SASTRA

Belajar Sastra ke Rumah Puisi

1 April 2017 - 22.24 WIB > Dibaca 423 kali | Komentar
 
Belajar Sastra ke Rumah Puisi
Pertengahan bulan Maret, tepatnya 18 Maret, sekitar 88 siswa SMA Cendana berkunjung ke Rumah Puisi Taufik Ismail, Padang Panjang. Berbagai kegiatan seperti membaca buku sastra, membaca puisi, berdiskusi tentang sastra, hingga sejarah perjalanan da nisi Rumah Puisi tersebut, dibahas bersama.

Rombongan yang dipimpin langsung Kepala SMA Cendana Dr H Mazuardi ini diharapkan pulang dengan membawa kesan dan cerita, seperti yang diharapkan sejak awal merencanakan kegiatan tersebut.  Tak heran, selama dalam perjalanan dan kunjungan ke Rumah Puisi tersebut, siswa terlihat aktif mengikuti kegiatan yang dilaksanakan.

‘’Membaca karya sastra sama artinya dengan membaca kehidupan. Dengan membaca sastra siswa dapat belajar memahami nilai-nilai kehidupan karena sejatinya karya sastra merupakan gambaran peristiwa yang terjadi dalam hidup ini. Mengajak siswa membaca sastra adalah salah satu cara mengimplementasikan pembelajaran berkarakter karena di dalamnya para siswa dapat menemukan nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi dirinya,’’ jelas Mazuardi.

Upaya mendekatkan sastra kepada siswa dapat diupayakan dengan langsung ke lokasi sumber sastra, ujar Mazuardi lebih lanjut. ‘’Jika selama di Pekanbaru siswa lebih banyak membaca buku di ruang kelas atau di rumahnya, atau mengenal sastrawan dari karya-karyanya, dengan kunjungan seperti ini akan lebih terasa kedekatannya. Oh, ternyata ada Rumah Puisi yang luar biasa. Oh ternyata karyanya lebih banyak lagi dan sebagainya,’’ sambung Mazuardi.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan selama kunjungan berupa arahan tentang sejarah dan isi Rumah Taufiq Ismail. Aura Rumah Puisi tersebut semakin menambah semangat siswa untuk membacakan karya-karya Taufiq Ismail. Mulai karya puisi berjudul Ketika Tangan dan Kaki Bicara, Dengan Puisi, Sajadah Panjang dan karya hebat Taufik Ismail lainnya. Selain siswa, guru dan pimpinan sekolah dengan semangat juga membacakan puisi-puisi terbaiknya.

“Kunjungan seperti ini diharapkan tertanam pemahaman pada siswa bahwa sastra juga diperlukan untuk pembentukan karakter bangsa. Inilah yang ingin kita sampaikan dan perlihatkan langsung kepada siswa dengan kunjungan seperti ini,” kata Mazuardi lagi.(kun)
KOMENTAR
Terbaru
Kamis, 20 September 2018 - 20:34 wib

BPJS TK Beri Penghargaan pada Tiga Perusahaan Terbaik

Kamis, 20 September 2018 - 19:00 wib

Olahraga Bangun Peradaban Positif

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 wib

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:38 wib

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

Kamis, 20 September 2018 - 18:30 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata

Kamis, 20 September 2018 - 18:24 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri

Kamis, 20 September 2018 - 18:00 wib

Sah, BPI Kerjasama dengan Negeri Istana

Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera

Follow Us