RIAU HITAM PUTIH INTERNATIONAL X

Sebuah Pengalaman Berharga

11 Desember 2016 - 21.30 WIB > Dibaca 611 kali | Komentar
 
Sebuah Pengalaman Berharga
Helat Riau Hitam Putih International (RHPI) memang tidak berlangsung mulus, sesuai dengan rencana. Namun, hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru sepanjang perhelatan itu tidak menyurutkan semangat semua orang yang berkaitkelindan di dalamnya. Perhelatan itu pun menjadi ajang saling memahami satu sama lain, antar musisi.

“Memang harus diakui, hampir semua orang tidak puas dengan penampilan dan pelaksanaan acara karena cuaca yang ekstrem. Tapi perlu dicatat, semua itu tidak menjadi penghalang berarti sebab para peserta menjadi lebih sensitif dan mampu saling mengerti satu sama lainnya. Alhasil, acara tetap berlangsung dengan kegembiraan,” ujar Direktur Malay Music Intitute (MMI) Hari Sandra Hasan kepada Riau Pos.

Dijelaskan Hari,  pelaksanaan tahun ini menjadi pengalaman yang berharga, terutama bagi MMI sendiri. Pihak MMI pun bersepakat, di 2017 helat ini dikembalikan pada jadwal sebelumnya, pada pekan ketiga Juli. Ini untuk mengantisipasi kendala-kendala seperti yang dihadapi dua tahun terakhir. Intinya, MMI tetap akan melakukan kerja sama dengan pemerintah lewat bantuan APBD. Namun jika hal itu tidak bisa wujud, maka pihaknya tetap akan menggelar acara dengan melakukan kerja sama pula dengan pihak swasta dan lainnya.

“Tahun depan, Riau Hitam Putih International, harus kembali pada jadwal semua yakni pekan ketiga Juli. Tentu MMI mengharapkan bantuan pemerintah, namun tidak boleh juga harus bergantung sepenuhnya. Harus ada upaya maksimal untuk memaksimalkan pula helat ini tahun depan,” ujarnya panjang lebar.

Sementara itu, pada acara diskusi kreatif dan workshop musik yang dilaksanakan pada siang harinya, sempat pula tercetuskan, atau semacam rekomendasi kecil kepada semua musisi yang tampil, dan juga akan tampil pada helat ini selanjutnya. Setiap komposer atau musisi yang ikut ambil bagian lebih kreatif dalam upaya penciptaan. Setiap komposer dan musisi diharapkan menggali lebih dalam tradisinya sehingga karya yang lahir lebih bernas.

“Rekomendasi itu disepakati antar peserta untuk para musisi yang akan menciptakan karyanya,” tambah Hari.

Pengarah atau Pembina MMI, Pulsiamitra menegaskan, MMI sudah harus berani melakukan terobosan dalam pelaksanaan acara. Januari 2017 mendatang kerja harus sudah dimulai. Paling tidak, rencana dan kerja yang dilakukan jauh-jauh hari akan membuahkan hasil maksimal. Ia mengajak, tidak hanya MMI tapi juga pihak lainnya untuk melakukan upaya maksimal dalam pelaksanaan iven.

“Jika kita hanya bergantung pada pemerintah saja maka akan sulit untuk menggelar acara sesuai rencana sebab dana pemerintah juga sangat tergantung pada deal-deal politik. Inilah yang harus disiasati, namun jangan pula menolak jika pemerintah ikut membantu,” katanya.(fed)     

KOMENTAR
Terbaru
Minggu, 18 November 2018 - 02:50 wib

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Minggu, 18 November 2018 - 02:15 wib

Pembagian Sertifikat Tanah Harus Ada Tindak Lanjut Pemerintah

Sabtu, 17 November 2018 - 19:06 wib

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Sabtu, 17 November 2018 - 14:10 wib

Tempuh 1.574 Kilometer, Terios Akhiri Ekspedisi di Wonders ke Tujuh

Sabtu, 17 November 2018 - 13:28 wib

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang

Sabtu, 17 November 2018 - 11:01 wib

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Tingkat Asia Pasifik

Sabtu, 17 November 2018 - 10:46 wib

E-Samsat Tahap II Dibuka, BNI Perluas Layanan ke 16 Provinsi

Sabtu, 17 November 2018 - 09:50 wib

Harimau Terjebak di Kolong Ruko, Berhasil Diselamatkan

Follow Us