MUSIK

Riau Rhythm Tampil di Australia

1 Oktober 2016 - 22.42 WIB > Dibaca 618 kali | Komentar
 
Riau Rhythm Tampil di Australia
Sempena celebrating 10 tahun OzAsia, team Riau Rhytm Chambers  Indonesia bertolak dari Pekanbaru ke Jakarta pada 21 September lalu. Mereka berjumlah 10 Orang yang terdiri dari 8 Pemain, 1 Manager dan 1 Sound Engineer. Selanjutnya mereka siap untuk memulai perjalanan menuju Premiere Performance – Album Suvarnadvipa di Adelaide, Australia. Di Jakarta, rombongan telah ditunggu Dara Hanafi (assistant producer) dan Gading Paksi (Technical Director) yang akan bekerja sama dengan tim Riau Rhythm. Sedangkan  Produser Rama Thaharani  (Independent Arts Producer) dari pihak Badan Ekonomi Kreatif Indonesia sudah berada di Adelaide sehari sebelumnya.

Rino Deza Pati, composer yang juga musisi Riau Rhythm di Adelaide, rombongan di Sambut Dave Sleswick (OzAsia Programme Director) serta Jala Adolphus (OzAsia Producer Assistant), setelah sebelumnya pihak bandara dalam proses clearance peralatan instrumen untuk menanyakan setiap detail dokumen yang harus dilakukan klarifikasi informasi hingga selesai dan berikutnya menuju penginapan di Hotel Intercontinental Adelaide.

Setelah sampai di Hotel dan melakukan pengecekan terhadap seluruh alat instument serta anggota, kami pun langsung menuju Elder Park tak lain adalah venue untuk Outdoor Concert Series seluruh grup musik pada pagelaran Ozasia Festival 2016 ini. Selain Riau Rhythm, Indonesia juga mengirim dua grup lainnya Eyuser (Papua) dan Ega Robot (Jawa Barat). Di beri titel Indonesia Music Contemporer oleh produser independent Rama Thaharani, menurutnya karena  kesempatan musisi Indonesia memperkenalkan eksplorasi musik tradisi yang innovative.

 Joe Mitchael selaku Director dan juga producer OzAsia Festival, mengungkapkan, bahwa sebelum ini dia juga sudah memantau Riau Rhythm saat mengikuti Indonesia Performing Art Mart (IPAM) di Jakarta 2011. Eksplorasi innovative inilah yang menjadi permintaan beberapa director Festival untuk berminat menampilkan kelompok asal Riau yang sudah 15 tahun berdiri ini untuk konser di beberapa festival dunia. Disebutkan Rino,  kesempatan tersebut merupakan adalah moment penting di mana kesenian tradisi mengangkat Candi Muara Takus bisa dikenal lebih luas oleh dunia.

 ‘’Hampir tiga tahun riset dan tiga tahun proses latihan ini kita lakukan,’’ kata Rino. Proses tersebut dilakukan bersama Viogi Rupiyanto (Biola/vocal), Giring Fitrah (Vocal/Calempong), Cendra Putra Yanis (Cello), Aristofani (Flute), Violano Rupiyanto (Gambus/Calempong), Syukri Abun (Drum Percussion/Accordion), Ade Syahputra (Cello) dan Fatah Mulyana (Sound Engineer) menjadikan karya Suvarnadvipa ini terus berkembang dari sisi musikal dan juga performing stage yang tahun ini di arahkan kepada konsep performing art.

Rendra Kurniawan manager Riau Rhythm, mengatakan, sebelum pertunjukan, composer bersama manager mengikuti invitation berbagai jadwal perkenalan dari seluruh direktur festival Asia-Australia dan mengikuti VIP dinner bersama Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Dr. Hilmar Farid, seusai memberi ceramah kebudayaan pada Flinders Jembatan Lecture oleh INDOFest. Indofest adalah event baru yang akan besar di Adelaide khusus untuk program kesenian dan kuliner tentang Indonesia oleh direktur artistik Brett Calliss. Dan juga dihadiri oleh Wakil Badan Ekonomi Keratif Republik Indonesia, duta besar Indonesia, Konjen Indonesia dan Dirjen hubungan international Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Pertunjukan Riau Rhytm mendapat apresiasi luar biasa dari seluruh penonton.(kun)
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 14 November 2018 - 19:30 wib

Reaksi Brexit dan Dampak Ekonomi Cina Picu Pelemahan Rupiah

Rabu, 14 November 2018 - 19:28 wib

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat

Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

Rabu, 14 November 2018 - 15:45 wib

Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru

Rabu, 14 November 2018 - 15:33 wib

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Rabu, 14 November 2018 - 14:30 wib

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu

Follow Us