Sudahkah Dibenahi Drainase Existing Kota Pekanbaru?

16 Januari 2017 - 11.11 WIB > Dibaca 671 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - Di satu sisi kita boleh berbangga dan bergembira karena pemerintah sedang giat membangun berapa ruas drainase kota, drainase Jalan Soekarno Hatta misalnya. Tetapi, di sisi lain kita masih harus bersedih karena minimnya penanganan dan pembenahan terhadap drainase kota yang ada (existing). Pembangunan drainase baru penting, tetapi tidak kalah pentingnya pembenahan terhadap drainase existing.  Beikut ini, kita lihat apa saja yang menjadi permasalahan sebuah drainase perkotaan yang ada (existing).

Permasalah drainase perkotaan bukanlah hal yang sederhana. Banyak faktor yang mempengaruhi dan pertimbangan yang matang dalam perencanaan, antara lain: Pertama, peningkatan debit manajemen sampah yang kurang baik memberi kontribusi percepatan pendangkalan /penyempitan saluran dan sungai. Kapasitas sungai dan saluran drainase menjadi berkurang, sehingga tidak mampu menampung debit yang terjadi, air meluap dan terjadilah genangan.

Kedua, peningkatan jumlah penduduk, meningkatnya jumlah penduduk perkotaan yang sangat cepat, akibat dari pertumbuhan maupun urbanisasi. Peningkayan jumlah penduduk selalu diikuti oleh penambahn infrastruktur perkotaan, disamping itu peningkatn penduduk juga selalu diikuti oleh peningkatan limbah, baik limbah cair maupun pada sampah. Ketiga, amblesan tanah disebabkan oleh pengambilan air tanah yang berlebihan, mengakibatkan beberapa bagian kota berada di bawah muka air laut pasang.

Adapun penangan sebuah drainase perkotaan, bisa berupa: Pertama, diadakan penyuluhan akan pentingnya kesadaran membuang sampah. Kedua, dibuat bak pengontrol serta saringan agar sampah yang masuk ke drainase dapat dibuang dengan cepat agar tidak mengendap. Ketiga, Pemberian sanksi kepada siapapun yang melanggar aturan terutama pembuangan sampah sembarangan agar masyarakat mengetahui pentingnya melanggar drainase. Keempat, peningkatan daya guna air, meminimalkan kerugian serta memperbaiki konservasi lingkungn. Kelima, mengelola limpasan dengan cara mengembangkan fasilitas untuk menahan air hujan, menyimpan air hujan maupun pembuatan fasilitas resapan.***

Ir Rony Ardiansyah MT IPU, Pengamat perkotaan. Dosen Teknik Sipil UIR.
KOMENTAR
Terbaru
Olahraga Bangun Peradaban Positif

Kamis, 20 September 2018 - 19:00 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

Kamis, 20 September 2018 - 18:38 WIB

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata

Kamis, 20 September 2018 - 18:30 WIB

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri

Kamis, 20 September 2018 - 18:24 WIB

Follow Us