Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Asyik, 1 Januari Nanti Gaji Plus Remunerasi Eselon I Capai Rp 70 Juta
Selasa, 10 September 2013 - 21:00 WIB > Dibaca 4021 kali Print | Komentar
Berita Terkait



JAKARTA (RP) - Per 1 Januari 2014, gaji pejabat eselon I bisa mencapai Rp 70 juta per bulan. Sedangkan pejabat eselon II sekitar Rp 55-60 juta, eselon III Rp 45 juta. Peningkatan tersebut sebagai kompensasi atas penghapusan honor-honor serta pendapatan lain yang biasanya diterima pejabat struktural.

"Tahun ini merupakan tahun transisi, namun per 1 Januari 2014 pembayaran honorarium atau pendapatan lain sudah dihapuskan. Ini juga sesuai permintaan Presiden SBY," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo dalam peluncuran buku Reformasi Birokrasi di Hotel Saripan Pacifik, Selasa (10/9).

Dijelaskannya, dengan dipusatkannya seluruh pembayaran honorer ke tunjangan kinerja, otomatis seluruh gaji PNS mulai golongan I sampai IV ikut terdongkrak naik. Itu sejalan dengan revisi PP tentang Sistem Penggajian. Di samping sebagai amanat PP 46 Tahun 2011, di mana disebutkan penghapusan honarium harus dilaksanakan per 1 Januari 2014.

"Jadi mulai 1 Januari, seluruh Kementrian dan Lembaga dilarang memberlakukan honorarium. Kalau tahun 2011-2013 kan masih ada yang terima, tapi tahun depan tidak boleh lagi," tegasnya.

Dia mengakui, dengan peningkatan pendapatan PNS tersebut akan menimbulkan pembengkakan anggaran. Itu sebabnya, pemerintah telah menetapkan aturan di mana sumber dana tunjangan kinerja berasal dari instansi itu sendiri.

"Sumber dananya itu dari hasil efisiensi anggaran dan optimalisasi. Dengan demikian besaran tunjangan kinerja yang akan diberikan kepada aparatur tergantung dari besar kecilnya dana efisiensi masing-masing instansi," terangnya.

Ditambahkan Eko, itu akan menjadi basic utk penggajian. Setiap jabatan harus punya grading untuk menentukan besarnya kompensasi yang diterima. "Jadi intinya setiap instansi harus melakukan efisiensi untuk membayar tunjangan kinerja aparaturnya," pungkasnya. (esy/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ultah Ke-10 SMA 2 Dayun Gelar Jalan Santai
Kamis, 23 November 2017 - 08:49 wib
BEKERJA SAMA DENGAN DISDIK KOTA PEKANBARU
SMPN 9 Pekanbaru Pelaksana PIP
Kamis, 23 November 2017 - 08:46 wib

Mahasiswa STIKes Hang Tuah Borong 5 Piala
Kamis, 23 November 2017 - 08:40 wib
PEKANBARU
Oknum ASN Kampar Miliki Narkoba Terjaring Razia THM
Kamis, 23 November 2017 - 08:36 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji
Kamis, 22 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT ELEKTABILITAS PADA TAHUN POLITIK
Golkar Pertahankan Setnov, Zainal Bintang: Ini Bunuh Diri
Kamis, 22 November 2017 - 20:30 wib
USAI DIPERIKSA KPK
Setnov Ditahan, Akom Beri Nasihat Ini untuk Kader Golkar
Kamis, 22 November 2017 - 20:15 wib
SARING SEJUMLAH NAMA
Kata PSSI, Pengganti Indra Sjafri Harus Cocok dengan Filanesia
Kamis, 22 November 2017 - 20:00 wib
DITULIS DI RUTAN KPK
Surat Setya Novanto Dinilai Bersifat Pribadi, Bukan untuk DPR
Kamis, 22 November 2017 - 19:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji

Rabu, 22 November 2017 - 20:45 WIB

Kasus e-KTP, Akom Bersaksi untuk Dua Tersangka Sekaligus
Setnov Ditahan, KPK Diminta Seret Nama Lain dalam Kasus e-KTP
Setnov Tutup Mulut

Rabu, 22 November 2017 - 12:27 WIB

Perhiasan Mewah Hingga Lukisan Milik Koruptor Dilelang KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us