Sajak Isbedy Stiawan ZS

6 Mai 2012 - 08.53 WIB > Dibaca 5450 kali | Komentar
 
Tentang Pisau

pisau yang kuasah tiap malam
dalam mimpimimpiku
sudah siap menyembelih usiaku
dan kuiris menjadi lapisan hari
sampai tersisa selapis ariari

ibu, beri aku waktu memelukmu
dan sungkem di pahamu
kekasih, izinkan aku mengecup cintaku
dari dalam hatimu...

100412


Kisah Semalam

di sebuah pos ronda
tak lagi terpakai
di gang yang sunyi
teringat kisah semalam
saat kau menyatakan
siap menjadi raja di negeri
sulap ini. layar kaca banjir oleh busamu, tapi aku tak akan
hanyut. sebab sihirmu sudah
kehilangan mantra!
ingatlah lumpur yang menenggelamkan
kampung, atau saat kau khianati
anak-anak negeri di jalan-jalan
sedang berjuang...

2012


Suara Lain dari Jalan

kami bangun dam dari keelokan bumi
yang tak henti memancurkan air, udara, minyak
dan gas. bagi berabad-abad anak cucu
akan berenang di sana

kini kami hancurkan dam itu. mari marilah kita hanyut
ke lubuk airmata bangunan bara, asap hitam jadi layang-layang

bersama melayang

2012


Telah Dilupakan

tak ada lagi jalan menujumu
segala telah ranggas
dilupakan setahun lebih
pun ruang yang dulu mengurung kita
warna remang, cuaca gigil, segelas
minuman serta sepiring panganan
tak terdengar lagi jerit pintu
gelisah selimut: aroma maut?

bukan, bisikmu
gairah cinta karena lengang

1 April 2012


Adelia Bangun Malam

adelia terbangun malam
melihat ibu yang mengatup mata
lalu matanya meraba,
sedangkan tangannya melambai
tak ada seteguk susu di malam ini?
tanya dia. setelah itu matanya
penuh oleh hujan. awan
memang pekat di luar
kaca jendela jadi gelap

boleh aku menangis, ibu
untuk menemani tidurmu?

*

karena ibu membuka mata
adelia merapat. tapi masih
adakah seteguk susu di malam
yang semakin jauh ini?

ibu kembali memejamkan matanya
dia ingin hujan mengguyur bibir
adelia, lalu menyangka susu
dari surga yang dibuat ibu
setelah salat isya...

*
maka kembali adelia menutup matanya
berharap dalam mimpi memancur susu
seperti ismail kehausan di antara safa dan marwa
berwaktu-waktu, sebelum dari
dalam tanah di bawah
kedua tumitnya mengucur air:
zamzam! zamzam! ujar siti hajar
sambil menangguk dengan kedua tangannya..

210212


Aku Datang

Februari, setahun lalu, hujan tiba
di kaca kamar singgahmu: aku datang
kau bukakan pintu: segala pun terkembang
lalu senyum, juga kecupan
selanjutnya lamunan
ah, aku ingat: permainan
seperti remaja jatuh cinta

aku mau ladang ini tak tandus
benih ditanam, mekarlah bunga
jadi pohon. puah! katamu,
ingin sekali datangku
menumbuhkan pohon
sebab sudah lama tanah ini
musim-musim kemarau

-sekali ini, kau ingin tak tandus
untuk menanam pohon, bisikmu lagi-

Februari 2012


Kau Benar-benar Jauh Melangkah

1
akhirnya kau benar-benar jauh
melangkah ke arah matahari benam
tak ada pesan, tak pula ingin kau simpan
perjanjianmu dengan pagi; waktu
bagiku bertamu

sakitku sudah jadi garis,
matahari yang tak lagi mau terbit

dan petang yang tak datang.
aku setia bertemu...

2
malam benar-benar bukan milikku
maafkan teman, jika harus kukhianati janji
bahwa pada malamlah kita saling mencinta:
aku akan menutup jendela
lalu kau mengunci pintu
dan aku menyalakan lampu
sedang kau mengukur suhu ruangan

setelah itu secawan kopi dan seporsi
kentang goreng

kau tahu karena malam cinta
akan berlabuh di purnama, bisikku

sebab purnama nama-nama kota
akan selalu tergenang, ujarmu

bepatapun esok kota juga membagi purnama

kau masih saja di tubuhku bagai peta
tak hilang rupa

Malam, Segala Sakitku Melaut
aku mulai tak menyukai malam
diamdiam aku menjauhinya
sejak ia meninggalkan diriku
dalam sakit
dan menitipkan ngilu di tubuhku
bahkan sambil mengabarkan kematian...
lalu malam pula yang menahbiskan
setiap siang adalah jalan menujuku
mata terkatup atau terbentang tatap
: kaulah malam yang menabung rindu-caci
segala sakitku melaut

April 2012



Isbedy Stiawan ZS
Lahir, besar dan bermastautin di Tanjungkarang (Lampung). Puisi, cerpen, esai dan karya jurnalistiknya dimuat di Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Sinar Harapan, NOVA, Horison, Jurnal Nasional, Pikiran Rakyat, Suara Merdeka, Jawa Pos, Lampung Pos, Radar Lampung, Kedaulatan Rakyat, Riau Pos dan banyak lagi.
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 14 November 2018 - 20:40 wib

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Rabu, 14 November 2018 - 19:30 wib

Reaksi Brexit dan Dampak Ekonomi Cina Picu Pelemahan Rupiah

Rabu, 14 November 2018 - 19:28 wib

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat

Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

Rabu, 14 November 2018 - 15:45 wib

Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru

Rabu, 14 November 2018 - 15:33 wib

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November

Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Follow Us