TARI

Atraksi Tiga Karya Inspiratif

12 Agustus 2017 - 23.48 WIB > Dibaca 1308 kali | Komentar
 
Atraksi Tiga Karya Inspiratif
Tiga koreografer kenamaan Gerard Mosterd (Belanda), Ery Mefri (Padang), dan Iwan Irawan Permadi (Pekanbaru) tampil di teater terbuka, Taman Budaya Riau, Rabu (9/8) lalu. Penampilan tiga karya tari kontemporer tersebut menjadi salah satu dari rentetan acara sempena HUT ke-60 tahun Provinsi Riau dan HUT ke-72 tahun Indonesia.

Seniman Belanda Gerard mempersembahkan karya berjudul "Building". Karya berdurasi 20-an menit itu cukup menarik. Sang penari asal Kualalumpur (Malaysia) yang diboyong Gerald itu mampu mengekspresikan gambar (video) dengan gerak yang matang. Paling tidak, karya tersebut mendapat apresiasi dari penonton yang memenuhi laman Taman Budaya Riau.
Karya ini adalah karya video teater warna-warni. Sebuah audio-visual abstrak menegangkan tentang pencarian ingatan tubuh Asia-Eropa.

"Cahaya, suara, video, teater fisik, dan animasi melebur dalam gaya orisinil dalam pertunjukan kami," kata Gerard.

Tampilan kedua berjudul "Sengketo Hawa" karya koreografer Ery Mefri asal Padang terasa hening dan syarat makna. Karya berdurasi 30 menit yang dimainkan dua penari perempuan itu seperti gelombang. Kedua penari mengeksplorasi alat musik dol (gendang besar) asal Bengkulu. Menghasilkan bunyi-bunyi dengan komposisi beragam.

Ery Mefri beranggapan, gerak tak lagi mampu untuk menyampaikan pesan. Kata-kata pun tak bisa dipercaya untuk bersuara. Lalu, dalam "Sangketo Bunyi" Ery Mefri berharap pada irama yang lahir dari bunyi hati dan dibuat oleh gerakan diri terasa dapat menyampaikan Kaba.

"Karya ini berharap kegelisahan Hawa bisa terobati walau sudah sejak lama terasa dipakai oleh setiap yang tak pernah dianggap. Gerak yang terasa dan kalau tak salah pernah dianggap bersengketa," ulas Ery Mefri berfilosofi.

Sementara itu, karya Iwan Irawan Permadi berjudul "Air Janggi" yang berdurasi 50 menit menutup helat itu dengan manis. Karya yang sebelumnya dipentaskan diberbagai perhelatan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari penonton.

Kadis Kebudayaan Riau Yoserizal Zen mengatakan, sangat berterimakasih atas persembahan karya tiga koreografer terbaik tersebut. Ia berharap akan semakin banyak lagi karya-karya yang tampil di Riau.(fed)

KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 19 September 2018 - 14:45 wib

Baznas Sosialisasi Zakat Petani Padi di Sungai Mandau

Rabu, 19 September 2018 - 14:30 wib

Beruang Madu Terkena Jeratan Babi

Rabu, 19 September 2018 - 14:00 wib

Habisi Guru karena Enggan Bayar Utang Minuman

Rabu, 19 September 2018 - 13:30 wib

Kadis Diingatkan Harga Ikan

Rabu, 19 September 2018 - 13:00 wib

Dominasi Kandang

Rabu, 19 September 2018 - 12:30 wib

Epson Luncurkan Proyektor EB-L510 U dan EB L-610U

Rabu, 19 September 2018 - 12:22 wib

Aura Kasih, Tak Kuat Jauh dari Pacar

Rabu, 19 September 2018 - 12:19 wib

Bingbing, Tersangkut Kasus Pajak dan Ditinggal Fans

Follow Us