Keseharian Adit Setelah Pulih dan Bersekolah
Tangis Adit Mulai Berbuah Tawa
Sabtu, 25 Januari 2014 - 11:43 WIB > Dibaca 825 kali Print | Komentar
 Tangis Adit Mulai Berbuah Tawa
BERSAMA TEMAN: Adit (duduk-kiri) bersama teman-temannya di TK Pertiwi, Bangkinang, Jumat (24/1/2014). Foto: Molly Wahyuni/Riau Pos.
Berita Terkait
Laporan Molly Wahyuni, Bangkinang moly_wahyuni@riaupos.co

Masih ingat bocah malang bernama Aditya (7) yang menjadi korban penganiayaan ibu tiri dan ayah kandungnya? Derita tragis bocah dari Danau Lancang Tapunghulu, Kampar tersebut sempat menjadi pemberitaan nasional di  pengujung tahun 2013 lalu.

Kini sang bocah sudah tak lagi meneteskan air mata karena meringis kesakitan, dia sudah bisa bernyanyi dan tertawa bersama teman sebayanya.

Adit , nama bocah itu  sudah lazim disebut oleh khayalak ramai. Begitu terdengar namanya, orang akan terbayang betapa perihnya penderitaan bocah tak berdosa tersebut.

Adit adalah contoh betapa mirisnya nasib anak bila orangtuanya berpisah. Adit adalah simbol teguran bagi semua masyarakat, betapa pentingnya kasih sayang harus diberikan untuk kebahagiaan anak.

Setelah hampir dua bulan dirawat dan tinggal di RSUD Bangkinang, kini Adit sudah mulai bersosialisasi. Dia tak lagi menjadi tontonan orang yang datang silih berganti untuk melihat luka yang ada di sekujur tubuhnya.

Adit sudah mulai tumbuh sebagai anak yang mulai mengenal lingkungan tempat tinggalnya, meskipun  masih tergolong lingkungan terbatas.

Pada Rabu pagi (22/1) yang lalu, Riau Pos bertemu Adit di persimpangan Jalan Agussalim-DI Panjaitan Bangkinang.

Adit langsung tersenyum semringah, bocah itu tampak ceria karena ternyata dia sedang diajak berjalan-jalan keliling Kota Bangkinang untuk melihat sekolah mana yang ia sukai untuk tempat belajar.

Tak lama berselang, sampailah Adit di depan pintu TK Pertiwi Bangkinang. Tampak beberapa pedagang kaki lima berjualan mainan anak-anak. Kepada Jali,pengasuhnya dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA)-, Adit meminta dibelikan mainan.

Kehadiran Adit, secara tanpa sengaja diketahui oleh salah seorang guru Kelompok Bermain TK Pertiwi Bangkinang Linda. Sang bunda menyapa Adit dan mengajaknya masuk ke lingkungan sekolah, dan akhirnya jatuhlah pilihan Adit untuk bersekolah di TK milik Yayasan Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar tersebut.

“Adit mau sekolah, tapi belum ada seragam,”tutur bocah itu, yang kedatangannya disambut hangat para guru dan siswa di TK Pertiwi.

Begitu pulang sekolah, siang harinya, Adit langsung bersemangat menelepon aktivis LPA Kampar Migos untuk dibelikan pakaian seragam sekolah. Maka mulai Kamis (23/1), Aditpun makin percaya diri datang ke sekolah untuk belajar mengenakan seragam sekolah.

Ketika ditemui Riau Pos, Jumat pagi (24/1) di TK Pertiwi, Adit semangat menyanyikan lagu yang ia dapat dari gurunya hari itu.

“Sholatullah, salaamullah,” demikian terlontar suara serak Adit dari bibirnya yang masih terlihat jelas bekas luka guntingan si ibu tiri yang kejam yaitu Ervina.

Bendahara Yayasan TK Pertiwi Sri Mastuti kepada Riau Pos mengatakan bahwa Adit diterima di TK Pertiwi dengan gratis, dan tidak dibebani biaya apapun.

Untuk tahap pengenalan, Adit ditempatkan di kelompok bermain. Namun, berhubung usianya sudah 7 tahun dan rencananya pada tahun ajaran baru akan sekolah dasar.***

KOMENTAR
Berita Update
Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama

Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama
Selasa, 20 November 2018 - 18:25 wib
Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Surat Suara Lebih Besar dari Koran
Selasa, 20 November 2018 - 17:54 wib

2 Hafiz Rohul Raih Juara di MHQ ASEAN
Selasa, 20 November 2018 - 17:38 wib

Najib Razak Kembali Diperiksa KPK Malaysia
Selasa, 20 November 2018 - 17:36 wib
Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor

Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor
Selasa, 20 November 2018 - 17:32 wib
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk
Selasa, 20 November 2018 - 15:00 wib

Pemkab Komit Kelola Lahan Gambut
Selasa, 20 November 2018 - 14:30 wib

TP PKK Berikan Penanganan Stunting di 10 Desa
Selasa, 20 November 2018 - 14:00 wib

Bupati Launching Aplikasi Sipedih
Selasa, 20 November 2018 - 13:30 wib
Tunggu Kepastian Pelantikan Plt Gubri

Tunggu Kepastian Pelantikan Plt Gubri
Selasa, 20 November 2018 - 13:00 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Ketika "Tujuh Hantu" Tak Lagi Adang BBM Rakyat

Selasa, 06 November 2018 - 21:13 WIB

Ada Apa di Balik Deklarasi Itu?

Rabu, 24 Oktober 2018 - 16:59 WIB

Hotel Ayola Tawarkan Menu Crispy Chicken Steak

Rabu, 24 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Tebar Buku UAS hingga Bisnis Daring dengan Sentuhan Jari
Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Selasa, 18 September 2018 - 19:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us