MUSIK

Menuju Jazz Melayu Dunia

1 April 2017 - 22.28 WIB > Dibaca 472 kali | Komentar
 
Menuju Jazz Melayu Dunia
 Sekelompok anak muda yang tergabung dalam Riau Bono Jazz Community, kembali menggagas Bono Jazz Festival setelah dua tahun berturut-turut sebelumnya melaksanakan ivent bertaraf internasional ini. Meski puncak acara baru akan dilaksanakan pada November mendatang, tapi proses itu telah berlanjut sejak beberapa pekan lalu. Proses awal itu berupa road show  yang diberi nama road to bono.

Direktur Riau Bono Jazz Festival, Ihsan, menyebutkan, Road to Bono dimulai bulan lalu, yakni dengan menggelar konser di berbagai tempat. Di antaranya di Bandara Sultan Syarif Kasim dan Sadira Plaza Jalan Riau. Akan kembali digelar di beberapa kafe dan plaza lain pada bulan ini dan bulan-bulan berikutnya.

'Road to Bono Jazz Festival  ini kita laksanakan dalam rangka menyosialisasikan Bono Jazz Festival yang digelar November mendatang. Apa yang kami lakukan ini ya atas inisiatif kami sendiri.  Pernah kita alaksanakan di bandara, plaza dan akan kita laksanakan juga di kafe-kafe. Niatnya memang menyosialisasikan kegiatan November nanti,' ujar Ihsan.

Khusus untuk Road to Bono bulan depan, jelas Ihsan, akan disempenakan dengan perayaan hari jazz dunia (international jazz day) yang diperingati setiap tanggal tanggal 30 april. 'Momen juga kita jadikan waktu yang tepat untuk menyosialisasikan kegiatan kita ini,' ungkap Ihsan lagi.

Dua tahun sebelumnya, Bono Jazz Festival memang lebih fokus kepada memperkenalkan dan mengampanyekan keberadaan bono Teluk Meranti kepada dunia. Tapi, tahun ini, tidak hanya bononya saja. Pemusik dan kebudayaan lokal menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut nantinya. Bahkan musik jazz yang akan dimainkan peserta juga mengarah ke jazz Melayu.

'Pencapaiannya jazz Melayu. Ini yang mau lebih kita angkat, bukan hanya mengangkat bononya saja sebab sudah banyak perhatian ke sana sekarang. Kita lebih mengangkat pemusiknya, kebudayaan Melayunya. Jadi ada kombinasi. Semoga ini bisa menjadi trend untuk musik dunia.  Kita berfikir dan berbuat lebih luas lagi, lebih mendunia lagi terutama jazz Melayu itu. Nanti musisi-musisi yang hadir wajib menginterpretasikan lagu Melayu versi mereka. Ya, bisa joget, zapin langgam dan sebagainya. Ini juga sebagai salah satu upaya mendukung program pemerintah dengan  Riau menyapa dunia itu,' beber Ihsan. (kun).

KOMENTAR
Terbaru
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:32 wib

Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu

Kamis, 17 Januari 2019 - 16:15 wib

OPD Diminta Segera Laksanakan Kegiatan

Kamis, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 wib

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:26 wib

Pemusnahan Sabu-sabu 37 Kg dan 86.000 Butir Pil Ekstasi

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:19 wib

Dokter Muda Come Unri Bersama Puskesmas Minas Gelar Kegiatan Rabies

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:15 wib

Pembangunan Roro di Insit Hampir Rampung

Follow Us