TEATER

Si Jangkang Pentas ke Solo

24 Juli 2016 - 00.28 WIB > Dibaca 863 kali | Komentar
 
Si Jangkang Pentas ke Solo
SEBUAH pentas lakon produksi Lembaga Teater Selembayung Riau akan pentas di Taman Budaya Provinsi Jawa Tengah pada 29 Juli Mendatang. Pentas teater yang difasilitasi oleh UPT Museum dan Taman Budaya Provinsi Riau itu merupakan salah satu upaya untuk melakukan promosi seni budaya Melayu ke masyarakat luar.

Lakon Negara yang Hilang (Si Jangkang) itu sendiri sebelumnya telah pun sukses dipentaskan di Komplek Candi Mutakui (Muara Takus) XIII Koto Kampar Riau, (15/2) dan di Kampus ISI Padang Panjang-Sumatera Barat, (17/2) lalu.

Pentas lakon yang ditulis sekaligus disutradarai Fedli Azis mengisahkan tentang perAdaban Kedatuan Mutakui yang telah lama terlupakan. Upaya yang dilakukan bersama dengan ahli waris Kedatuan Mutakui dan Yayasan Mantankari, milik Ninik Datu Rajo Dubalai ini berazam membangkitkan batang terendam kepermukaan untuk dikenal kembali oleh generasi hari ini dan nanti.

Legenda awal lahirnya Kedatuan Mutakui di Balai Tanah Koto Sijangkang (Muaratakus). Legenda dan sebenarnya lebih tepat disebut sejarah ini, karena masih banyak situs di sana, sudah tenggelam berkali-kali. Bahkan menurut Fedli Azis, secara tersirat karya ini ingin menegaskan dan menyatakan, bahwa sisa-sisa sejarah ini memang sengaja ditenggelamkan pihak tak bertanggung jawab dengan membangun PLTA Koto Panjang. Dalam danau itu, tenggelam kampung-kampung purba seperti Koto Pulau Godang, Koto Mutakui, Koto Pongkai, dan lain sebagainya.

“Lebih menyakitkan, menenggelamkan kampung-kampung itu, tidak pula berdampak baik oleh warga masyarakat tempatan. Mereka tidak mendapatkan pasokan listrik memadai, padahal mau tidak mau mereka harus meninggalkan perkampungan sendiri. Di samping itu, tentu saja, kami membawa pesan perdamaian dari Mutakui untuk saudara-saudara kita yang masih mengakui keberadaan Nusantara 1 (Sriwijaya-Asean), Nusantara 2 (Majapahit-Indonesia), dan RI (hari ini). Intinya, hentikan pemikiran bersuku-suku, berpuak-puak, berbangsa-bangsa dengan dasar ingin menonjolkan diri sendiri. Mari bersama-sama membangkitkan spirit kebersamaan untuk kekuatan Nusantara. Bhineka Tunggal Ika,” jelas Fedli panjang lebar.

Dalam pentas kali ini, lakon diperkuat olah beberapa orang aktor, diantaranya Bagus, Alfa, Munawir, Zikri, Maria, Putri, Ade, Yudha, Aidil, Adit, Ongku Imi.  Sedangan penata musik, Fabri Ingki dengan anggota pemusik Azwi, Madi, Wahida. Untuk penata panggung dan lampu, Yudi YS dan Amirullah. penata make up dan kostum, Sunardi dan Siti Aminah dan penata gerak, Cak Yayak serta dua orang penari, Acul dan Aning.

‘’Dalam produksi kali ini, selain menonjolkan akting dari karakter-karakter para tokoh, juga menonjolkan tradisi lama seperti gerak silat tuo Mutakui, prosesi pelantikan puti-puti, dan gerak-gerak karakter oleh sepasang penari,” jelas Fedli lagi.

Sementara itu, Kasi Taman Budaya, Efie Andriana yang sekaligus menjadi ketua rombongan menyebutkan Taman Budaya Riau selalu berupaya untuk tetap menjadi labor seni dan sekaligus berupaya untuk mengenalkan seni-seni yang dimiliki Riau kepada khalayak baik lokal maupun nasional bahkan international, bila perlu.

“Dalam kesempatan ini, kita memfasilitasi Lembaga Teater Selembayung untuk menampilkan karya teater mereka di hadapah khalayak di Jawa Tengah tepatnya di Taman Budaya. Kiranya, apa yang kita lakukan dapat pula ikut serta dalam membangun dan memajukan seni budaya Riau ini ke depannya,” ujarnya. (Jefrizal)

KOMENTAR
Terbaru
Selasa, 18 September 2018 - 19:30 wib

Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Selasa, 18 September 2018 - 19:00 wib

Sosialisasi SPIP Capai Maturitas Level 3

Selasa, 18 September 2018 - 18:41 wib

Lima Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Online Kawn

Selasa, 18 September 2018 - 18:30 wib

8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 wib

Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 wib

Perusahaan Diminta Peduli

Selasa, 18 September 2018 - 17:30 wib

Rider Berbagai Provinsi Bakal Ramaikan Jakjar 5

Selasa, 18 September 2018 - 17:22 wib

AJI Pekanbaru Kirim Delegasi ke Festival Media 2018 di Pontianak

Follow Us