TEATER

Dua Sanggar Riau Hadiri Temu Teman XIV

3 September 2016 - 22.41 WIB > Dibaca 817 kali | Komentar
 
Dua Sanggar Riau Hadiri Temu Teman XIV
Dua sanggar dari Riau ikut berpartisipasi dalam helat nasional, Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) yang ke-XIV di Kalimantan Selatan. Kedua sanggar itu adalah UKM BATRA UR dan Sanggar Latah Tuah UIN Susqa. Acara yang berlangsung dari 20-29 Agustus tersebut dipusatkan di Taman Budaya Banjarmasin.

Dikatakan salah seorang anggota sanggar Latah Tuah, Muhmmad Rezza Akmal berbagai rangkaian kegiatan yang diikuti selama acara berlangsung. Kesemuanya tentu sangat bermanfaat bagi para peserta yang diperkirakan ikut sebanyak 50 sanggar teater di nusantara ini.

Dari banyak Rangkaian kegiatan, dimulai dengan karnaval, Minggu (21/8). Dalam karnaval tersebut Sanggar Latah Tuah menampilkan Pakaian adat Melayu Riau. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pesta pembukaan Temu Teater Mahasiswa Nusantara yang langsung dibuka oleh gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Selian itu juga, kata Rezza, ditaja workshop seni teater tradisi Mamanda dan teater modern yang diikuti oleh seluruh seniman teater nusantara. Dalam kesempatan itu, sanggar Latah Tuah mengutus 8 orang peserta. Dari pelatihan inilah, para peserta workshop pada malam penutupan menampilkan hasil karya workshopnya.

Adapun yang ditampilkan adalah Teater Mamanda yang merupakan teater tradisi masyarakat Banjar.  Penampilan itu merupakan bentuk kolaborasi pemain dari berbagai komunitas teater mahasiswa  Nusantara yang dipentaskan di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Banjarmasin.

adapun  judul teater Mamanda yang dipentaskan bertajuk “Sarawin dan Raja Tuli” karya yang ditulis maestro Alm Bakhtiar Sandarta.

Utusan sanggar Latah Tuah yang menjadi bagian dalam pesta penutupan Temu Teater Mahasiswa Nusantara diantaranya adalah Fytra Maulana Akmal berperan sebagai Raja, Anniza Qanitah Saena menjadi Putri, Weten Hafsa sebagai Mak Inang, Suci Dwikartini berperan sebagai Mak Inang. 

“Lakonan yang dibawakan penuh dengan canda dan tawa serta guyonan yang khas dari seluruh pemeran. Mereka semua sukses tampil dengan tetap membawakan ciri khas daerah masing-masing. Sedangkan  pakem-pakem teater Tradisi Mamanda itu sendiri tidak luncas. Menurut saya, pertunjukan Mamanda malam itu pun sukses mengantarkan Temu Teater Mahasiswa Nusantara sampai pada penghujung acara dengan semangat kebersamaan yang mendalam,” ujar Rezza.

UKM Batra Unri Dinobatkan Tampil Perdana

Ada sekitar 50 komunitas teater mahasiswa dari 15 provinsi yang hadir pada kegiatan Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) XIV itu. UKM Batra Unri dinobatkan sebagai tampilan perdana alias pembuka di acara yang acara Temu Teman Nusantara XIV. Para aktor remaja yang berasal dari Riau itu tampil memukau dengan naskah teater berjudul “Raja Minyak” yang langsung disutradarai oleh Pay Lembang.

Disebutkan Pay Lembang, naskah Raja Minyak ini bercerita tentang kritik sosial masyarakat. Hal ini tergambar dari konflik yang dimunculkan dalam pementasan. Konflik yang terjadi antara Bang Leman sebagai pejabat negara dan Tigor seorang aktivis kampus yang merupakan anaknya sendiri. Bang Leman dan rekan-rekan yang “mempermainkan” kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM tanpa memperhitungkan kemelaratan rakyat akibat dari kebijakan tersebut.

Tentu sajaTigor dan kawan-kawan mahasiswa sebagai aktivis kampus tidak tinggal diam. Mereka berusaha berjuang untuk menentang kebijakan yang sudah dikeluarkan. Dalam lakon tersebut diperkuat oleh para pelakon, Bang Leman yang diperankan oleh Arif Al Husein, Unde salmi, istri Bang Leman diperankan oleh Yuliana, Tigor anak Bg Leman diperankan oleh Destriawan, dan dua orang pengusaha yang masing-masing diperankan oleh Ivan Malibu dan Nirmala.(Jefrizal)





KOMENTAR
Terbaru
Jumat, 16 November 2018 - 18:00 wib

Menteri Keamanan Siber Jepang Ternyata Tak Mengerti Komputer

Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib

Dua Kecamatan Masih Terendam

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Formasi CPNS Sumbar Terancam Kosong

Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD

Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi

Follow Us