Kenduri Puisi IV Ramaikan Desa Gema

18 September 2016 - 09.54 WIB > Dibaca 691 kali | Komentar
 
KAMPARKIRI (RP) - Puluhan peserta dari berbagai instansi, komunitas dan latar belakang profesi yang berbeda mengikuti Kenduri Puisi IV oleh Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) yang dilaksanakan di Desa Gema, Kecamatan Kamparkiri, Kabupaten Kampar, 17 dan 18 September 2016. Seperti biasa. Kegiatan dalam kenduri ini sama seperti kenduri-kenduri sebelumnya seperti diramaikan dengan diskusi puisi, pembacaan puisi, panggung puisi dalam berbagai rupa dan masih banyak lainnya. Hanya saja, kali ini diramaikan dengan menulis puisi yang belum pernah dilaksanakan sebelumnya.

Peserta tersebut selain dari Pekanbaru, sebagian berasal dari Kuansing dan sekitar Kampar Kirihulu. Sedangkan beberapa komunitas yang bergabung antara lain, Community Pena Terbang (Competer),  Sanggar Badano, Bengkel Seni, kelompok musikalisasi Gendul lengkap dengan lima personilnya, SMAN 4 Pekanbaru, Mr Autist, LPE-Riau dan beberapa lainnya. Puluhan anak pelajar dari MTs LPM Desa Gema, SMPN I Kampar Kirihulu dan SMAN I Kamparkiri Hulu meramaikan kegiatan tersebut sejak awal hingga selesai. Bahkan guru-guru mereka juga turut terlibat.

Koordinator kegiatan, Asmet, mengatakan, Kenduri Puisi kali ini juga melibatkan banyak pihat, terutama masyarakat dan pemuda tmpatan. Dalam jalinan komunikasi antara Rumah Sunting dengan masyarakat, pemuda, aparat Desa Gema dan desa-desa sekitarnya seperti Desa Tanajung Belit, Pulau Pencong Bukit Betung dan Padang Sawah, mereka sangat antuasias. Bahkan pemuda-pemuda di sana langsung turun bersama-sama membantu persiapan lokasi, panggung dan lain sebagainya khususnya pemuda Desa Padang Sawah.

‘’Alhamdulillah masyarakat di sini sangat antusias. Mereka mempermudah dan membantu apa yang mereka bantu. Mulai dari pemuda, masyarakat di sekitar lokasi, aparat desa hingga camat datang semua ke lokasi acara bahkan membantu di lokasi acara sejak sehari sebelum kegiatan dimulai,’’ kata Asmet.

Puncak malam Kenduri Puisi tadi malam dihadiri tokoh masyarakat Kamparkiri Hulu seperti Repol anggota DPRD Kampar dan juga Arif Subayang yang sekaligus merupakan Ketua Dewan Kesenian Kampar. Sementara, Camat Kamparkiri Hulu, Nuzum Ashal membuka serta membacakan puisi bersama tamu undangan dan masyarakat. Penampilan seni lokal dari desa sekitar juga turut meriahkan seperti Clempong dan Batimang.

‘’Kegiatan seni apakah itu puisi atau yang lainnya harus selalu diramaikan, apalagi ini berhubungan dan melibatkan anak-anak kita di sini. Kenduri Puisi ini baru pertama kali saya dengar. Unik. Saya juga senang bisa membaca puisi di sini meski saya tak pandai,’’ kata Camat yang membuka acara sambil berseloroh.

Hal senada juga diungkapkan Repol Sag. Dikatakannya, berkesenian dan berpuisi membuat hidup lebih ringan. Menyampaikan pesan dan hasrat hati juga bisa dengan sebuat puisi. ‘’Tema Hutan dan Sungai adalah Puisi ini sangat menarik. Ini tentang lingkungan dan bagaimana semua kita harus menjaga hutan dan sungai kita ini. Sangat tepat dengan lingkungan kita di sini,’’ kata Repol.

Lomba Menulis Puisi  Tingkat SMA

Kenduri Puisi IV juga dimeriahkan dengan lomba menulis puisi tingkat SMA Desa Gema. Ratusan siswa mengikuti lomba menulis yang dilaksanakan selama sat jam sejak pukul 10.00 hingga 11.00 tersebut. Meski baru pertama dan terkesan tiba-tiba, tapi para siswa mengikuti lomba dengan antuasia. Tiga penulis terbaik diberi hadiah berupa piagam dan buku sastra persembahan Yayasan Sagang.

Kasmono guru seni di sekolah tersebut berharap agar kegiatan serupa sering dilaksanakan dengan tema tentang lingkungan. Baginya, lomba menulis puisi dengan tema menjaga hutan dan sungai kali ini sangat menarik, sesuai dengan kondisi alam Desa Gema yan berada di sekitar kawasan Rimbang Baling dengan hutan dan sungainya yang sangat berpengaruh bagi penduduk di sana dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Sekolah SMAN I Kampar Kiri di Desa Gema, Wahid Rahaman, tersebut. Ia mengaku senang karena selain dilaksanakan lomba menulis puisi, pustaka sekolah juga mendapatkan bantuan buku sastra dari Yayasan Sagang yang diserahkan secara langsung tadi malam. 'Mudahh-mudahan berkeseian di sekolah kami akan semakin semarak dan membuat anak-anak semakin menyenangi puisi,’’ kata Kepsek.(jef)

KOMENTAR
Terbaru
Minggu, 18 November 2018 - 06:45 wib

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Minggu, 18 November 2018 - 06:03 wib

PBNU Tak Sependapat dengan PSI Soal Perda Syariah dan Injil

Minggu, 18 November 2018 - 05:34 wib

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Minggu, 18 November 2018 - 05:11 wib

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Minggu, 18 November 2018 - 04:36 wib

Kata Jokowi Monumen Kapsul Menyimpan Idealisme Seperti Avengers

Minggu, 18 November 2018 - 03:59 wib

Alasan Jerinx SID Tak Mau Temui Via Vallen

Minggu, 18 November 2018 - 02:50 wib

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Minggu, 18 November 2018 - 02:15 wib

Pembagian Sertifikat Tanah Harus Ada Tindak Lanjut Pemerintah

Follow Us