RESENSI BUKU

Islam Waspadai Syiah

27 November 2016 - 13.50 WIB > Dibaca 3360 kali | Komentar
 
Islam Waspadai Syiah
Oleh Alam Terkembang

Syiah bukan bagian dari ajaran Islam. Oleh karena itulah, masyarakat Islam sendiri hendaknya mengetahui bagaimana ideologi Syiah itu sendiri, sehingga seorang muslim tidak ragu lagi dalam menolak ajaran-ajaran yang menyesatkan. Bagi mereka yang tak paham dengan Islam, tentunya akan sangat mudah dikelabui dengan ideologi yang sepintas seperti Islam pada umumnya. Namun jika dikaji dari akar sejarahnya, sangatlah jelas bahwa gerakan Syiah bisa dikatakan sebagai bentuk maker terhadap ajaran Islam itu sendiri.

Muslim Indonesia harus mulai siaga satu terhadap serangan ideologi Syiah yang masih sembunyi-sembunyi di berbagai ormas dan kelembagaan di Indonesia. Ideologi ini dikenal begitu santun saat belum berkuasa, dan akan memangsa siapa saja setelah mereka berkuasa. Konflik Suriah menjadi pelajaran bagi muslim sunny di seluruh dunia untuk bisa membendung arus penyebaran ideologi sesat Syiah yang sering mengatasnamakan Islam.

Meskipun kajian-kajian akan Syiah sudah banyak dibuat di masjid-masjid atau forum-forum ilmiah, faktanya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara detail, seperti apa sebenarnya ajaran yang dilahirkan dari ideologi tersebut. Oleh karena itu, dirasa penting untuk membuat kajian ilmiah berupa buku yang bisa lebih mudah dibaca di mana saja oleh masyarakat, untuk menjadi panduan pemahaman masyarakat luas tentang apa sesungguhnya ideologi Syiah tersebut.

Penerbit Pro-U Media Jogjakarta yang dikenal dengan buku-buku Islami berkualitas, melalui penulis yang pakar di bidangnya yakni Dr Khairan Muhammad Arif MA menerbitkan sebuah buku referensi berkualitas terkait ideologi Syiah yang masih banyak belum diketahui masyarakat luas. Seperti diketahui, gerakan Syiah Imamiyah global dengan ideologi imamiyah serta ajaran kebencian pada generasi terbaik umat Islam, yaitu para sahabat Nabi SAW, dapat mengancam eksistensi ajaran Islam yang berdasarkan Alquran dan As-Sunnah.

Oleh karena itulah, ummat Islam sendiri butuh panduan yang benar dalam memahami ajaran Syiah tersebut, agar tidak terjadi distorsi pemahaman Islam yang benar, yang sudah dipahami sebelumnya. Sebuah buku dengan judul Menyelisik Penyimpangan Syiah dengan ketebalan standar memberikan referensi yang detail tentang ajaran Syiah tersebut.

Di dalam buku ini, dijelaskan tentang fakta sejarah sebagai latar belakang munculnya gerakan Syiah, sumber ideologi dari Syiah tersebut, serta apa saja prinsip-prinsip akidah Syiah yang bertentangan dengan ajaran Islam (Alquran dan Hadis). Penyampaian penyimpangan prinsip-prinsip akidah Syiah disampaikan secara mendalam di dalam buku ini dengan menggunakan  metodologi literatur historis ajaran orisinal Syiah. Salah satu aqidah Syiah yang cukup dikenal adalah taqiyyah yakni berkata atau berbuat yang tidak sesuai dengan apa yang diyakini, untuk menghindari mudarat yang mengancam jiwa dan hartamu atau untuk menjaga kehormatan. Akidah taqiyyah ini wajib hukumnya bagi Syiah, jika meninggalkannya maka hukumnya seperti meninggalkan salat dalam Islam. Hal ini seperti dikutip dari kitab Syiah sendiri, “ Barangsiapa yang meninggalkan taqiyyah maka dia kafir dari agama Allah.” (Kitab Man Laa Yahdharahul Faqiih)

Buku Menyelisik Penyimpangan Syiah ini ditulis dengan bahasa formal akademisi, namun tetap mudah dipahami karena menggunakan kalimat-kalimat yang logis dan cerdas. Bagi para aktivis Islam maupun masyarakat umum bisa memilih buku ini sebagai panduan referensi untuk lebih memahami lagi bahaya ajaran Syiah tersebut. Sebab di era pemerintahan saat ini, ajaran Syiah semakin deras masuk ke Indonesia.***

KOMENTAR
Terbaru
Jumat, 16 November 2018 - 18:00 wib

Menteri Keamanan Siber Jepang Ternyata Tak Mengerti Komputer

Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib

Dua Kecamatan Masih Terendam

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Formasi CPNS Sumbar Terancam Kosong

Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD

Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi

Follow Us