Pohon Dipasang Lampu LED, Dinilai Mubazir

17 Januari 2017 - 09.14 WIB > Dibaca 625 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - Kota Pekanbaru tampaknya semakin hari semakin berkembang menuju Kota Metropolitan. hal ini terlihat dari segi pembangunan dan segi keindahannya yang selalu ditata oleh Pemeritnah Kota Pekanbaru. Tapi yang sangat menjadi tanda tanya adalah penerangan pohon kayu yang ada di beberapa jalan di Kota Pekanbaru yang menggunakan lampu sorot light emitting diode (LED) yang dipasang di bawah pohon-pohon kayu tersebut.

Lampu LED yang dipasang di bawah pohon-pohon kayu yang ada di belakang Purna MTQ Jalan Paus. Lampu sorot juga dipasang di Jalan Sudirman, Jalan Sumatera, Jalan Pattimura, Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, Taman Kota Arifin Achmad, Taman Kota Putih, Taman kota Diponegoro, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, dan beberapa ruas jalan lainnya.

Kita melihat lampu LED yang dipasang oleh Pemko Pekanbaru melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) ini sangatlah mubazir. Pasalnya lampu LED yang dipasang di bawah pohon-pohon tersebut sama sekali kurang bermanfaat, bahkan ada yang ditutupi sampah, dan juga ada yang tidak menyala lagi dan ada juga yang hilang.

Lampu mahal itu hilang karena tidak ada pengawasan dan sebagian tidak terlindungi, yang seharusnya setiap lampu ditutup besi pengaman.

Lewat surat pembaca ini kami selaku warga Pekanbaru menyarakan kepada Pemko pekanbaru melalu dinas terkait, alangkah baiknya Lampu LED tersebut dipasang di jalan-jalan yang masih gelap, rawan tindak kriminalitas. Karena kami kami melihat masih banyak jalan-jalan yang ada di Pekanbaru ini yang sama sekali belum mendapatkan penerangan. Jangan digunakan anggaran daerah itu dengan hal-hal yang kurang bermanfaat bagi masyarakat, kami berharap gunakan uang daerah itu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, terutama di tengah kondisi krisis anggaran di Pemko.

Kami yakin lampu LED yang dipasang oleh Pemko tersebut di beberapa pohon yang ada di Kota Pekanbaru ini tidaklah akan bertahan lama. Buktinya kami telah menemui ada lampu yang ditutupi sampah, ada lampu yang tidak hidup dan ada juga lampu yang hilang dicuri. Nah dengan landasan ini lah kami menilai pemasangan lampu LED oleh Pemko Pekanbaru melalui dinas terkait sangat mubazir, dan sama sekali tidak ada asas manfaatnya bagi masyarakat banyak.

Nilai-nilai keindahan memang perlu, namun di tengah kondisi jalan kota yang gelap, sebaiknya lampu itu digunakan untuk penerangan. Ingat keselamatan nyawa itu lebih utama daripada keindahan yang tidak pada tempatnya.

Ke depan, anggaran ini dialihkan pada keselamatan jiwa, buka keindahan yang tidak pada tempatnya. Semoga usul ini mendapat perhatian Pak Wako dan pihak yang terkait.***

Sarwan Kelana,
warga Pekanbaru, Ketum ICMI
 Muda Kota Pekanbaru.
KOMENTAR
Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 WIB

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 WIB

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 WIB

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet

Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 WIB

Follow Us