FILM

Film "Bengak" Ditayangkan Perdana

1 April 2017 - 22.12 WIB > Dibaca 594 kali | Komentar
 
Film
SETELAH memproduksi video klip yang berjudul WO & WI tahun 2014 dan teater sinema yang menyadur novel AA NAvis berjudul Robohnya Surau Kami tahun 2015, Riau Art Sinema kembali memproduksi film berjudul BeNGAK di tahun ini. Lakon ini ditayangkan perdana Jumat malam (31/3/2017) di gedung pertunjukkan Anjung Seni Idrus Tintin (ASIT).

Bengak ditulis Willy Fwi sebagai merupakan skenario film yang diadaptasi dari naskah teater karya Averchenko dengan judul The Man With the Green Necktie. Naskah ini kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan judul Pakaian dan Kepalsuan. Naskah ini juga merupakan lakon realis yang mengkritisi sisi kehidupan sosial hari ini dan di sini.

Antusias penonton sudah terlihat tinggi sejak awal. Sebelum pertunjukan benar-benar dimulai, ruang tunggu sebelum pintu masuk atau lobi ASIT sudah dipenuhi penonton. Tidak hanya para pekerja lintas bidang seni dan teater, tapi juga masyarakat umum dan mahasiswa. Mereka datang untuk melihat langsung pertunjukan tersebut, dan pastinya memberikan apresiasinya kepada pertunjukan itu sendiri.

Sebagai skenario yang diadaptasi dari naskah teater, Bengak mengalami banyak penyesuaian. Mulai dari durasi hingga setting artistik. Dalam setting teater, naskah ini berdurasi 2 jam sedangkan di skenario Bengak hanya berdurasi 20 menit.

‘’Tentu saja bukan hal mudah sebab tantangannya adalah kemampuan menghadirkan seluruh unsur artistik dalam naskah teater ke skenario film tanpa menghilangkan intisari dan pesan naskah tersebut,’’ ujar Willy Fwi selaku penulis skenario film.

Film ini sendiri disutradari oleh Icha Sutardi dengan sederet pemeran lokal Riau, yakni Bens Sani sebagai Bro, Aleph Ardvince sebagai Sob, Aswan Razak sebagai Pak Ucok, Husin sebagai Boy, Aamesya Aryana sebagai Tuan Yung dan Elva Linanda sebagai Siska. Selain penayangan film, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan laih seperti pertunjukan music yang membawakan lagu original soundtrack Bengak yang dibuat Rino Dezapaty. Selain itu juga ada video call praktisi film nasional guna memberi semangat para praktisi dan pemerhati film di Riau.(kun)
 

KOMENTAR
Terbaru
Jumat, 16 November 2018 - 18:00 wib

Menteri Keamanan Siber Jepang Ternyata Tak Mengerti Komputer

Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib

Dua Kecamatan Masih Terendam

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Formasi CPNS Sumbar Terancam Kosong

Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD

Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi

Follow Us