Berjihad Seks ke Suriah, Gadis Tunisia Layani Hingga 100 Pemberontak
Senin, 23 September 2013 - 03:57 WIB > Dibaca 1170 kali Print | Komentar
PEMERINTAHAN Tunisia, rupanya merasakan dampak cukup serius akibat dari pecahnya konflik saudara di Suriah. Bukan saja dari sektor keamanan dan ekonomi, melainkan yang lebih memiriskan adalah pergerakan sosial gadis-gadis Tunisia untuk melaksanakan apa yang mereka sebut sebagai 'jihad seks'. Nah, sekembalinya ke tanah air, sudah berbadan dua.

Hal inilah yang membuat pusing Pemerintah Tunisia. Melalui Menteri Dalam Negeri Tunisia, Lotfi Bin Jeddo seperti dikutip dari laman Al-Arabiya, 20 September, Bin Jeddo mengungkapkan, para perempuan Tunisia itu biasa melakukan hubungan seks dengan 20, 30, bahkan 100 pria pemberontak di Suriah.

"Atas nama 'jihad seksual', mereka pulang dengan perut hamil. Nah, apakah kita hanya diam dan tak melakukan apa-apa,” ucap Jeddo dalam pidatonya di National Constituent Assembly.

Sejauh ini, kementeriannya sudah melarang sekitar 6.000 warga Tunisia yang ingin bepergian ke Suriah, sejak Maret 2013 lalu. Selain itu, mereka juga menangkap dan menahan sebanyak 86 orang yang diduga bagian dari jaringan yang mengirim pemuda Tunisia untuk berjihad ke Suriah.

“Pemuda kita itu ditempatkan di garis terdepan dan diajarkan mencuri dan menyerang desa-desa," kata Bin Jeddo lagi.

Direktur Umum Keamanan Masyarakat, Mustafa Bin Omar, Agustus lalu mengatakan, sel dari 'jihad seks' ini terbongkar di wilayah barat negara tersebut, di mana kelompok pemberontak Al-Qaeda bersembunyi.

 Bin Omar juga mengungkapkan kepada wartawan, wajah para gadis-gadis tersebut ditutup saat melayani seks pemberontak pria. (sms/int/f/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MIDNITE SALE 24-27 MARET 2017
Global Bangunan Diskon Hingga 70 Persen dan Hadiah Langsung
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:00 wib
EMPAT ORANG TELAH DIPECAT
MK Kecolongan, Berkas Perkara Pilkada Dogiyai Dinyatakan Hilang
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:57 wib
SEBUT ADA PIHAK YANG MEMPROVOKASI
Isu Penculikan dan Penjualan Organ Tubuh Anak, Kapolri: Itu Tidak Benar
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:56 wib
WACANA PANSUS RUU PEMILU DPR
Pengamat Sebut Independensi KPU Diintimidasi oleh Rencana Perwakilan Parpol
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:51 wib
BUTUH BANYAK JENDERAL BARU
Kapolri Promosikan 52 Kombes Jadi Brigjen
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:47 wib
TERKAIT MOGOKNYA MOBIL PRESIDEN
Fadli Zon: Ya Ganti Saja sama Esemka
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:36 wib
SEBELUM 12 APRIL
Anggota KPU dan Bawaslu Harus Segera Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:33 wib
SIAPKAN TIGA OPSI
PPP Tentukan Pilihan Akhir Pekan Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:30 wib
TAKTIK TIKI-TAKA TAK BERJALAN SEMPURNA
Timas U-22 Berlatih Transisi usai Kalah dari Myanmar
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:24 wib
TERKAIT ANGGARAN PROYEK E-KTP
Bantah Pertemuan dengan Andi, Teguh: Saat Itu Saya Sedang Sakit
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:19 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Sniper Suriah Tembak Mati Tentara Turki

Kamis, 23 Maret 2017 - 13:10 WIB

Polisi Buru Pelaku Teror London

Kamis, 23 Maret 2017 - 13:07 WIB

Arab News: Iran Pasok Senjata Bantu Houthi

Kamis, 23 Maret 2017 - 12:15 WIB

Serangan Teror di London, 5 Tewas 40 Cedera

Kamis, 23 Maret 2017 - 10:36 WIB

Wanita si Ratu Tega Dipenjara Seumur Hidup

Rabu, 22 Maret 2017 - 13:00 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us