Samsat Tinggal Selangkah Lagi

30 Desember 2016 - 10.38 WIB > Dibaca 519 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - SEMAKIN dirasakan perubahan pada lembaga pemerintahan yang bernama Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap). Masyarakat tidak lagi direpotkan oleh fotokopi ini dan itu. Kecuali memperlihatkam KTP asli, baik kendaraan sendiri atau pun yang memakai surat kuasa. Apakah itu anak kandung, saudara, atau tetangga yang dipercaya.

Jika tidak memakai syarat KTP asli ini, yakin, semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraannya. Tidak seperti sampai saat ini, lebih dari 30 persen masyarakat tidak membayar pajak kendaraannya. Itu disebabkan oleh syarat yang disebutkan tadi. Padahal negara sedang butuh-butuhnya dana yang berasal dari pajak untuk membangun negeri, termasuk membayar gaji ASN/PNS.

Apa yang saya khawatirkan selama ini, telah terjadi pada diri saya. Karena mempunyai balita, saya membantu mengurus perpanjangan pajak mobil atas nama putri saya. Selain membawa surat kuasa bermaterai, juga membawa KTP asli putri saya. Karena kelalaian saya, mungkin faktor U, sesampai di rumah kembali, KTP tersebut tidak ada. Sudah dicari dan ditanyakan kepada sebagian besar petugas Samsat Sudirman (MTQ), tidak ada yang menemukan, maka saya nyatakan hilang.

Untuk itu, saya berharap kepada pembaca setia Riau Pos dan kepada seluruh warga Pekanbaru yang baik hatinya, jika menemukan KTP atas nama Dian Kalista, beralamat di jalan Pramuka, Gang Morse 8, Rumbai, Pekanbaru, sangat diharapkan kesediaanya menghubungi nomor 0812 75 91 897. Atas kebaikannya, saya ucapkan terimakasih!

Saya selamanya berharap, bila masyarakat ingin membayar pajak kendaraan, mestinya tanpa syarat. Tinggal meyebutkan nama pemilik, nomor polisi/nomor pelat, lalu bayar pajaknya. Selesai.

Jika Pak Polisi ingin menjaring kendaraan hasil kejahatan, mungkin perlu dicari modus lain. Job atau domain Samsat adalah mengumpulkan pajak dari rakyat. Bukan menangkap maling. Jangan salahkan negara atau rakyat, jika gaji Pak Polisi lambat naiknya. Sebab, banyak orang yang tidak membayar pajak kendaraannya. Demikian!


Pandu Syaiful,
syaifulpandu@yahoo.com
KOMENTAR
Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 WIB

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 WIB

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 WIB

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet

Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 WIB

Follow Us