Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Asyik, 1 Januari Nanti Gaji Plus Remunerasi Eselon I Capai Rp 70 Juta
Selasa, 10 September 2013 - 21:00 WIB > Dibaca 3562 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Gaji PNS Belum Bisa Dibayarkan



JAKARTA (RP) - Per 1 Januari 2014, gaji pejabat eselon I bisa mencapai Rp 70 juta per bulan. Sedangkan pejabat eselon II sekitar Rp 55-60 juta, eselon III Rp 45 juta. Peningkatan tersebut sebagai kompensasi atas penghapusan honor-honor serta pendapatan lain yang biasanya diterima pejabat struktural.

"Tahun ini merupakan tahun transisi, namun per 1 Januari 2014 pembayaran honorarium atau pendapatan lain sudah dihapuskan. Ini juga sesuai permintaan Presiden SBY," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo dalam peluncuran buku Reformasi Birokrasi di Hotel Saripan Pacifik, Selasa (10/9).

Dijelaskannya, dengan dipusatkannya seluruh pembayaran honorer ke tunjangan kinerja, otomatis seluruh gaji PNS mulai golongan I sampai IV ikut terdongkrak naik. Itu sejalan dengan revisi PP tentang Sistem Penggajian. Di samping sebagai amanat PP 46 Tahun 2011, di mana disebutkan penghapusan honarium harus dilaksanakan per 1 Januari 2014.

"Jadi mulai 1 Januari, seluruh Kementrian dan Lembaga dilarang memberlakukan honorarium. Kalau tahun 2011-2013 kan masih ada yang terima, tapi tahun depan tidak boleh lagi," tegasnya.

Dia mengakui, dengan peningkatan pendapatan PNS tersebut akan menimbulkan pembengkakan anggaran. Itu sebabnya, pemerintah telah menetapkan aturan di mana sumber dana tunjangan kinerja berasal dari instansi itu sendiri.

"Sumber dananya itu dari hasil efisiensi anggaran dan optimalisasi. Dengan demikian besaran tunjangan kinerja yang akan diberikan kepada aparatur tergantung dari besar kecilnya dana efisiensi masing-masing instansi," terangnya.

Ditambahkan Eko, itu akan menjadi basic utk penggajian. Setiap jabatan harus punya grading untuk menentukan besarnya kompensasi yang diterima. "Jadi intinya setiap instansi harus melakukan efisiensi untuk membayar tunjangan kinerja aparaturnya," pungkasnya. (esy/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KEJURNAS PPLP 2017
Riau Raih Emas Regu Putra
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:55 wib
MENGHINA PRESIDEN DAN KAPOLRI
Lagi, Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Media Sosial
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:31 wib
BURSA TRANSFER
Ini Janji Ceballos untuk Real Madrid
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:30 wib
TNT Meledak, 1 Tewas 4 Luka-luka
TNI AU Siap Tanggung Jawab
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:30 wib
TERKAIT RUU PEMILU
PT 20%, Pengamat Yakin Jokowi Terpilih Kembali
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:30 wib
KESEPAKATAN DEWAN PAKAR
Meski Status Tersangka, Setya Novanto Tetap Pimpin Golkar
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:21 wib
USAI TR KELUAR
Resmi, Beberapa Perwira Tinggi Polri Ini Pindah Jabatan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:20 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Neymar Diklaim Pasti Gabung PSG
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:18 wib
KUALIFIKASI PIALA ASIA U-23
Cukur Mongolia, Peluang Indonesia ke Cina 2018 Terbuka
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:18 wib
HARAPKAN IRIAWAN AMANAH
Kapolda Metro Diganti, Kubu Rizieq: Kami Tidak Ada Dendam
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:17 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Lagi, Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Media Sosial
Jokowi Instruksikan Eksekusi Langsung Para Bandar Narkoba
IPW: Penanganan Kemacetan di Era Iriawan Belum Maksimal
Kasus -KTP, Novanto Belum Terpikir Ajukan Praperadilan
Dicopot Kapolri, Irjen Iriawan Berterima Kasih kepada Habib Rizieq
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us