Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Asyik, 1 Januari Nanti Gaji Plus Remunerasi Eselon I Capai Rp 70 Juta
Selasa, 10 September 2013 - 21:00 WIB > Dibaca 3715 kali Print | Komentar
Berita Terkait



JAKARTA (RP) - Per 1 Januari 2014, gaji pejabat eselon I bisa mencapai Rp 70 juta per bulan. Sedangkan pejabat eselon II sekitar Rp 55-60 juta, eselon III Rp 45 juta. Peningkatan tersebut sebagai kompensasi atas penghapusan honor-honor serta pendapatan lain yang biasanya diterima pejabat struktural.

"Tahun ini merupakan tahun transisi, namun per 1 Januari 2014 pembayaran honorarium atau pendapatan lain sudah dihapuskan. Ini juga sesuai permintaan Presiden SBY," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo dalam peluncuran buku Reformasi Birokrasi di Hotel Saripan Pacifik, Selasa (10/9).

Dijelaskannya, dengan dipusatkannya seluruh pembayaran honorer ke tunjangan kinerja, otomatis seluruh gaji PNS mulai golongan I sampai IV ikut terdongkrak naik. Itu sejalan dengan revisi PP tentang Sistem Penggajian. Di samping sebagai amanat PP 46 Tahun 2011, di mana disebutkan penghapusan honarium harus dilaksanakan per 1 Januari 2014.

"Jadi mulai 1 Januari, seluruh Kementrian dan Lembaga dilarang memberlakukan honorarium. Kalau tahun 2011-2013 kan masih ada yang terima, tapi tahun depan tidak boleh lagi," tegasnya.

Dia mengakui, dengan peningkatan pendapatan PNS tersebut akan menimbulkan pembengkakan anggaran. Itu sebabnya, pemerintah telah menetapkan aturan di mana sumber dana tunjangan kinerja berasal dari instansi itu sendiri.

"Sumber dananya itu dari hasil efisiensi anggaran dan optimalisasi. Dengan demikian besaran tunjangan kinerja yang akan diberikan kepada aparatur tergantung dari besar kecilnya dana efisiensi masing-masing instansi," terangnya.

Ditambahkan Eko, itu akan menjadi basic utk penggajian. Setiap jabatan harus punya grading untuk menentukan besarnya kompensasi yang diterima. "Jadi intinya setiap instansi harus melakukan efisiensi untuk membayar tunjangan kinerja aparaturnya," pungkasnya. (esy/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update

Tiga Persil Lahan Dipastikan Sita Eksekusi
Rabu, 25 April 2018 - 12:14 wib
Bupati: Jangan Sebatas di Tenggorokan, Alquran Harus Menyentuh Kalbu
Pembukaan MTQ Bathin Solapan
Bupati: Jangan Sebatas di Tenggorokan, Alquran Harus Menyentuh Kalbu
Rabu, 25 April 2018 - 12:06 wib
Kontraktor Perusak Kantor PUPR Ditangkap
Tidak Mendapat Proyek
Kontraktor Perusak Kantor PUPR Ditangkap
Rabu, 25 April 2018 - 11:53 wib
Tak Bisa Lagi Andalkan Devisa

Tak Bisa Lagi Andalkan Devisa
Rabu, 25 April 2018 - 11:34 wib

3.737 Paket Sembako Murah Diserbu Warga
Rabu, 25 April 2018 - 11:33 wib

BI Jalin Kerja Sama Layanan Jasa KSEI
Rabu, 25 April 2018 - 11:32 wib
Terkoreksi Cukup Dalam, IHSG Anjlok 1,24 Persen

Terkoreksi Cukup Dalam, IHSG Anjlok 1,24 Persen
Rabu, 25 April 2018 - 11:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dihukum 15 Tahun, Setnov Kaget

Rabu, 25 April 2018 - 11:00 WIB

Soal Nilai Uang Pengganti, Putusan Setnov Harus Diikuti Hakim Lain
Kecewa usai Divonis 15 Tahun Penjara, Setya Novanto Komentar Begini
Amien Rais Dikritik Elite PAN karena Jamin Tak Dukung Jokowi
Kasus e-KTP, Jaksa KPK Tak Permasalahkan Vonis Hakim Terhadap Novanto
Sagang Online
loading...
Follow Us