ADAT TRADISIONAL

Kenalkan Tradisi Melalui Atraksi Silat di “Sosoran”

9 Juli 2017 - 00.07 WIB > Dibaca 1795 kali | Komentar
 
Kenalkan Tradisi Melalui Atraksi Silat di “Sosoran”
Bersenda gurau dalam sillaturrahim kekeluargaan memberikan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Terlebih bila pertemuan diisi dengan kegiatan yang sudah menjadi tradisi turun temurun., salah satunya dengan atraksi pencak silat

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh masyarakat di Kenegerian Koto Tuo Baserah Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Setelah hari raya Idul Fitri, ada sebuah tradisi yang dilaksanakan masyarakat setelah melaksanakan ibadah puasa syawal, yakni Hari Rayo Onomm

Tradisi yang sudah dilaksanakan turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu ini kini masih dijaga dan dilaksanakan oleh masyarakat. Dimana, masyarakat bernostalgia bersama berkumpul di Rumah Godang atau Rumah Adat. Di rumah Godang tersebut, para tokoh adat hadir dengan pakaian kebesarannya masing-masing. 

Sementara itu, di lapangan, digelar pula kegiatan silat yang disebut Silat Batuah. Atraksi silat ini dilakukan oleh para pria dewasa dan anak-anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan kegiatan sillaturrahim dan memperkenalkan tradisi kepada para generasi penerus.    

Seperti yang dilaksanakan pada Ahad (2/7) yang lalu, di sosoran (laman) Datuk Pangulu Suku Nan Ompek Kenegerian Koto Tuo Baserah, tepatnya di Desa Koto Tuo Baserah Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Gelaran Silat di Laman Datuk Pangulu Suku Nan Ompek Kenegerian Koto Tuo ini dihadiri oleh para Pendekar (Guru) para anak Tuo, para anak berempat dan para anak baru dari sosoran yang ada dibawah naungan Kenegerian Koto Tuo Baserah.

Kenegerian Koto Tuo Baserah menaungi sebanyak 21 desa dan 2 kelurahan di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang pasca pemekaran kecamatan. Adapun desa-desa yang berada di dalam wilayah Kenegerian tersebut, yakni 14 desa dan 2 Kelurahan di Kecamatan Kuantan Hilir : Desa Koto Tuo, Banuaran, Kampung Madura, Pulau Kijang, Simpang Pulau Beralo, Kampung Medan, Pulau Madinah, Kampung Tengah, Kepala Pulau, Dusun Tuo, Teratak Baru, Kelurahan Pasar Baru, Pasar Usang Baserah. Tujuh desa lainnya berada di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang : Desa Pelukahan, Pulau Baru, Tanjung Putus, Sei Sorik, Rawang Ogung, Pulau Kulur, dan Desa Pulau Beralo.

Salah seorang tokoh adat  Kenegerian Koto Tuo Datuk Bandaro Suku Limo Kampung Darwis yang juga Kades Koto Tuo Baserah kepada wartawan di sela acara mengatakan bahwa  pada masa dahulu di "Laman Datuk Pangulu Suku Nan Ompek" ini selalu digelar Buka Puasa Bersama.  Pada acara itu dilakukan penyembelihan ternak. Namun kegiatan penyembelihan ternak tersebut selama beberapa tahun tidak lagi digelar. “Semoga kegiatan seperti ini ke depan dapat terus dilestarikan, dan didukung pula oleh segenap komponen, termasuk pemerintah,’’ucapnya.(why)

KOMENTAR
Terbaru
Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 wib

Program Ikkon Kembangkan 4 Sektor

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:30 wib

Pemkab Terima Hibah 500 Alquran

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 wib

Bupati Buka MTQ Ke-48 di Teluk Pinang

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:30 wib

Pemkab Bantu Korban Kebakaran

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 wib

Papan Atas Makin Seru, Rajawali Bikin Kejutan

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:30 wib

Kapolres Kuansing: Jakjar 5 Ajang Promosi Wisata

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:00 wib

HUT Kuansing, Indrako Swalayan Donor Darah

Senin, 15 Oktober 2018 - 16:35 wib

RAPBD Tak Disetujui, Apakah Berdampak terhadap KONI?

Follow Us