebersamaan dan keberagaman yang ada. Hal inilah yang menjadi spirit untuk terus berbuat, berkarya, dan berinovasi secara berterusan. Pastakom telah menjadi sejarah bagi munculnya koreografer dan penari yang berkualitas di bidangnya.

Disebutkan Iwan Irawan bahwa Pastakom VIII, tahun ini akan berlangsung pada 8-12 November mendatang. Katanya, sedang di upayakan juga, mendatangkan 15 calon buyer, produser, dan programmer dari luar negeri. Tujuan nya agar mereka dapat melihat dan mengapresiasi berbagai kreativitas yang kemudian diharapkan dapat memilih sajian peserta untuk ditampilkan ke event yang bergengsi di luar negeri.

“Selain menampilkan karya tari, Pastakom VIII juga membuka diri untuk menampilkan cabang seni musik dan teater, namun akan dibatasi jumlah grup yang akan ditampilkan,” ujarnya.

Ditambahkan koreografer senior itu, untuk peserta dari luar Riau, akan diseleksi berdasarkan video karya yang dikirim. Panitia dan kurator akan melakukan supervisi dan evaluasi secara berkesinambungan menjelang penyelenggaraan Pastakom VIII.

Sementara itu, terkait dengan FGD yang diikuti Iwan, adalah merupakan sarana tukar pikiran dan penyampaian aspirasi para pelaku bidang ekonomi kreatif terhadap Kemenparekraf. Forum itu diikuti sebanyak 30 peserta direktur festival seni pertunjukan di Indonesia (tari, musik, teater, performing art).
 “Dari pertemuan itu dihasilkan sebuah kesepakatan terbentuknya Forum Penyelenggara Festival Seni Pertunjukan dalam dan luar negeri,” jelas Iwan Irawan.

Selain itu, pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu juga menghasilkan pembentukan forum festival, perlu ada pertemuan rutin bagi anggota, perlu adanya koordinator, dibentuknya pengayom atau pelindung, pembentukan tim riset, menyeleksi atau membuat kriteria festival-festival yang ada saat ini serta forum ini mengutamakan festival-festival yang dilaksanakan ke lompok pekerja seni secara independen.

“Bukan festival ‘plat merah’ atau program pemerintah. Penyelenggara festival di setiap tempat harus berbentuk lembaga atau permanen dan rutin penyelenggaraannya,” jelas Iwan lagi. 

Adapun program kerja yang dirancang guna pencapaian dari yang diharapkan adalah maving atau tim riset, kalender festival tahunan, skema grand atau skema bantuan dana, evaluasi penyelenggaraan masing-masing festival, blue print, sedangkan publikasi akan dibantu Barekraf dan forum penyelenggara bisa menjadi pemberi rekomendasi kepada negara. (jefrizal)

KOMENTAR
Terbaru
Minggu, 23 September 2018 - 19:53 wib

Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Minggu, 23 September 2018 - 19:52 wib

Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Minggu, 23 September 2018 - 19:48 wib

Kembalinya sang Primadona

Minggu, 23 September 2018 - 19:47 wib

Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi

Minggu, 23 September 2018 - 19:46 wib

Ditabrak Emak-Emak

Minggu, 23 September 2018 - 19:44 wib

Refresh di Waduk Hijau

Minggu, 23 September 2018 - 19:40 wib

Anggur Murah Laris Manis Terjual

Minggu, 23 September 2018 - 17:50 wib

Minta Jembatani GP Ansor-UAS

Follow Us