Depan >> Berita >> Hukum >>
Surat RZ soal JK dan Asap Riau
28 Juni 2013 - 09:34 WIB > Dibaca 205 kali Print | Komentar
Surat RZ soal JK  dan Asap Riau
Surat Rusli Zainal kepada JPNN. Foto: JPNN
Berita Terkait



Setelah 14 hari mendekam di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk pertama kalinya Gubernur Riau Rusli Zainal, menyampaikan pesan melalui sepucuk surat untuk masyarakat Riau. Surat ini dikirim melalui pengacara RZ-sapaan akrab Rusli- ke kantor Jawa Pos National Network (JPNN), Kamis (27/6) dan ditulis tangan. Berikut pesan lengkap yang ditulis RZ:

HARI ini adalah hari-hari besuk keluarga, sahabat, staf dan handai taulan. Saya menerima kunjungan keluarga dan para tamu baik dari Pekanbaru maupun Jakarta. Di tengah-tengah saya sedang melepas rindu yang tak tertahankan pada anak-anak, saya sangat kaget ketika Karutan KPK datang menghampiri saya seraya menunjukan beberapa nama tamu yang akan menjenguk.

Dia berbisik mengatakan, apakah saya bersedia menerima kunjungan Pak JK? yang juga didampingi Pak Hamid Awaluddin, mantan Menkumham dan putra JK, Solihin Kalla serta ajudan beliau, bernama Yadi. Saya sontak kaget dan mengatakan, “Apa iya Pak?,”. “Iya,” kata Karutan Pak Arif. “Oo... silahkan Pak, terimakasih,”. Selang beberapa saat, di pintu masuk menerima kunjungan, terlihat juru kamera ramai berdesakan dengan kilatan lampu blitz. Teryata para teman-teman wartawan tengah mengabadikan kunjungan Pak JK saat menjenguk saya.

Saya menyaksikan semua peristiwa itu dari balik kaca, dengan penuh rasa haru. Kunjungan beliau sungguh tidak saya duga. Dengan senyum khasnya, beliau menyapa saya lebih dulu sambil berkata,” Hey Rus, Apa Kabar?” Saya pun menjawab, “Alhamdulillah Baik Pak”.

Saya hanya bisa menyampaikan rasa terimakasih kepada beliau karena telah berkenan mengunjungi saya. Sungguh kunjungan ini menjadi satu kekuataan buat saya dan keluarga. Apalagi beliau datang berkunjung pada saat saya menjalani musibah ini.

Dalam pembicaraan dengan beliau, saya menyatakan keprihatinan soal bencana asap dan puting beliung di Siak dan beberapa daerah lainnya di Riau. Spontan beliau menyatakan akan memberikan bantuan untuk mengatasi musibah ini. Beliau akan mengirimkan helikopter serta bantuan sosial lainnya. Saya mengucapkan terimakasih atas perhatian beliau tersebut.  Saya juga cerita, berada di dalam sini saya merasa seperti berada di Makkah. Bisa Salat tepat waktu berjamaah, ibadah khusyuk, tepat waktu, pagi, siang dan malam.

Dalam kondisi seperti ini, kekuatan yang paling utama adalah iman dan bisa beribadah tenang. Sudah 15 juz Alquran saya baca. Beliau tertawa dan meminta saya kuat dan sabar menghadapi cobaan ini.

Mengenai bencana asap di Riau. Juga soal pernyataan Bapak Presiden SBY mengenai lemahnya antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah. Menurut saya sebenarnya persoalan asap ini sudah langganan bagi rakyat Riau. Tidak hanya bisa dilakukan pemerintah daerah saja. Selama ini kita selalu bergerak cepat mengatasinya. Empat tahun terakhir, masalah asap hampir bisa teratasi dan tidak separah sekarang ini.

Saya titipkan pesan, bagi seluruh jajaran Pemprov Riau dan juga masyarakat, mari bahu membahu mengatasi bencana ini. Yang punya lahan, jangan membakar di tengah udara ekstrim. Yang punya perusahaan, tolong jaga lingkungan dan jangan merusak Riau. Yang sibuk Pilkada, juga harus perhatikan bencana ini. Semua agar tidak banyak korban yang jatuh karena bencana.

Saya sekarang ini sedang menghadapi musibah, tidak bisa langsung berada di tengah rakyat Riau, karena itu saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya jauh di Jakarta, tapi hati saya ada di Riau sana. Saya menyatakan rasa keprihatinan yang mendalam. Riau kita sekarang sedang mendapatkan musibah, mudah-mudahan kita semua bisa melaluinya. Saya minta kepada para staff, bekerjalah yang terbaik dalam situasi sesulit apapun. Termasuk mengatasi bencana asap ini. Pemerintahan harus tetap berjalan sebaik-baiknya. Tetap kedepankan akuntabilitas. Sedangkan mengenai kondisi saya saat ini, saya hanya mohon doanya. Terimakasih. RZ.

(afz/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
15 PERSEN HASIL PENYITAAN
Sembilan Aset Bandar Resmi untuk Operasional BNN
Minggu, 19 Februari 2017 - 13:37 wib
Alumni AK FE 87 Beri Motivasi Almamater
"Ayo jadi Entrepreneur Tangguh"
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:59 wib
KOLOM: TAUFIK IKRAM JAMIL
Bertahan
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:57 wib
HANYA MENGENAI LANTAI PARKIR
OTK Molotov Dua Bank di Inhil
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:35 wib
PILGUB DKI 2017
"Kalau Tak Dijawab Pak SBY, Suara Mas Agus Mungkin Tergerus"
Minggu, 19 Februari 2017 - 05:30 wib
PILGUB DKI 2017
Relawan Agus Deklarasikan Dukungan kepada Anies, Begini Komentar Roy Suryo
Minggu, 19 Februari 2017 - 04:30 wib
TAKUT KEMBALI DIBUI
Hmm... Andhika Kangen Band Ternyata Kaget Dilaporkan Sang Istri
Minggu, 19 Februari 2017 - 04:00 wib
PILGUB DKI 2017
Wah, Di Wilayah Basis Kemenangan Ahok-Djarot, Pemilih Malah Dihalangi
Minggu, 19 Februari 2017 - 03:30 wib
TERKAIT KASUS MUNIR
Putusan PTUN Mengecewakan, KontraS Ajukan Kasasi
Minggu, 19 Februari 2017 - 03:00 wib
BEREDAR DI GRUP WA PARA GURU
Duh, Bu Kepsek Sebar Foto Pamer Payudara, Kok Bisa?
Minggu, 19 Februari 2017 - 02:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Putusan PTUN Mengecewakan, KontraS Ajukan Kasasi

Minggu, 19 Februari 2017 - 03:00 WIB

Sudah Adakah Tersangka dalam Kasus Habib Rizieq dan Firza? Kata Polisi...
Bagaimana Nasib Sri Bintang Pamungkas? Ini Perkembangan Terbarunya
Soal Usulan Hak Angket Ahok, PDI P: Ini Upaya Ganggu Konsentrasi Kami
Kalau Emirsyah Satar Membantah, KPK: Itu Biasa

Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:16 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us